Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan edukatif dari SMP Alfa Centauri Bandung, Selasa (20/1/2026). Kunjungan ini diikuti oleh 140 siswa dan menjadi bagian dari agenda pengenalan lingkungan pendidikan pesantren kepada peserta didik.
Rombongan SMP Alfa Centauri Bandung disambut langsung oleh Kasubag Humas PPMI Assalaam, Ustadzah Fitri Ayuningsih, M.Pd, bersama Kepala MTs PPMI Assalaam, Ustadz Sholeh Pranoto, M.Pd. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Bapak Tata Koswara, M.Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Quality Assurance SMP Alfa Centauri Bandung.
PPMI Assalaam Sambut Kunjungan 140 Siswa SMP Alfa Centauri Bandung
Dalam kunjungan ini, para siswa mendapatkan gambaran umum mengenai sistem pendidikan di PPMI Assalaam, mulai dari konsep pembelajaran terpadu, kehidupan kepesantrenan, hingga pembinaan karakter dan keislaman santri. PPMI Assalaam menyambut dengan hangat kehadiran para siswa dan rombongan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan.
PPMI Assalaam Sambut Kunjungan 140 Siswa SMP Alfa Centauri Bandung
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang baik dan berkelanjutan antara PPMI Assalaam dan SMP Alfa Centauri Bandung, sekaligus membuka peluang kolaborasi pendidikan dalam menciptakan inovasi pembelajaran yang berkualitas bagi putra-putri bangsa.
PPMI Assalaam terus berkomitmen menjadi pesantren yang terbuka, kolaboratif, dan adaptif dalam mendukung pengembangan pendidikan Islam yang unggul dan berdaya saing.
Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam terus berkomitmen menyiapkan santri yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan Artificial Intelligence (AI) dan Coding yang dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan literasi digital serta pengembangan keterampilan abad ke-21 bagi santri di lingkungan MA PPMI Assalaam. Dalam pelaksanaannya, MA PPMI Assalaam menggandeng Digikidz, lembaga edukasi digital yang berpengalaman dalam pengajaran coding, teknologi, dan kreativitas digital bagi pelajar.
Pelatihan berlangsung di Laboratorium Komputer PPMI Assalaam dan diikuti oleh peserta terbatas dari kelas unggulan Digital–Riset. Para santri mendapatkan pengenalan konsep dasar kecerdasan buatan, logika pemrograman, serta implementasi teknologi tersebut dalam pembuatan produk digital sederhana.
Perkuat Literasi Digital Santri, MA PPMI Assalaam Gelar Pelatihan AI dan CodingPerkuat Literasi Digital Santri, MA PPMI Assalaam Gelar Pelatihan AI dan Coding
Proses pembelajaran dirancang secara aplikatif dengan menekankan praktik langsung, sehingga santri tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengasah kemampuan problem solving dan kreativitas digital.
Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan santri menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui pelatihan AI dan coding ini, kami berharap santri tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menciptakan produk digital yang bermanfaat dan bernilai guna,” ungkapnya.
Perkuat Literasi Digital Santri, MA PPMI Assalaam Gelar Pelatihan AI dan CodingPerkuat Literasi Digital Santri, MA PPMI Assalaam Gelar Pelatihan AI dan Coding
Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masing-masing santri sesuai dengan minat dan bakatnya. Kegiatan ini juga menjadi fondasi awal dalam penguatan program kelas digital dan riset di MA PPMI Assalaam.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, MA PPMI Assalaam menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang responsif terhadap transformasi digital, inovatif dalam pembelajaran, serta konsisten mencetak generasi santri yang unggul secara spiritual, intelektual, dan teknologi.
Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam melaksanakan rangkaian Seleksi Penerimaan Santri Baru (Sipenwaru) Gelombang II melalui tes lisan yang diikuti ratusan calon santri, Ahad (18/1/2026). Kegiatan seleksi ini dipusatkan di Komplek PPMI Assalaam dan berlangsung dengan tertib serta lancar.
Tes lisan merupakan tahapan lanjutan setelah sebelumnya para calon santri mengikuti tes tulis secara daring pada 15 dan 16 Januari 2026. Dalam seleksi gelombang kedua ini, peserta menjalani beberapa jenis ujian, meliputi tes membaca Al-Qur’an, wawancara calon santri dan wali santri, tes kesehatan, serta tes lisan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris khusus bagi calon santri tingkat SLTA.
Tes Sipenwaru Gelombang II, Ratusan Calon Santri Ikuti Seleksi Lisan di PPMI AssalaamTes Sipenwaru Gelombang II, Ratusan Calon Santri Ikuti Seleksi Lisan di PPMI Assalaam
Pelaksanaan tes dilakukan secara sistematis dengan melibatkan tim penguji dari PPMI Assalaam yang berpengalaman di bidangnya. Selain mengukur kemampuan akademik dan keagamaan, proses seleksi ini juga bertujuan untuk melihat kesiapan mental, karakter, serta dukungan keluarga terhadap pendidikan pesantren.
Menariknya, Seleksi Penerimaan Santri Baru tidak hanya menjadi momen ujian semata, namun juga menjadi ajang ta’aruf dan silaturahmi antara pihak pesantren dengan calon santri beserta orang tua. Melalui proses ini, pengasuh dan manajemen PPMI Assalaam dapat mengenal lebih dekat latar belakang, motivasi, serta harapan wali santri terhadap pendidikan putra-putrinya.
Seluruh rangkaian Sipenwaru Gelombang II berjalan dengan lancar dan kondusif. Para peserta selanjutnya akan menunggu pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan dalam waktu satu pekan ke depan.
PPMI Assalaam terus berkomitmen menyelenggarakan proses seleksi yang objektif, transparan, dan berorientasi pada pembinaan santri yang unggul dalam keilmuan, berakhlak mulia, serta siap menjadi generasi pemimpin masa depan.
Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj 1447 H pada Jumat (16/1) bertempat di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan ini menghadirkan Dr. H. Yogi Prana Izza, Lc., M.A., Alumni ke-8 PPMI Assalaam yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kelembagaan Alumni dan Sumber Daya Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro, dengan tema “Perjalanan Cinta Menembus Langit.”
Acara diawali dengan sambutan Wakil Direktur PPMI Assalaam, Ustadz H. Edi Suprapto, M.Pd., yang menekankan pentingnya menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai momentum peningkatan keimanan dan kualitas ibadah santri.
Ratusan Santri Ikuti Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj 1447 H di PPMI AssalaamRatusan Santri Ikuti Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj 1447 H di PPMI AssalaamRatusan Santri Ikuti Tabligh Akbar Isra’ Mi’raj 1447 H di PPMI Assalaam
Dalam tausiyahnya, Dr. Yogi Prana Izza menjelaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj mengandung pesan mendalam tentang proses spiritual. Rasulullah ﷺ tidak langsung diangkat ke langit, tetapi terlebih dahulu diperjalankan ke Masjidil Aqsha, sebagai simbol bahwa setiap kemuliaan memerlukan tahapan dan persiapan. Beliau juga menuturkan bahwa sebelum peristiwa tersebut, dada Rasulullah ﷺ dibersihkan, sebagai bentuk pemurnian hati dari kesedihan dan beban.
Hal ini, lanjut beliau, tercermin dalam Surah Al-Isra ayat 1 yang diawali dengan lafaz “Subhāna”, sebagai penegasan bahwa peristiwa ini merupakan kejadian agung yang berada di luar batas kemampuan makhluk.
Lebih lanjut, pemateri mengajak para santri untuk memperbanyak tasbih ketika hati terasa sempit, dengan beberapa pesan utama: memperbesar cinta kepada Allah agar hati menjadi lapang, meneladani kelembutan Rasulullah ﷺ dalam menghadapi hinaan, serta menanamkan keyakinan bahwa orang yang merendahkan orang lain sejatinya sedang merendahkan dirinya sendiri.
Beliau juga menegaskan bahwa kedudukan tertinggi manusia adalah sebagai hamba Allah. Sikap sombong, diibaratkan seperti balon yang ditiup terlalu besar, pada akhirnya hanya akan menghancurkan diri sendiri.
Melalui Tabligh Akbar ini, diharapkan para santri PPMI Assalaam semakin memahami hikmah peristiwa Isra’ Mi’raj, serta termotivasi untuk meningkatkan ketaatan dan kualitas ibadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Santriwati Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali melaksanakan program Pengabdian Masyarakat dengan kegiatan mengajar anak-anak TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) pada Senin, 12 Januari. Kegiatan ini menjadi agenda perdana santriwati di awal semester, sebagai wujud nyata pengamalan ilmu dan kontribusi pesantren kepada masyarakat.
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di empat masjid sekitar PPMI Assalaam, yakni Masjid Abu Bakar, Masjid Barokah, Masjid Baitul Makmur, dan Masjid Nilasari, dengan melibatkan santriwati pilihan dari OP3MIA.
Santriwati PPMI Assalaam Terjun ke Masyarakat, Bimbing Anak-Anak TPASantriwati PPMI Assalaam Terjun ke Masyarakat, Bimbing Anak-Anak TPA
Di masing-masing masjid, kegiatan TPA diawali dengan rangkaian pembukaan yang sarat nilai edukatif dan spiritual. Di Masjid Abu Bakar, kegiatan dimulai dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, doa sebelum belajar, serta hafalan doa-doa harian. Sementara di Masjid Barokah, peserta diajak membaca Al-Fatihah, Ayat Kursi, doa sebelum belajar, dan doa-doa harian. Adapun di Masjid Baitul Makmur, pembukaan diisi dengan doa sebelum belajar, ikrar syahadat, hafalan doa-doa harian, serta Asmaul Husna.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan baca Al-Qur’an yang dilaksanakan dalam kelompok-kelompok kecil, masing-masing didampingi oleh santriwati pembimbing. Metode ini memungkinkan proses belajar berlangsung lebih efektif, komunikatif, dan sesuai dengan kemampuan peserta.
Sebagai penutup, dilakukan sesi perpisahan antara pengurus OP3MIA dan para santri TPA serta pengurus masjid setempat, yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, santriwati PPMI Assalaam tidak hanya menambah pengalaman praktik mengajar, tetapi juga menunaikan peran dakwah dan sosial di tengah masyarakat. Program ini diharapkan dapat memperkaya pembelajaran anak-anak TPA sekaligus menjadi sarana implementasi ilmu yang telah diperoleh di pesantren.
PPMI Assalaam terus berkomitmen untuk membina santri agar tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga aktif mengabdi dan bermanfaat bagi umat.
Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran pimpinan Sohwatul Is’ad, Jumat (16/1/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah serta membuka ruang kolaborasi antar lembaga pesantren dalam pengembangan pendidikan Islam.
Rombongan Sohwatul Ishad yang hadir dalam kunjungan tersebut antara lain Ustadz Ady Mulya, S.Kom, Gr selaku Direktur Operasional, Ustadz Syamsuddin, S.Pd., MM Direktur Pendidikan, Ustadz Ishak Abdul Azis, Lc., C.LQ., Direktur Kepondokan, Ustadz Rendika Agustianto, Lc, MA selaku Kepala SMA, Ustadz Achmad Sohabat, S.Pd., Gr., M.Pd Kepala SMP, serta Ustadz Abdul Wahid, A.Md selaku Kepala Bagian Sarana dan Prasarana.
Sementara itu, dari pihak PPMI Assalaam, kunjungan disambut oleh Direktur PPMI Assalaam Ustadz Drs. Uripto M. Yunus, M.Ed, Wadir 1 & 2 Ustadz Edy Suprapto, M.Pd, Ustadz Sigit Rahardja, M.Pd, serta Ustadz Dr. Arkanudin Budiyanto, M.I.Kom selaku sekretaris PPMI Assalaam.
Perkuat Ukhuwah dan Kolaborasi, PPMI Assalaam Sambut Kunjungan Sohwatul Is’adPerkuat Ukhuwah dan Kolaborasi, PPMI Assalaam Sambut Kunjungan Sohwatul Is’ad
Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak terlibat dalam diskusi dan silaturahmi seputar pengelolaan pendidikan pesantren, penguatan sistem pembelajaran, serta pembinaan santri agar memiliki kompetensi keilmuan, karakter, dan kepemimpinan yang seimbang.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara PPMI Assalaam dan Sohwatul Ishad dalam menciptakan iklim pendidikan pesantren yang progresif, adaptif, dan relevan dengan tantangan zaman. Melalui sinergi antar lembaga, diharapkan lahir generasi Muslim yang matang secara spiritual, intelektual, dan siap berkontribusi sebagai pemimpin bangsa di masa depan.
Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar kegiatan Alumni Menyapa Santri dan Alumnipada Sabtu (10/1) sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan nilai-nilai keislaman antara pesantren, santri, dan alumni Assalaam.
Kegiatan Alumni Menyapa Santri dilaksanakan pada sore hari dengan konsep alumni mengajar langsung ke kelas-kelas santri MTs kelas 9. Sebanyak 12 alumni diterjunkan ke 12 kelas untuk memberikan motivasi, berbagi pengalaman, serta menanamkan semangat belajar dan berprestasi kepada para santri Assalaam.
Melalui kegiatan ini, santri mendapatkan gambaran nyata tentang perjalanan pendidikan dan kehidupan setelah lulus dari pesantren. Alumni berbagi kisah perjuangan, tantangan, serta pentingnya menjaga nilai-nilai Islam dalam setiap fase kehidupan.
Alumni Assalaam Berbagi Inspirasi untuk Santri MTs dalam Program Alumni MenyapaAlumni Assalaam Berbagi Inspirasi untuk Santri MTs dalam Program Alumni Menyapa
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Assalaam Menyapa Alumni. Sebanyak 50 alumni hadir langsung di lingkungan PPMI Assalaam, sementara sekitar 150 alumni lainnya mengikuti kegiatan secara daring. Momen ini menjadi ajang temu kangen sekaligus penguatan ikatan emosional antara alumni dan almamater tercinta.
Dalam kesempatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Edi Suprapto, M.Pd, Ustadz Drs. Muhammad Basith, dan Ustadzah Isticharah, S.Ag. Ketiganya menyampaikan pesan-pesan keislaman, nasihat kehidupan, serta pentingnya peran alumni dalam menjaga nama baik dan nilai pesantren.
Alumni Assalaam Berbagi Inspirasi untuk Santri MTs dalam Program Alumni Menyapa
Ustadz Muhammad Basith, sebagai ustadz senior PPMI Assalaam yang telah purna tugas, secara khusus mengingatkan para alumni agar tidak melupakan nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan selama menjadi santri. Ia menegaskan bahwa identitas santri harus tetap melekat di manapun alumni berada.
Sementara itu, Ustadzah Isticharah, S.Ag mengajak para alumni untuk terus menjaga silaturahmi dengan para ustadz dan ustadzah serta dengan PPMI Assalaam sebagai rumah kedua mereka. Menurutnya, hubungan yang terjaga dengan pesantren akan menjadi sumber keberkahan dan kekuatan spiritual dalam kehidupan alumni.
Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring alumni yang kuat, berlandaskan nilai Islam, kebersamaan, dan kepedulian terhadap generasi santri berikutnya. Kegiatan Alumni Menyapa ini diharapkan menjadi jembatan keberlanjutan antara santri, alumni, dan pesantren dalam satu ikatan ukhuwah yang kokoh.
Mengawali Semester II Tahun Pelajaran 2025/2026, Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Pengabdian Masyarakat bagi perwakilan pengurus OP3MIA (Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam). Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 11 Januari, bertempat di Meeting Room Lantai 2 PPMI Assalaam.
Program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada kegiatan mengajar TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) serta kajian kultum di masjid-masjid sekitar PPMI Assalaam. Sebanyak 60 pengurus OP3MIA terpilih mengikuti pembekalan sebagai persiapan sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat.
Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Ketua Dewan Kyai PPMI Assalaam, yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Kadarusman, M.Ag. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa puncak dari proses belajar adalah mengamalkan ilmu melalui keterlibatan langsung di masyarakat.
Beliau menekankan bahwa pengabdian santri tidak sebatas mengajarkan bacaan Iqra atau Al-Qur’an, namun juga menghadirkan akhlak mulia, keteladanan, serta manfaat nyata bagi umat. Santri, menurut beliau, merupakan duta dakwah Assalaam yang harus menampilkan wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta menjaga nama baik lembaga.
Setelah pengarahan dari Dewan Kyai, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan sekaligus pelepasan resmi oleh Ustadz Dr. H. Arkanuddin Budianto, M.I.Kom, selaku Sekretaris PPMI Assalaam. Dalam sesi ini, beliau menyampaikan materi bertema “Keistimewaan Pengajar Al-Qur’an”, dengan menegaskan keutamaan orang yang belajar dan mengajarkan Al-Qur’an sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
“Sebaik-baik orang di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari No. 5027)
Ustadz Arkanuddin menekankan bahwa pahala mengajarkan Al-Qur’an akan terus mengalir selama ilmu tersebut diamalkan. Selain itu, beliau menegaskan pentingnya prinsip “Al-adabu fauqal ‘ilmi” (adab di atas ilmu) sebagai fondasi keberkahan dalam pengabdian.
Pembekalan juga mencakup pemahaman adab dalam berbagai aspek, mulai dari adab kepada Allah dan ilmu, adab kepada guru, adab dalam proses belajar, hingga adab kepada sesama santri dan lingkungan, termasuk menjaga kebersihan masjid dan ukhuwah Islamiyah.
Dalam sesi teknis, Ustadz Arkanuddin turut membekali peserta dengan metode pengajaran Iqra dan Al-Qur’an yang efektif dan aplikatif, seperti bacaan langsung, CBSA, privat, modul, asistensi, hingga metode yang komunikatif, variatif, dan fleksibel. Selain itu, disampaikan pula evaluasi kesalahan umum dalam membaca Al-Qur’an, seperti makharijul huruf, panjang-pendek bacaan, dan tajwid, serta tahapan pembinaan bagi santri TPA yang belum lancar membaca.
Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan para pengurus OP3MIA mampu menjalankan amanah pengabdian masyarakat dengan kompeten, beradab, dan penuh keikhlasan, khususnya dalam melayani masyarakat di sekitar Ma’had Assalaam.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen PPMI Assalaam dalam membina santri agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga siap mengabdi dan berdakwah di tengah masyarakat.
Kabar membanggakan datang dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) PPMI Assalaam di awal semester genap tahun ajaran 2025/2026. Salah satu santri terbaiknya, Wannia Ufaira Azfa Insyirah, siswi kelas 9A Dirosah, berhasil meraih Juara 2 Lomba Da’i Cilik tingkat MTs/SMP sederajat se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Prestasi tersebut diraih dalam ajang Al Rasyid Islamic Olimpiad 2026 yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al Rasyid Kartasura pada 10 Januari 2025. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah dan madrasah tingkat MTs/SMP sederajat, menjadikannya ajang bergengsi dalam bidang dakwah dan keislaman.
Prestasi Awal Semester Genap, Santri MTs PPMI Assalaam Raih Juara di Al Rasyid Islamic Olimpiad 2026
Keberhasilan Wannia menjadi bukti kemampuan santri MTs PPMI Assalaam dalam berdakwah secara inspiratif, komunikatif, dan berlandaskan pemahaman keislaman yang kuat. Melalui penampilan yang penuh percaya diri dan pesan dakwah yang menyentuh, Wannia mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat regional.
Prestasi gemilang ini menjadi motivasi tersendiri di awal semester genap, sekaligus mencerminkan hasil dari proses pendidikan terpadu yang diterapkan di PPMI Assalaam. Pesantren tidak hanya menekankan aspek akademik dan ibadah, tetapi juga membina kemampuan public speaking, dakwah, serta pembentukan karakter santri.
PPMI Assalaam terus berkomitmen untuk mendukung dan mengembangkan potensi santri di berbagai bidang, termasuk dakwah dan syiar Islam. Diharapkan, prestasi ini dapat menginspirasi santri lainnya untuk terus berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi penerus yang membawa nilai-nilai Islam ke tengah masyarakat.
Setelah menjalani libur akhir Semester Gasal, para santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali ke pondok pada Ahad, 4 Januari 2026. Kembalinya para santri ditandai dengan pelaksanaan Apel Pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, yang digelar pada Senin (5/1) di Lapangan Barat PPMI Assalaam.
Apel pembukaan diikuti oleh seluruh santri dari berbagai unit pendidikan serta seluruh asatidz PPMI Assalaam. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pendidikan pesantren setelah libur semester, sekaligus sarana penguatan semangat belajar dan kedisiplinan santri.
PPMI Assalaam Gelar Apel Pembukaan KBM Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026PPMI Assalaam Gelar Apel Pembukaan KBM Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026
Bertindak sebagai Pembina Apel, Ustadz Edi Suprapto, M.Pd, selaku Wakil Direktur I PPMI Assalaam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri atas capaian dan perjuangan selama Semester Gasal yang telah dilalui dengan berbagai dinamika. Menurutnya, para santri mampu menyelesaikan proses pembelajaran dengan baik, penuh tanggung jawab, dan tetap menjaga nilai-nilai kepesantrenan.
Dalam amanatnya, Ustadz Edi juga mengajak seluruh santri untuk melanjutkan bahkan meningkatkan kebaikan dan semangat “mawa uriidu illal ishlah” dalam menjalani pembelajaran di Semester Genap. Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam membangun karakter santri yang istiqamah, berdaya juang tinggi, serta berorientasi pada perbaikan diri secara berkelanjutan.
Melalui apel pembukaan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan proses pendidikan yang terarah, disiplin, dan bermakna, guna mencetak generasi santri yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.