PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading

PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading

Sukoharjo, Selasa (2/8) — Dalam rangka meningkatkan kualitas pengabdian masyarakat di bidang Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan kajian kultum, Dewan Kyai serta Bidang Kepesantrenan – Bakat Minat PPMI Assalaam menyelenggarakan Upgrading Pengajar TPA bertempat di Meeting Room Lantai 2 PPMI Assalaam. Kegiatan ini diikuti oleh 35 pengurus OP3MIA Putri dan didampingi oleh para pengasuh.

Materi upgrading disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Kadarusman, M.Ag, yang menekankan pentingnya proses pembelajaran yang efektif serta pemahaman guru terhadap karakter murid. Beliau menjelaskan dua metode yang umum digunakan di TPA:

  1. Setelah membaca, murid diberi penugasan menulis, seperti melalui buku mutabaah huruf hijaiyah.

  2. Setelah membaca, murid berpindah ke guru lain, untuk mendapat penguatan materi secara bertahap.

Ustadz Kadarusman juga memaparkan prinsip dasar metodologi pengajaran iqro: murid boleh belajar secara acak jika sudah lancar, namun tidak boleh melanjutkan ke halaman berikutnya sebelum makhrajnya benar.

PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading
PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading
PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading
PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading
PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading
PPMI Assalaam Siapkan Santri Pengajar TPA yang Lebih Kompeten Lewat Upgrading

Selain metode, beliau menjelaskan empat aspek penting yang perlu dimiliki seorang pengajar TPA:

  1. Akhlaq, ibadah, dan doa, karena guru tidak hanya mengajar tetapi juga mendoakan murid.

  2. Penampilan fisik dan kerapian, yang turut mendukung suasana belajar.

  3. Kemampuan sebagai fasilitator, memahami metode dan karakter murid.

  4. Penguasaan ilmu, baik ilmu pokok maupun cabang yang berhubungan.

Materi juga mencakup karakteristik usia anak TPA yang umumnya senang menjadi pusat perhatian, mulai suka bermain, aktif bergaul, serta kadang muncul konflik kecil. Pengajar juga diingatkan untuk mengenali empat tipe kepribadian anak: sanguinis, melankolis, koleris, dan plegmatis.

Di akhir sesi, disampaikan tata urutan pembukaan dan penutupan pembelajaran TPA, mulai dari salam, doa pembuka, hingga penutup berupa cerita, nyanyian, murojaah surat pendek, dan doa penutup.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pengurus OP3MIA semakin siap menjalankan tugas pengabdian masyarakat, khususnya dalam kegiatan TPA di lingkungan sekitar PPMI Assalaam.

MTs PPMI Assalaam Gelar Semarak Kreasi Prestasi, Wujudkan Santri Unggul dan Berkarakter

MTs PPMI Assalaam Gelar Semarak Kreasi Prestasi, Wujudkan Santri Unggul dan Berkarakter

Sukoharjo, 2 Desember 2025 — MTs PPMI Assalaam menyelenggarakan kegiatan Semarak Kreasi Prestasi dan Motivasi sebagai puncak penutup Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026. Berlangsung di Aula Assalaam Center, kegiatan ini diikuti seluruh santri dan mengusung tema “Together We Grow, Together We Achieve.” Tema tersebut menekankan pentingnya kolaborasi dalam proses belajar dan pencapaian prestasi di lingkungan pesantren.

Wakil Direktur Bidang Pendidikan PPMI Assalaam, Ustadz H. Edi Suprapto, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan komprehensif untuk membentuk karakter santri. Ia menegaskan, “Kegiatan Semarak Kreasi Prestasi dan Motivasi adalah sarana mengasah spiritual, moral, dan keterampilan santri. Tidak boleh ada perundungan. Kita tumbuh bersama dengan akhlak yang menjaga dan saling menghormati.”

Sementara itu, Kepala MTs PPMI Assalaam, Ustadz Muchamad Soleh Pratono, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan disusun untuk mendorong kreativitas, menggali bakat, serta meningkatkan prestasi santri. “Setiap santri memiliki potensi besar. Tugas kami adalah membuka ruang agar potensi itu muncul dan berkembang,” ujarnya.

MTs PPMI Assalaam Gelar Semarak Kreasi Prestasi, Wujudkan Santri Unggul dan Berkarakter
MTs PPMI Assalaam Gelar Semarak Kreasi Prestasi, Wujudkan Santri Unggul dan Berkarakter

Rangkaian Kegiatan Semarak Kreasi Prestasi

Kegiatan pertama diawali dengan Internal Competition (ICON) yang menjadi ajang olimpiade terbesar tahun ini dengan total peserta 1.084 santri. Cabang lomba meliputi Matematika, IPA, IPS, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Pendidikan Agama Islam.
Babak puncak ICON ditutup dengan Cerdas Cermat Olimpiade IPS, yang melahirkan tiga terbaik yakin Ivory Aisyahna (8A) – Juara 1,Nazhira Mazzaya G. (8B) – Juara 2, Raditya Cakra Fahleevy (8J) – Juara 3

Selain kompetisi akademik, MTs PPMI Assalaam juga menggelar Lomba Kebersihan antar kelas sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan dan implementasi program Adiwiyata. Lomba ini mendorong santri menciptakan ruang belajar yang bersih, nyaman, dan sehat.

Pada aspek literasi, digelar Lomba Majalah Dinding (Mading) bertema “Lingkungan Hidup dan Peran Santri dalam Menjaga Alam.” Setiap kelas menampilkan karya tulis, ilustrasi, dan desain visual sebagai bagian dari penguatan budaya literasi dan kerja sama tim.

Kegiatan puncak ditutup dengan Achievement & Motivation Training (AMT) bersama motivator dan hypnotherapist nasional, Ahmad Rofiul Ilmi Alaudin, S.Pd., S.Sos., M.Pd., CH.C.Ht., C.Mt., C.Mth., C.H.Tc. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya akhlak mulia melalui konsep santri HARUM—Hormat kepada guru, Amanah, Rendah hati, Ucapan yang dijaga, dan Membantu tanpa diminta.

MTs PPMI Assalaam Gelar Semarak Kreasi Prestasi, Wujudkan Santri Unggul dan Berkarakter
MTs PPMI Assalaam Gelar Semarak Kreasi Prestasi, Wujudkan Santri Unggul dan Berkarakter

Wujud Pembinaan Santri Berprestasi dan Berkarakter

Melalui perpaduan kompetisi, kreativitas, dan pembinaan karakter, Semarak Kreasi Prestasi dan Motivasi tidak hanya menjadi perayaan akhir semester, tetapi juga momentum strategis dalam membentuk generasi santri yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia serta berjiwa kolaboratif.

Sebagai lembaga pendidikan modern berbasis pesantren, PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan perkembangan karakter santri secara menyeluruh.

PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional

PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional

Sukoharjo — Kesantrian Putra PPMI Assalaam melalui Bagian Ta’lim OP3MIA menggelar kegiatan KAIDAH (Kajian Islam Itu Indah) pada Senin, 1 November 2025, di Gelora Assalaam Center. Kajian kali ini mengangkat tema “Santri Gen Z: Generasi Islami Berakhlak Qur’ani” dan menghadirkan influencer dakwah muda nasional, Ustadz Ahmad Dzaky Mubarok, CPS, atau yang akrab disapa Kak Bara.

Kak Bara, dai muda asal Solo yang dikenal aktif berdakwah di berbagai kampus, pesantren, dan platform digital, memaparkan sejumlah poin penting terkait perkembangan generasi santri masa kini. Dalam materinya, ia menekankan pentingnya motivasi hidup di pesantren, sikap yakin terhadap takdir Allah sebagai skenario terbaik, serta proses bertumbuh dari comfort zone menuju growth zone.

PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional

Ia juga mengulas berbagai faktor yang memengaruhi perkembangan santri Gen Z serta mengingatkan bahwa kebahagiaan dapat diraih melalui istiqamah di jalan Allah dan meneladani sunnah Rasulullah.
Salah satu pesan yang mendapat perhatian peserta adalah kutipan motivatif:
“Jangan fokus pada apa yang ingin kita dapatkan, tetapi fokuslah pada manfaat yang bisa kita berikan, karena khoirunnas anfa’uhum linnas.”

Kegiatan berlangsung interaktif. Para santri mengajukan sejumlah pertanyaan seputar kiat berprestasi, manajemen diri, hingga strategi dakwah digital yang efektif dan relevan bagi generasi muda.

Melalui program-program pembinaan seperti KAIDAH, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu agama, karakter, dan kesiapan santri menghadapi tantangan era digital. Kajian ini diharapkan dapat memperkuat semangat santri untuk terus belajar, mengamalkan ilmu, serta menyebarkan manfaat bagi masyarakat.

PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional

PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional

Sukoharjo, 1 November 2025 — Kesantrian Putra PPMI Assalaam melalui Bagian Ta’lim OP3MIA menyelenggarakan kegiatan KAIDAH (Kajian Islam Itu Indah) bertema “Santri Gen Z: Generasi Islami Berakhlak Qur’ani” yang dilaksanakan di Gelora Assalaam Center. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Ustadz Ahmad Dzaky Mubarok, CPS., seorang dai muda dan influencer dakwah yang aktif di berbagai lembaga pendidikan serta platform digital.

Dalam penyampaiannya, narasumber yang akrab disapa Kak Bara memaparkan sejumlah poin terkait pengembangan karakter santri generasi Z. Materi yang disampaikan meliputi motivasi hidup di pesantren, pemahaman takdir Allah sebagai skenario terbaik, dinamika perkembangan diri dari zona nyaman menuju zona bertumbuh, serta berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan karakter santri. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan dapat dicapai melalui konsistensi dalam menjalankan ajaran Allah dan sunnah Rasulullah.

PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional

Kegiatan ini disambut antusias para santri. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan pertanyaan seputar manajemen diri, strategi berprestasi bagi santri gen Z, serta praktik dakwah digital yang relevan di era modern. Diskusi interaktif tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas santri dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Salah satu pesan utama yang disampaikan narasumber dan dinilai penting bagi santri ialah:
“Jangan fokus pada apa yang ingin kita dapatkan, tetapi fokuslah pada manfaat yang dapat kita berikan, karena khairunnas anfa’uhum linnas.”

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam berharap santri semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas belajar, memperdalam pemahaman agama, serta mengamalkan ilmu secara konsisten. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang memperkuat peran santri sebagai generasi dakwah yang berakhlak Qur’ani dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

MA PPMI Assalaam menyelenggarakan kegiatan Mudzakarah bagi seluruh santri kelas X sebagai bagian dari penguatan pemahaman fikih ibadah dan pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari pada Sabtu (29/12). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan secara terpisah antara santriwan dan santriwati di lingkungan pesantren.

Selama Mudzakarah, para santri mengikuti empat praktik utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dan aplikatif, seperti melakukan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat secara langsung, praktik mandi wajib, mengurus jenazah hingga manasik Haji.

Santri PPMI Assalaam mendapatkan pelatihan secara riel dalam penyembelihan hewan kurban, mulai dari adab sebelum penyembelihan, pengecekan kesehatan hewan hingga teknik penyembelihan. Tujuan praktikum penyembelihan hewan kurban ini adalah untuk menumbuhkan pemahaman santri tentang halal-haram dalam proses penyembelihan hewan kurban.

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam
Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Sama halnya dengan praktikum penyembelihan hewan kurban, praktikum mandi wajib, pengurusan jenaxah hingga manasik juga mengajarkan mulai dari adab hingg tata cara beribadah yang benar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Program-program tersebut dirancang untuk Mengasah literasi fikih praktis melalui praktik langsung, Membentuk karakter santri yang mandiri, beradab, dan memahami syariat, Membekali santri dengan keterampilan hidup Islami yang relevan di masyarakat dan Menghubungkan pembelajaran teori di kelas dengan praktik nyata agar lebih bermakna.

 

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam
Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Beberapa santri mengungkapkan pengalaman berkesan dari kegiatan ini.
“Paling berkesan saat praktik mengurus jenazah. Kegiatan itu membuat saya lebih paham tentang empati dan pentingnya menghormati sesama muslim,” ujar Jevon, salah satu peserta.

Santri berharap kegiatan Mudzakarah terus dilaksanakan karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif dibandingkan pembelajaran teori semata.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan:

“Mudzakarah merupakan bagian dari komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang komprehensif dan aplikatif. Dengan kegiatan ini, santri diharapkan menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berperan di masyarakat.”

Melalui kegiatan seperti Mudzakarah, PPMI Assalaam menegaskan perannya sebagai pesantren modern yang menghadirkan pembelajaran Islami yang relevan, kontekstual, dan berdampak bagi perkembangan karakter santri.

94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI

94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI

Sabtu (29/11) – Suasana haru dan khidmat memenuhi Gedung Assalaam Center saat 94 santriwati PPMI Assalaam mengikuti Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI. Acara tahunan yang menjadi puncak apresiasi bagi para penghafal Al-Qur’an ini digelar sehari setelah Haflah Takrim Li Huffadz untuk santri putra.

Rangkaian Haflah Takrim diikuti oleh santriwati dari kelas VII hingga XII yang sebelumnya telah melewati proses seleksi ketat dan imtihan bersama musyrifah KTQ Putri. Syarat minimal hafalan yang diujikan yaitu 3 juz, sebagai standar kompetensi para peserta Hafidzah di lingkungan PPMI Assalaam.

Pada periode ini, dua nama bersinar terang:

  • ‘Alima Nasywa Firdausiya Habsara (IX MTs)

  • Zahranum Zahwa Sabila (XII.1 SMA)

Keduanya sukses menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, sebuah prestasi yang memberi mereka kehormatan untuk menghadirkan orang tua di acara puncak. Momen tersebut menjadi simbol ketekunan, kerja keras, dan dukungan keluarga.

94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI

Selain para khatimat 30 juz, terdapat pula santriwati yang berhasil menambah hafalan minimal 5 juz dalam satu semester. Mereka juga diundang tampil bersama orang tua sebagai bentuk penghargaan atas semangat istiqamah dalam menjaga dan memperluas hafalan.

PPMI Assalaam terus mengokohkan dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an. Haflah Takrim ini bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai perjuangan, konsistensi, dan kecintaan pada Kitabullah.

Acara ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh santriwati Assalaam agar terus melangkah hingga menuntaskan 30 juz dan menjaga hafalan dengan penuh amanah.

Semoga 94 peserta Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI menjadi inspirasi bagi santriwati lainnya dan menjadi penerang bagi umat di masa depan.

SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini

Hadirkan Wirausahawan Muda Alumni Assalaam, SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day

SMK Assalaam kembali menggelar Entrepreneur Day sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan peserta didik. Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam (PPMI Assalaam) ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII pada Kamis (27/11).

Tahun ini, Entrepreneur Day mengusung tema “Serba-Serbi E-Commerce di Masa Kini, Hasilkan Cuan Sejak Dini”. Tema tersebut dipilih untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai pesatnya perkembangan bisnis digital yang kini menjadi peluang besar bagi generasi muda.

Sebagai narasumber, SMK Assalaam menghadirkan Ahmad Ghifari Saputra, S.Ant, alumni Assalaam angkatan ke-25. Ia merupakan wirausahawan muda yang telah sukses membangun berbagai lini usaha, seperti Unlimited Shoes, Solo Arwana, serta Penerbit dan Percetakan Indonesia Jaya. Dalam sesi penyampaian materi, Ghifari memaparkan perjalanan membangun bisnis dari nol, strategi pemasaran digital, serta tips mempertahankan usaha di tengah kompetisi yang semakin ketat.

SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini

Antusiasme siswa terlihat sepanjang sesi materi dan diskusi. Mereka aktif bertanya mengenai teknik pemasaran online, cara membangun brand, hingga langkah memulai bisnis bagi pemula dengan modal terbatas.

Kepala SMK Assalaam menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk membentuk karakter siswa yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, berbisnis bukan hanya soal meraih keuntungan, tetapi juga proses belajar, kerja keras, dan membangun kepercayaan.

Sebagai lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam, SMK Assalaam terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha. Program seperti Entrepreneur Day menjadi bukti nyata komitmen Assalaam dalam mencetak generasi santri yang mandiri, unggul, dan siap bersaing di era digital.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Assalaam berharap seluruh siswa semakin termotivasi untuk berinovasi dan menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia usaha di masa depan.

SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul

SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul

Sabtu, 22 November 2025, SMP TQ Sains Assalaam Tepus kembali menyelenggarakan Assalaam Science and Islamic Competition (ASIC) II, sebuah ajang bergengsi yang memadukan kompetisi di bidang sains dan keislaman bagi siswa sekolah dasar se-Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kelas 5 dan 6 SD, dengan antusiasme yang tinggi.

ASIC merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik, kecerdasan spiritual, serta karakter generasi muda yang berprestasi. Melalui kompetisi ini, SMP TQS Assalaam Tepus berkomitmen melakukan pembinaan prestasi secara berkelanjutan sekaligus menjaring bibit unggul sejak jenjang sekolah dasar.

SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul

Berbagai kategori lomba diselenggarakan untuk mendorong daya saing positif antar peserta, sekaligus menumbuhkan semangat belajar dalam atmosfer kompetitif namun tetap menjunjung nilai sportivitas. Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMP TQS Assalaam Tepus yang berada di wilayah Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain menjadi ajang pengembangan potensi siswa, ASIC juga memperkuat hubungan antara SMP TQS Assalaam Tepus dengan masyarakat serta sekolah-sekolah dasar di Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya lembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis keilmuan dan nilai-nilai Islam, sejalan dengan visi Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam dalam mencetak generasi Islam yang unggul dan berkarakter.

Melalui gelaran ASIC II Tahun 2025, SMP TQS Assalaam Tepus berharap kompetisi ini mampu menjadi ruang lahirnya generasi muda yang cerdas, berakhlak, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura

SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura

SMA Assalaam kembali menggelar program Japan Overseas Study (JOS) yang telah menjadi agenda tahunan untuk memperluas wawasan internasional santri. Tahun ini, JOS 7 dilaksanakan pada 11–19 November 2025 dan diikuti oleh 28 santri serta 2 pendamping. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Tokyo, Jepang, sebagai salah satu pusat teknologi dan pendidikan dunia.

Pada hari pertama, peserta mengunjungi Nagareyama Clean Center di Chiba untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah modern yang diterapkan pemerintah Jepang. Negeri Sakura dikenal dengan budaya disiplin dan kebersihan yang tinggi, termasuk tanggung jawab masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke restoran Padang milik diaspora Indonesia, di mana para santri mendapatkan pengalaman budaya sekaligus mengenalkan kuliner Tanah Air di luar negeri.
Pada sesi konferensi internasional, para peserta dibagi dalam kelompok dan mempresentasikan hasil kajian terkait isu-isu aktual di Jepang di hadapan dewan juri.

SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura

Memasuki hari kedua, rombongan melakukan kunjungan edukatif ke YUAI International Islamic School, sekolah Islam internasional yang berkembang di Tokyo.Perjalanan berlanjut ke KBRI Tokyo, di mana peserta diterima di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) dan berdialog mengenai pendidikan serta hubungan diplomasi Indonesia–Jepang.
Hari kedua ditutup dengan kegiatan mengajar di TPA Ainul Yaqin Foundation, lembaga keagamaan yang didirikan komunitas Muslim di Tokyo, sebagai bentuk kontribusi dan pengabdian santri Assalaam di luar negeri.

Hari ketiga diisi dengan city tour ke ikon wisata Jepang, antara lain Shibuya, Tokyo Disneyland, Gunung Fuji, dan Asakusa Culture District, untuk mengenal nilai budaya dan karakter masyarakat Jepang secara langsung.

Di hari keempat, peserta berkesempatan menjelajahi kampus bergengsi The University of Tokyo bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Selain melihat aktivitas akademik dan fasilitas kampus, santri mendapatkan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang internasional.
Program JOS 7 ditutup dengan penyerahan donasi untuk pembangunan Masjid Al-Muttaqin, Chiba, sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan dakwah Islam di Jepang.

SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Sukoharjo — Kamis, 20 November 2025, SMA Assalaam menyelenggarakan Workshop Implementasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai tindak lanjut penetapan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam sebagai Sekolah Siaga Kependudukan oleh Menteri Kemendikbudristek, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Edi Purwanto, S.E., M.M., Kasi SMA/SLB Cabdin Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, serta Suparmi, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 3 Sukoharjo. Workshop mengangkat tema:
“Membangun Sekolah Berwawasan Kependudukan untuk Generasi Emas 2045.”

SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Pada sesi pertama, Edi Purwanto menjelaskan bahwa Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan program yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dalam kurikulum serta aktivitas belajar mengajar. Tujuannya adalah membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kesadaran mengenai dinamika kependudukan sehingga mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk masa depan yang lebih baik.

Sesi kedua disampaikan oleh Suparmi yang menegaskan bahwa SSK berjalan dengan prinsip Integrasi, Fleksibel, Kontekstual, Partisipatif, Gradual, Sinergitas, dan Berkelanjutan. Ia juga memaparkan beberapa instrumen yang perlu dipersiapkan sekolah, meliputi:

  1. Pembelajaran terintegrasi (modul ajar dan kurikulum pendukung)

  2. Pojok Kependudukan

  3. Kegiatan pendukung yang melibatkan siswa secara aktif

Kepala SMA Assalaam, Ustadz Wahyudi Prabowo, S.Th.I., M.Pd., menegaskan komitmen sekolah dalam menyiapkan santri sebagai Generasi Berencana. Hal ini ditempuh melalui pembekalan pengetahuan dan sikap positif mengenai isu kependudukan, kesehatan reproduksi, serta penguatan nilai-nilai keluarga.

“Sebagai lembaga pendidikan Islam yang modern, Assalaam terus berinovasi untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045 yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.

Melalui workshop ini, SMA Assalaam kembali menunjukkan perannya sebagai sekolah unggulan yang konsisten menghadirkan pendidikan berwawasan global sekaligus religius, sesuai visi PPMI Assalaam dalam mencetak pemimpin masa depan umat dan bangsa.