Pesantren Darusy Syahadah Kunjungi PPMI Assalaam, Dalami Pengelolaan Kepengasuhan Putra

Syaikh dari Riyadh Hadir di MA PPMI Assalaam, Perkuat Kecintaan Santri terhadap Al-Qur’an dan Bahasa Arab

Kehadiran akademisi dari Arab Saudi memberikan warna tersendiri bagi penguatan wawasan keislaman santri MA PPMI Assalaam. Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy, Dosen Pascasarjana Fakultas Dakwah Universitas Jami’atul Imam Muhammad bin Su’ud Al-Islamiyyah, Riyadh hadir di MA PPMI Assalaam pada Senin (10/8/2026) untuk berbagi ilmu dan motivasi bersama santri.

Bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2 Kantor Assalaam, kegiatan berlangsung pukul 10.30–12.00 WIB. Pertemuan yang dipandu oleh Rosyad Nurliya tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperluas wawasan keislaman sekaligus mendapatkan perspektif langsung dari akademisi yang berasal dari pusat keilmuan Islam di Riyadh, Arab Saudi.

Dalam kajiannya, Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk dan ilmu dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, semangat menuntut ilmu hendaknya tidak berhenti pada upaya memahami dan menguasai ilmu untuk kepentingan pribadi, tetapi dilanjutkan dengan mengajarkan serta memberikan manfaat kepada orang lain.

Pesan tersebut disampaikan dengan mengangkat keteladanan Nabi Ibrahim عليه السلام dan Nabi Muhammad ﷺ dalam menyampaikan ilmu dan mengajak manusia kepada kebaikan. Para santri didorong untuk menjadikan ilmu sebagai bagian dari proses pembentukan diri sekaligus sarana menghadirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Syaikh dari Riyadh Hadir di MA PPMI Assalaam, Perkuat Kecintaan Santri terhadap Al-Qur’an dan Bahasa Arab Syaikh dari Riyadh Hadir di MA PPMI Assalaam, Perkuat Kecintaan Santri terhadap Al-Qur’an dan Bahasa Arab Syaikh dari Riyadh Hadir di MA PPMI Assalaam, Perkuat Kecintaan Santri terhadap Al-Qur’an dan Bahasa Arab

Salah satu tema yang turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah “Lughah al-‘Arabiyyah Lughatu al-Islam” (اللغة العربية لغة الإسلام) atau bahasa Arab adalah bahasa Islam. Tema ini menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Arab dalam proses pendalaman keilmuan Islam.

Bahasa Arab memiliki posisi penting karena menjadi bahasa Al-Qur’an serta digunakan dalam berbagai sumber utama keilmuan Islam. Dengan kemampuan bahasa Arab yang baik, santri memiliki bekal untuk memahami Al-Qur’an, hadis, dan literatur keislaman secara lebih mendalam.

Selain mendorong kecintaan terhadap Al-Qur’an dan bahasa Arab, Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy juga mengingatkan para santri agar menjadikan ilmu sebagai jalan untuk memberikan manfaat kepada sesama. Nilai kebermanfaatan menjadi salah satu pesan penting yang diharapkan dapat tumbuh dalam diri santri melalui proses pendidikan.

Kehadiran Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy menjadi bagian dari upaya MA PPMI Assalaam dalam memperkuat budaya keilmuan, wawasan keislaman, dan perspektif global santri. Interaksi dengan akademisi dari luar negeri memberikan pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus memperkenalkan santri pada lingkungan keilmuan Islam di tingkat internasional.

Sebagai bagian dari Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, MA PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, penguatan nilai-nilai keislaman, penguasaan bahasa, dan wawasan global. Melalui berbagai pengalaman pembelajaran, santri dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak, mampu mengamalkan ilmu, dan memberikan kontribusi positif bagi umat serta masyarakat.

Menuntut ilmu, mencintai Al-Qur’an, menguasai bahasa Arab, dan menghadirkan kebermanfaatan menjadi bagian dari ikhtiar MA PPMI Assalaam dalam menyiapkan generasi Muslim yang berilmu dan berwawasan global.

Pesantren Darusy Syahadah Kunjungi PPMI Assalaam, Dalami Pengelolaan Kepengasuhan Putra

Pesantren Darusy Syahadah Kunjungi PPMI Assalaam, Dalami Pengelolaan Kepengasuhan Putra

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan dari Pondok Pesantren Islam Darusy Syahadah dalam rangka studi banding bidang kepengasuhan putra. Kunjungan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan wawasan dalam pengelolaan kepengasuhan serta pengembangan pendidikan Islam.

Rombongan Pondok Pesantren Islam Darusy Syahadah dipimpin oleh Ustadz Kholid Abdurrohman, Lc., selaku Kepala Kepengasuhan, bersama jajaran kepengasuhan. Kehadiran rombongan disambut oleh Kepala Humas PPMI Assalaam, Hedonal Rumiyanto, M.Pd., Kepala Kesantrian Putra, Ustadz Imam Fauzan, S.Pd., beserta jajaran.

Pesantren Darusy Syahadah Kunjungi PPMI Assalaam, Dalami Pengelolaan Kepengasuhan Putra  Pesantren Darusy Syahadah Kunjungi PPMI Assalaam, Dalami Pengelolaan Kepengasuhan Putra  Pesantren Darusy Syahadah Kunjungi PPMI Assalaam, Dalami Pengelolaan Kepengasuhan Putra

Bertempat di Meeting Room Lantai 2 PPMI Assalaam, kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Dialog dan diskusi menjadi bagian utama kunjungan dengan membahas berbagai hal terkait kepengasuhan putra, termasuk pengalaman dan praktik pengelolaan yang dapat menjadi bahan pembelajaran bagi masing-masing lembaga.

Kunjungan studi banding ini tidak hanya menjadi momentum untuk bertukar informasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antarlembaga pendidikan Islam. Melalui dialog dan berbagi praktik baik, kedua pesantren dapat saling memberikan perspektif serta inspirasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan santri.

PPMI Assalaam menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari semangat kolaborasi dan kontribusi bersama dalam memajukan pendidikan Islam. Pertukaran pengalaman antarpesantren diharapkan dapat melahirkan gagasan dan praktik pembinaan yang semakin baik, relevan, serta mampu menjawab kebutuhan generasi muslim di masa kini dan mendatang.

Melalui semangat silaturahmi, kolaborasi, dan berbagi praktik baik, PPMI Assalaam terus membuka ruang untuk bertumbuh bersama dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul dan berkemajuan.

44 Tahun Mengabdi, PPMI Assalaam Gelar Apel Akbar Milad dan Apresiasi Pegawai Berdedikasi

44 Tahun Mengabdi, PPMI Assalaam Gelar Apel Akbar Milad dan Apresiasi Pegawai Berdedikasi

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam memperingati Milad ke-44 dengan menggelar Apel Akbar pada Jumat (7/8). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh santri, asatidz dan asatidzah PPMI Assalaam, serta seluruh pegawai di lingkungan Yayasan Majelis Pengajian Islam (YMPI) Surakarta sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian pesantren dalam membangun pendidikan Islam selama lebih dari empat dekade.

Bertindak sebagai pembina apel, Direktur PPMI Assalaam, Ustadz Drs. H. Uripto M. Yunus, M.Ed., menyampaikan bahwa usia ke-44 bukan sekadar penanda perjalanan waktu, tetapi menjadi bukti konsistensi PPMI Assalaam dalam menjaga amanah pendidikan yang telah dirintis oleh para pendiri.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada para pendiri, asatidz dan asatidzah, tenaga kependidikan, pegawai, alumni, wali santri, serta seluruh santri yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang PPMI Assalaam. Menurutnya, keberhasilan pesantren hingga saat ini merupakan buah dari kerja sama, keikhlasan, dan semangat untuk terus menuntut serta menyebarkan ilmu.

44 Tahun Mengabdi, PPMI Assalaam Gelar Apel Akbar Milad dan Apresiasi Pegawai Berdedikasi  44 Tahun Mengabdi, PPMI Assalaam Gelar Apel Akbar Milad dan Apresiasi Pegawai Berdedikasi 44 Tahun Mengabdi, PPMI Assalaam Gelar Apel Akbar Milad dan Apresiasi Pegawai Berdedikasi   

“Perjalanan Assalaam hingga hari ini tidak dibangun oleh satu atau dua orang, tetapi oleh banyak tangan yang bekerja dengan penuh keikhlasan. Semangat para pendiri harus terus kita lanjutkan melalui dedikasi dalam mendidik dan kesungguhan santri dalam menuntut ilmu,” pesannya.

Pada momentum tersebut, PPMI Assalaam juga memberikan penghargaan kepada empat pegawai yang telah menunjukkan dedikasi dan pengabdian kepada lembaga. Sebagai bentuk apresiasi, mereka memperoleh reward berupa ibadah umrah, sebagai penghormatan atas loyalitas dan kontribusi yang diberikan dalam mendukung kemajuan PPMI Assalaam.

Peringatan 7 Agustus memiliki makna istimewa bagi seluruh keluarga besar PPMI Assalaam. Tepat pada tanggal tersebut, 44 tahun yang lalu, PPMI Assalaam memulai langkah pengabdiannya di bidang pendidikan Islam. Berawal dari sebuah kelompok pengajian sederhana yang dirintis oleh KH. Abdullah Marzuki, Hj. Siti Aminah Abdullah, beserta para sahabatnya, PPMI Assalaam terus tumbuh menjadi salah satu pesantren modern yang dipercaya oleh ribuan santri dari berbagai provinsi di Indonesia.

Selama lebih dari empat dekade, PPMI Assalaam terus bertransformasi tanpa meninggalkan jati dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren. Berbagai inovasi di bidang akademik, kepesantrenan, riset, bahasa, teknologi, kepemimpinan, hingga penguatan karakter terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muslim yang unggul dan berdaya saing global.

Komitmen tersebut tercermin dalam tema Milad ke-44 PPMI Assalaam, “Local Values, Global Standard.” Tema ini menegaskan bahwa PPMI Assalaam senantiasa menjaga nilai-nilai luhur kepesantrenan sebagai fondasi pendidikan, sekaligus menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan tantangan global.

Apel Akbar Milad ke-44 menjadi momentum untuk memperkuat tekad seluruh keluarga besar PPMI Assalaam dalam melanjutkan estafet perjuangan para pendiri. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian, PPMI Assalaam berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, melahirkan generasi berilmu, berakhlak mulia, berjiwa pemimpin, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan dunia.

MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik

MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik

MA PPMI Assalaam terus memperkuat kualitas layanan akademik dengan menyelenggarakan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) perdana bagi santri kelas XII. Kegiatan yang berlangsung pada 5–8 Agustus 2026 ini bekerja sama dengan Ganesha Operation (GO) sebagai mitra pembinaan akademik dalam mempersiapkan santri menghadapi Tes Kompetensi Akademik sekaligus seleksi masuk perguruan tinggi.

Sebanyak 212 santri mengikuti try out tersebut, terdiri atas 118 santri putra dan 94 santri putri. Seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan di empat laboratorium komputer MA PPMI Assalaam. Pelaksanaan ujian dirancang menyerupai mekanisme TKA sesungguhnya sehingga memberikan pengalaman yang lebih realistis bagi para peserta.

Try out ini merupakan bagian dari strategi MA PPMI Assalaam dalam membangun kesiapan akademik santri secara terukur. Selain menguji penguasaan materi, kegiatan ini juga melatih kemampuan peserta dalam mengelola waktu, memahami karakter soal, serta membiasakan diri dengan sistem ujian berbasis komputer yang kini menjadi standar dalam berbagai seleksi akademik.

MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik

Materi yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika sebagai mata pelajaran wajib, serta mata pelajaran pilihan sesuai bidang yang dipilih masing-masing santri.

Koordinator Studi Lanjut MA PPMI Assalaam, Monaluvi Septiningrum, S.Si., menjelaskan bahwa hasil try out akan menjadi dasar evaluasi untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih efektif menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik.

“Try Out ini menjadi tolok ukur kesiapan santri menghadapi Tes Kompetensi Akademik. Kami berharap seluruh peserta mengerjakan soal dengan jujur sesuai kemampuan masing-masing sehingga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendampingan,” ujarnya.

Kerja sama dengan Ganesha Operation menjadi salah satu bentuk komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan sistem evaluasi nasional. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, santri tidak hanya dibekali penguasaan materi, tetapi juga strategi menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik secara optimal.

Sebagai salah satu madrasah unggulan di bawah naungan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, MA PPMI Assalaam terus mengembangkan berbagai program akademik yang terintegrasi dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai kepesantrenan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, serta siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan penyelenggaraan Try Out TKA ini, MA PPMI Assalaam berharap setiap santri memiliki kesiapan akademik yang semakin matang, sehingga mampu menghadapi Tes Kompetensi Akademik dengan percaya diri dan meraih hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam

PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam

Dalam rangka memperingati 44 tahun berdirinya Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, lebih dari 3.000 peserta mengikuti Jalan Sehat Keluarga yang digelar pada Ahad (2/8). Kegiatan ini melibatkan santri, asatidz dan asatidzah, tenaga kependidikan, pegawai, serta keluarga besar PPMI Assalaam sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat ukhuwah di lingkungan pesantren.

Jalan sehat menjadi salah satu rangkaian peringatan Milad ke-44 PPMI Assalaam yang mengusung semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Selain menjadi sarana menjaga kesehatan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat ikatan antarsantri, guru, pegawai, dan keluarga besar Assalaam yang selama ini bersama-sama mengabdikan diri dalam dunia pendidikan.

PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam  PPMI Assalaam Gelar Jalan Sehat Keluarga, Syukuri 44 Tahun Pengabdian untuk Pendidikan Islam

Kepala Humas Assalaam, Hedonal Rumiyanto, M.Pd., menjelaskan bahwa jalan sehat merupakan satu di antara berbagai agenda yang diselenggarakan untuk memeriahkan peringatan hari lahir pesantren.

“Jalan Sehat Keluarga merupakan salah satu rangkaian Milad ke-44 PPMI Assalaam. Selain kegiatan ini, masih ada Apel Akbar, seminar, penganugerahan Assalaam Award, serta berbagai kegiatan lainnya yang menjadi bagian dari peringatan milad tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PPMI Assalaam, Ust. Dr. Arkanudin Budiyanto, M.I.Kom., menyampaikan bahwa perjalanan 44 tahun PPMI Assalaam merupakan bukti konsistensi seluruh elemen pesantren dalam mengembangkan pendidikan Islam yang berkualitas.

Menurutnya, keberlangsungan Assalaam hingga saat ini tidak terlepas dari peran para pendiri, asatidz dan asatidzah, tenaga kependidikan, para pemangku kepentingan, alumni, serta kepercayaan yang terus diberikan oleh santri dan wali santri selama lebih dari empat dekade.

PPMI Assalaam didirikan pada 7 Agustus 1982 oleh KH. Abdullah Marzuki bersama Hj. Siti Aminah Abdullah dan para sahabatnya dengan visi menghadirkan pendidikan Islam modern yang unggul. Berangkat dari keyakinan bahwa lembaga pendidikan Islam mampu bersaing dengan institusi terbaik, PPMI Assalaam terus berkembang menjadi pesantren modern yang memadukan keunggulan akademik, penguatan karakter, serta nilai-nilai kepesantrenan.

Semangat tersebut tercermin dalam tema Milad ke-44 PPMI Assalaam, “Local Values, Global Standard.” Tema ini menegaskan komitmen PPMI Assalaam untuk terus menjaga nilai-nilai luhur pesantren sebagai fondasi pendidikan, sekaligus menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global.

Mahasiswi Musashi University Jepang Berbagi Pengalaman bersama Santri SMP TQS Assalaam Tepus

Mahasiswi Musashi University Jepang Berbagi Pengalaman bersama Santri SMP TQS Assalaam Tepus

SMP TQS Assalaam Tepus kembali menghadirkan pengalaman belajar berwawasan internasional melalui kegiatan Inspirational Talk bersama mahasiswi Musashi University, Jepang, pada Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh santri dan jajaran pendidik dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan global serta membangun karakter generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui sesi inspiratif tersebut, para santri memperoleh kesempatan untuk mengenal kehidupan akademik di Jepang, budaya belajar, serta berbagai pengalaman lintas budaya yang disampaikan langsung oleh narasumber. Interaksi ini menjadi ruang belajar yang memperkaya perspektif santri sekaligus menumbuhkan keberanian untuk bermimpi dan berprestasi di tingkat internasional.

Mahasiswi Musashi University Jepang Berbagi Pengalaman bersama Santri SMP TQS Assalaam Tepus Mahasiswi Musashi University Jepang Berbagi Pengalaman bersama Santri SMP TQS Assalaam Tepus Mahasiswi Musashi University Jepang Berbagi Pengalaman bersama Santri SMP TQS Assalaam Tepus Mahasiswi Musashi University Jepang Berbagi Pengalaman bersama Santri SMP TQS Assalaam Tepus

Kepala SMP TQS Assalaam Tepus menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang memiliki wawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para santri aktif mengajukan pertanyaan mengenai sistem pendidikan, budaya masyarakat Jepang, hingga motivasi dalam menempuh pendidikan tinggi di luar negeri. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya semangat belajar dan rasa ingin tahu para santri terhadap perkembangan dunia internasional.

Melalui Inspirational Talk ini, SMP TQS Assalaam Tepus berharap para santri semakin termotivasi untuk terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan kemampuan berbahasa asing, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muslim yang berdaya saing global.

Sebagai salah satu unit pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, SMP TQS Assalaam Tepus terus berkomitmen menghadirkan ekosistem pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Berbagai program nasional maupun internasional dihadirkan sebagai bekal bagi santri untuk menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi di tingkat nasional maupun global.

Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur Hidayah

Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, Yayasan Nur Hidayah Kunjungi PPMI Assalaam

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan studi banding dari Yayasan Nur Hidayah Surakarta pada Selasa (28/7) di Meeting Room Lantai 1 PPMI Assalaam. Kunjungan ini bertujuan memperkuat wawasan dan berbagi praktik baik dalam pengelolaan kehumasan, media, serta pengembangan media digital di lingkungan lembaga pendidikan.

Rombongan Yayasan Nur Hidayah Surakarta dipimpin oleh Sekretaris Yayasan, Ust. Fatkhurroji, S.T., yang hadir bersama Tim Pusat Komunikasi dan Data Informasi (Puskomdatin) di bawah koordinasi Aspriyanto, S.Kom. Kehadiran rombongan disambut oleh Sekretaris PPMI Assalaam, Ust. Dr. Arkanudin Budiyanto, M.I.Kom., didampingi Kepala Subbagian Humas, Hedonal Rumiyanto, M.Pd., serta Kepala Subbagian Media, Ustadzah Fitri Ayuningsih, M.Pd.

Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur Hidayah  Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur HidayahBerbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur Hidayah

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua lembaga berdiskusi mengenai strategi pengelolaan kehumasan, pengembangan media digital, tata kelola publikasi, serta penguatan komunikasi kelembagaan. Forum ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, tantangan, dan inovasi dalam membangun citra positif lembaga pendidikan di era transformasi digital.

Berbagai praktik baik yang telah diterapkan di PPMI Assalaam turut dipaparkan sebagai bahan diskusi, mulai dari pengelolaan media sosial, produksi konten publikasi, hubungan dengan media massa, hingga strategi membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Sementara itu, Yayasan Nur Hidayah Surakarta juga membagikan pengalaman dan gagasan yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kedua lembaga.

Kegiatan studi banding ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas layanan, khususnya di bidang kehumasan dan media. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, penguatan media digital menjadi salah satu ikhtiar strategis untuk menghadirkan komunikasi yang adaptif, informatif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui kunjungan ini, PPMI Assalaam berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan dengan Yayasan Nur Hidayah Surakarta sehingga dapat saling menginspirasi dan berkolaborasi dalam menghadirkan inovasi di bidang komunikasi, media, dan pengembangan lembaga pendidikan.

Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam

Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam

Suasana malam di lingkungan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam tetap dipenuhi semangat belajar. Di tengah aktivitas kepesantrenan yang padat, para santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam memanfaatkan waktu malam untuk memperdalam ilmu pengetahuan, berdiskusi, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan akademik dalam kegiatan belajar malam.

Salah satu kegiatan yang berlangsung adalah sosialisasi program bimbingan belajar TKA/UTBK bagi santri kelas XII di Gelora Assalaam. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan santri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi sekaligus memberikan gambaran mengenai strategi belajar yang efektif untuk mencapai perguruan tinggi impian.

Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam

Sementara itu, santri kelas X dan XI mengisi waktu belajar malam dengan berbagai aktivitas yang mendukung perkembangan akademik. Mereka mengikuti pendalaman bahasa Arab, mengulang materi pelajaran, berdiskusi bersama teman, serta berkonsultasi dengan wali kelas mengenai perkembangan belajar dan perencanaan akademik.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ust. Farid Akbar, mengapresiasi antusiasme para santri dalam memanfaatkan waktu belajar malam sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

“Belajar tidak dibatasi oleh waktu. Ketika santri memiliki kemauan untuk terus memperbaiki diri, itulah awal lahirnya prestasi. Kami berharap budaya belajar seperti ini terus tumbuh sehingga santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, tangguh, dan senang mencari ilmu,” ujarnya.

Program belajar malam merupakan salah satu bentuk pendampingan yang dikembangkan MA PPMI Assalaam untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Melalui pendampingan guru, diskusi, serta konsultasi secara langsung, santri memperoleh ruang untuk memperdalam pemahaman materi sekaligus membangun kemandirian dalam belajar.

Budaya akademik yang terus tumbuh menjadi salah satu komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang terintegrasi antara pembinaan keilmuan, karakter, dan nilai-nilai kepesantrenan. Dengan semangat belajar yang konsisten, madrasah berharap para santri mampu mengembangkan potensi terbaiknya, meraih prestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Wakili Kabupaten Sukoharjo pada OSN Provinsi 2026

Dua Santri MA PPMI Assalaam Wakili Kabupaten Sukoharjo pada OSN Provinsi 2026

Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam. Dua santri terbaik berhasil lolos ke Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi (OSN-P) 2026 dan akan mewakili Kabupaten Sukoharjo pada ajang OSN Provisi yang mempertemukan peserta terbaik untuk maju di babak Nasional.

Kedua santri tersebut adalah Fandy Abdurrahman Ibrahim yang akan berkompetisi pada bidang Informatika pada 27 Juli 2026, serta Daffa Bayu Dwihartono yang akan mengikuti kompetisi bidang Geografi pada 29 Juli 2026.

Keberhasilan melaju ke tingkat provinsi merupakan hasil dari proses seleksi serta pembinaan akademik yang telah dijalani secara berkesinambungan. Melalui pendampingan guru dan program pengembangan prestasi, MA PPMI Assalaam terus mendorong santri untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus berani berkompetisi di berbagai ajang sains.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Wakili Kabupaten Sukoharjo pada OSN Provinsi 2026 Dua Santri MA PPMI Assalaam Wakili Kabupaten Sukoharjo pada OSN Provinsi 2026 Dua Santri MA PPMI Assalaam Wakili Kabupaten Sukoharjo pada OSN Provinsi 2026 Dua Santri MA PPMI Assalaam Wakili Kabupaten Sukoharjo pada OSN Provinsi 2026

Kepala MA PPMI Assalaam, Ust. Farid Akbar, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar madrasah sekaligus menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berprestasi.

“Kami memohon doa dari seluruh keluarga besar PPMI Assalaam dan masyarakat agar kedua santri diberikan kesehatan, kemudahan, ketenangan, serta hasil terbaik. Semoga ikhtiar mereka menjadi jalan meraih prestasi sekaligus membawa keberkahan bagi orang tua, madrasah, dan bangsa,” ujarnya.

Olimpiade Sains Nasional merupakan ajang yang tidak hanya menguji penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, serta daya juang peserta dalam menghadapi tantangan akademik. Keikutsertaan Fandy Abdurrahman Ibrahim dan Daffa Bayu Dwihartono di tingkat provinsi menjadi bukti komitmen MA PPMI Assalaam dalam membina budaya akademik yang unggul serta mendorong lahirnya generasi muslim yang berprestasi.

Segenap keluarga besar PPMI Assalaam mengajak seluruh civitas akademika, alumni, wali santri, dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan perjuangan kedua delegasi tersebut. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kemudahan, dan hasil terbaik sehingga mampu mengharumkan nama Kabupaten Sukoharjo, MA PPMI Assalaam, serta Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam pada ajang Olimpiade Sains Nasional Tingkat Provinsi 2026.