Kegiatan Sapa Salam PPMI Assalaam Hadirkan Konten Kreator sebagai Pemateri

Kegiatan Sapa Salam PPMI Assalaam Hadirkan Konten Kreator sebagai Pemateri

Sukoharjo — Kegiatan Sapa Salam yang diselenggarakan pada 16 April 2026 di Gelora PPMI Assalaam berlangsung dengan lancar dan diikuti oleh para santri, asatidz, serta tamu undangan.

Kegiatan ini bertujuan sebagai ajang silaturahmi sekaligus sarana berbagi wawasan kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan Afnan Faiz, konten kreator dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, sebagai pemateri.

Dalam penyampaiannya, Afnan Faiz menjelaskan mengenai pengalaman berkarya di bidang digital kreatif, termasuk proses membangun personal branding di media sosial. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi secara bijak.

Selain itu, peserta mendapatkan motivasi untuk mengembangkan potensi diri serta memanfaatkan media sosial secara positif. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara pemateri dan peserta.

Kegiatan Sapa Salam PPMI Assalaam Hadirkan Konten Kreator sebagai Pemateri
Kegiatan Sapa Salam PPMI Assalaam Hadirkan Konten Kreator sebagai Pemateri

Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri memperoleh tambahan wawasan serta mampu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan zaman, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.

Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

Siapa bilang riset hanya milik kampus? Santri PPMI Assalaam membuktikan bahwa inovasi bisa lahir dari ruang kelas pesantren. Tahun ini, 9 judul riset kreatif berhasil Tembus OPSI 2026 ke tahap penelitian. OPSI atauOlimpiade Penelitian Siswa Indonesia merupakan ajang lomba penelitian ilmiah untuk siswa SMP/MTs dan SMA/MA di seluruh Indonesia.

Yang menarik, judul-judul penelitian ini tidak biasa. Santri Assalaam menghadirkan gagasan yang berani, relevan, dan menyentuh berbagai aspek kehidupan—mulai dari teknologi masa depan hingga pelestarian budaya lokal.

Di bidang teknologi dan sains, muncul ide-ide visioner seperti:

  • Perancangan Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis Internet Of Things (IOT) Sebagai Solusi Deteksi Dini Pencemaran Air Di Desa Tulung,Aisyah Nurul Azkiyah (X.E6), Kantza Laduna Muntazia (X.E6)
  • Pengembangan Sistem Monitoring Wearable Berbasis Photoplethysmography Untuk Analisis Deviasi Perfusi Pada Pasien Stent Koroner
    Dzaky Zaisan (X.E2), Fuad Syauqi Afdal (X.E2)
  • Rancang Bangun Bio-Air Purifier Berbasis Mikroalga Terintegrasi Sensor IoT Terjangkau untuk Reduksi Akumulasi CO2 Ruangan
    Farid Amsyar Muttaqin (8H), Rabbani Nandira Yhunata (8H)
Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026
Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

Tak kalah menarik, santri juga menghadirkan inovasi di bidang lingkungan dan pangan:

  • Pengembangan Formulasi Pakan Fungsional Menggunakan Dedak Padi Dan Albedo Kulit Jeruk Sebagai Strategi Pencegahan Hiperkolesterolemia
    Haidar Fawwaz Amrullah (XI.F1), Ziyad Aqil Maheswara (X.E2)
  • Optimasi Dilusi Pome Terhadap Produksi Lipid Chlorella Vulgaris Sebagai Potensi Minyak Nabati Alternatif
    Averous Asrul Syarif (X.E2), Aufa Adlan Fathurrohman (X.E2)

 

Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026
Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

 

Sementara itu, di ranah sosial dan pendidikan, ide-ide kritis juga bermunculan:

  • Studi Komparatif Pendekatan Pedagogi Guru Gen X Dan Gen Z Dalam Penguatan Karakter Pelajar MA PPMI Assalaam Sukoharjo Di Era Disrupsi
    M. Banu Farrosi (XI.F2), Muhammad Reyhan Ramadhan (XI.F2)
  • THEOMAS : Persiapan Indonesia Emas Melalui Game Theotown Sebagai Literasi Pembangunan Dan Kesadaran Politik Remaja
    Umar Abdurrahman (X.E1), Alif Tsaqiib Munjati (X.E3)

Menariknya lagi, santri Assalaam juga tidak melupakan akar budaya:

  • KA Batara Kresna Solo–Wonogiri sebagai Preferensi Wisata Day Trip Kekinian dan Kontribusinya bagi Ekonomi Lokal
    Arindiya Rahma, Adzkiya Najda
  • Revitalisasi Permainan Tradisional Berbasis Etnopedagogi sebagai Upaya Penguatan Identitas Budaya Generasi Alpha
    Farzana Hanis (8J), Kenzi (8J)

Kesembilan judul ini menjadi bukti bahwa santri tidak hanya belajar, tetapi juga mampu membaca zaman, mengolah ide, dan menghadirkan solusi nyata melalui riset.

Selanjutnya, seluruh tim akan melanjutkan ke tahap penelitian lanjutan. Di tahap ini, mereka akan diuji dalam hal ketelitian data, kekuatan analisis, hingga ketangguhan dalam proses ilmiah.

Lebih dari sekadar prestasi, capaian ini menegaskan bahwa PPMI Assalaam berhasil membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya santri sebagai inovator muda—yang siap berkontribusi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.

 

PPMI Assalaam Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Ibnu Abbas Klaten

PPMI Assalaam Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Ibnu Abbas Klaten

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan silaturahmi dari Yayasan Ibnu Abbas Klaten pada Rabu (8/4/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun sinergi dalam pengembangan pendidikan Islam yang lebih berkualitas.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Yayasan Ibnu Abbas Klaten, Ir. Hj. Suciningsih, beserta jajaran pengurus yayasan. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak PPMI Assalaam dalam suasana penuh keakraban, disambut langsung Ketua Majelis bidang Pendidikan YMPIS, Dr. H. Bashir Mujahid, M.Ag dan H. Sigit Rahardja, M.Pd selaku Wakil Direktur II PPMI Assalaam.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi untuk saling berbagi pengalaman dan gagasan dalam pengelolaan lembaga pendidikan berbasis pesantren. Kedua belah pihak berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam.

PPMI Assalaam Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Ibnu Abbas Klaten
PPMI Assalaam Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Ibnu Abbas Klaten

Setelah sesi silaturahmi, rombongan Yayasan Ibnu Abbas Klaten melanjutkan agenda dengan berkeliling lingkungan PPMI Assalaam. Kunjungan mencakup berbagai fasilitas penunjang pendidikan, mulai dari area resto, perpustakaan, hingga sarana pendukung lainnya yang menjadi bagian dari sistem pendidikan terpadu di lingkungan pesantren.

Selama peninjauan berlangsung, diskusi interaktif terus terjalin, membahas berbagai aspek pengelolaan fasilitas, layanan pendidikan, serta pengembangan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif bagi santri.

PPMI Assalaam Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Ibnu Abbas Klaten
PPMI Assalaam Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Ibnu Abbas Klaten

Melalui kunjungan ini, PPMI Assalaam kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang terbuka untuk kolaborasi dan terus berinovasi dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar Apel dan Halal Bihalal bersama seluruh santri dan pengasuh pada Senin (6/4/2026) di lapangan sepak bola PPMI Assalaam. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus membangun kembali semangat belajar pasca Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

Apel diikuti oleh seluruh santri dari berbagai jenjang, jajaran pimpinan, serta para pengasuh di lingkungan PPMI Assalaam. Bertindak sebagai pembina apel, Sholeh Pratono, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada santri kelas XII yang telah berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi.

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri
Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Dalam amanatnya, beliau juga memberikan motivasi kepada santri yang masih berproses untuk tetap berikhtiar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita. Mengutip pesan Imam Syafi’i, beliau menegaskan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Jika kamu tidak tahan lelahnya belajar, maka bersiaplah menahan perihnya kebodohan,” pesannya di hadapan seluruh peserta apel.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal yang berlangsung penuh kehangatan. Seluruh santri dan pengasuh saling bersalaman sebagai bentuk saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan di bulan Syawal.

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri
Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter santri di PPMI Assalaam. Melalui apel dan Halal Bihalal, diharapkan seluruh santri dapat kembali menjalani aktivitas pendidikan dengan semangat baru, hati yang bersih, serta komitmen kuat dalam meraih prestasi dan menjaga nilai-nilai keislaman.

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali ke ma’had pada Ahad (5/4/2026) setelah menjalani libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Kembalinya para santri menandai dimulainya kembali aktivitas pendidikan dan pembinaan Tahun Ajaran 2025/2026.

Sejak pagi, kedatangan santri berlangsung tertib dengan diantar langsung oleh orang tua/wali maupun melalui konsulat daerah asal yang didampingi pembimbing. Suasana haru dan bahagia menyelimuti lingkungan pondok, terlihat dari antusiasme serta wajah ceria para santri yang siap kembali menjalani proses tholabul ‘ilmi.

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru
Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan kembali setelah liburan, tetapi juga sebagai titik awal untuk membangun kembali semangat belajar, kedisiplinan, serta kesiapan menjalani kehidupan pesantren yang terstruktur.

Pada malam harinya, PPMI Assalaam menyelenggarakan agenda penyambutan Ahlan wa Sahlan di Masjid PPMI Assalaam setelah pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Kegiatan ini diisi dengan pengarahan oleh Wakil Direktur I Bidang Pendidikan dan Kesantrian, H. Edi Suprapto.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh santri serta menegaskan pentingnya meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Santri diharapkan kembali menjalani kehidupan pondok dengan penuh keikhlasan, kedisiplinan, dan kesungguhan.

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru
Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

“Malam ini menjadi awal untuk menghidupkan kembali tradisi dan kedisiplinan pesantren setelah masa libur. Datanglah dengan niat yang baik dan ikhlas agar proses pembelajaran berjalan optimal,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, merawat fasilitas pondok, serta membangun interaksi yang baik selama di lingkungan ma’had. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa santri kelas IX dan XII akan mengikuti pembinaan khusus sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan pendidikan selanjutnya.

Kembalinya santriwati ke PPMI Assalaam diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat belajar, memperkuat karakter, serta meningkatkan kesiapan dalam menempuh proses pendidikan. Momentum pasca-Ramadhan ini menjadi langkah awal bagi santri untuk terus berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali menguatkan kualitas pengasuhan santri melalui kegiatan Re-Charging Murabbiyah yang diikuti oleh seluruh pengasuh kesantrian putri, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini digelar di Assalaam Center setelah agenda rutin Tandhiful ‘Aam (kebersihan umum).

Menghadirkan pemateri Dr Amien Ashiddiqi, kegiatan ini menjadi momentum penyegaran spiritual sekaligus penguatan kapasitas pengasuh dalam mendampingi santriwati secara optimal.

Dalam penyampaiannya, Dr. Amien menegaskan bahwa peran murabbiyah (pengasuh) bukan sekadar profesi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut keikhlasan dan komitmen tinggi. “Pengasuhan adalah investasi akhirat. Apa yang diniatkan karena Allah akan bernilai abadi,” tegasnya.

Enam Pilar Penguatan Murabbiyah
Materi yang disampaikan berfokus pada enam prinsip utama dalam pengasuhan santri, yaitu pembaruan niat (tajdidu niyyah), menjaga amanah, fokus energi dalam tugas inti, kesabaran dan resiliensi, keteladanan (uswah hasanah), serta pengembangan growth mindset agar adaptif terhadap karakter generasi Z.

Pengasuh juga diingatkan untuk memaknai amanah sebagai kehormatan dari Allah, bukan sekadar beban administratif. Selain itu, pentingnya keteladanan menjadi sorotan utama, di mana perilaku pengasuh dinilai sebagai “kurikulum hidup” yang lebih berdampak dibandingkan sekadar nasihat lisan.

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan
Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Pengasuhan Berbasis Nilai Spiritual
Kegiatan ini turut menekankan tiga fondasi utama dalam membangun ruh pengasuhan, yaitu lillah (ikhlas karena Allah), billah (bersandar kepada Allah), dan ma’a Allah (merasa diawasi Allah). Ketiganya menjadi kunci agar pengasuh tetap kuat, tidak mudah lelah, serta menjaga integritas dalam setiap kondisi.

“Tanpa keikhlasan, pengasuh akan mudah lelah. Tanpa tawakal, akan merasa terbebani. Dan tanpa kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi, integritas akan mudah goyah,” menjadi pesan reflektif yang menguatkan seluruh peserta.

Lebih lanjut, ditekankan bahwa ruh pengasuh menjadi aspek paling krusial dalam sistem pendidikan pesantren. Pengasuh bukan hanya penjaga asrama, tetapi berperan sebagai “orang tua ideologis” yang membentuk karakter dan masa depan santri.

 

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan
Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Komitmen PPMI Assalaam dalam Penguatan SDM Pengasuhan
Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan pesantren yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter melalui pengasuhan yang berkualitas.

Program Re-Charging Murabbiyah diharapkan mampu meningkatkan keimanan, memperkuat dedikasi, serta memperkaya metode pengasuhan yang relevan dengan perkembangan zaman, sehingga santri PPMI Assalaam tumbuh menjadi generasi berakhlak, tangguh, dan berdaya saing global.

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Senin (23/3), PPMI Assalaam mendapat kunjungan para Biksu dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Budha (STIAB) Smaratungga Ngampel Boyolali. Selain menjalin silaturahmi dan mempelajari sistem pendidikan Pesantren Assalaam, kunjungan ini juga memperkuat toleransi antar umat beragama.

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama
PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Para Biksu sangat tertarik dengan pola dan manajemen pendidikan Islam paripurna yang diterapkan di PPMI Assalaam yang memadukan keseimbangan Spiritual, Intelektual, Moral dan Keterampilan dalam bingkai Islam rahmatan lil ‘Alamin.

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama
PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Kunjungan para biksu yang dipimpin langsung oleh Ketua STIAB Smaratungga, Biksu Nyana Karuno Mahathera (Dr. Kabri, S.Ag, M.Pd) disambut hangat oleh perwakilan pengasuh PPMI Assalaam di ruang pertemuan kantor Assalaam sebagai bagian “Ikramu dhuyuf” yang dituntunkan dalam Islam. Serta mengimplementasikan nilai-nilai Assalaam (damai) tidak hanya kepada sesama muslim namun juga kepada pemeluk agama lain.

Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global

Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global

Kabar gembira dari santri SMA Assalaam. Satrio Enggar Panggalih, santri kelas XII, resmi diterima di Zhejiang University of Science and Technology (ZUST), China, pada program studi Ilmu Teknologi dan Komputer melalui jalur beasiswa.

Capaian ini menjadi istimewa karena ZUST merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di China dengan standar internasional. Keberhasilan Satrio sekaligus menambah daftar santri PPMI Assalaam yang melanjutkan studi ke luar negeri.

Satrio mengaku telah mempersiapkan diri sejak kelas XI. Ia fokus melengkapi berkas pendaftaran, menjaga nilai akademik, serta mengikuti kursus bahasa Mandarin sebagai bekal studi. Bahkan, ia memilih melepas peluang jalur SNBP demi fokus mengejar cita-citanya menembus perguruan tinggi luar negeri.

Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global
Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global
Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global
Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global

Langkah tersebut mengikuti jejak alumni sebelumnya, Muhammad Fawwas Rizka (2024), yang lebih dahulu melanjutkan studi di China. Hal ini menunjukkan konsistensi SMA Assalaam dalam mendorong santri untuk berani bersaing di tingkat global.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sistem pendidikan di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki visi global, kemandirian, dan daya saing internasional.

SMA Assalaam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta pendampingan karier santri, sehingga semakin banyak lulusan yang dapat melanjutkan studi baik di perguruan tinggi luar negeri maupun dalam negeri.

Prestasi Satrio menjadi inspirasi bagi santri lainnya bahwa dengan persiapan yang matang dan tekad yang kuat, mimpi menembus kampus dunia bukanlah hal yang mustahil.

Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri

Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri

Sebanyak 185 peserta dari siswa-siswi kelas 5–6 SD/MI dan 8–9 SMP/MTs dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY hingga Jawa Barat mengikuti Pesantren Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam pada 12–15 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang pengalaman langsung bagi para peserta untuk merasakan kehidupan sebagai santri di lingkungan pesantren modern. Selama empat hari, peserta tidak hanya mengikuti pembelajaran, tetapi juga menjalani pembiasaan ibadah dan aktivitas khas kepesantrenan.

Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri
Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri

\Beragam materi dan kegiatan dirancang secara terpadu, mulai dari pembelajaran fiqih, pembiasaan ibadah harian, pengenalan ilmu astronomi, praktik muhadhoroh (public speaking), hingga sesi Achievement Motivation Training (AMT) yang membantu peserta mengenali potensi diri. Selain itu, peserta juga mengasah kemampuan bahasa Arab dan English, mengikuti fun games, serta membangun relasi pertemanan dengan peserta dari berbagai daerah.

Ketua panitia, Ustadz Firdaus, menyampaikan bahwa seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi kegiatan.
“Peserta terlihat sangat aktif dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ini menjadi indikator bahwa program Pesantren Ramadhan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan Ramadhan, program ini menjadi bagian dari syiar pendidikan PPMI Assalaam kepada masyarakat sekaligus sarana mengenalkan sistem pendidikan pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama, akademik, dan pembinaan karakter.

          

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga belajar tentang disiplin, kemandirian, ukhuwah, dan pengembangan diri. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga yang akan terus dikenang dan memberi dampak positif dalam perjalanan pendidikan mereka ke depan.

Pesantren Ramadhan di Assalaam bukan sekadar kegiatan, tetapi perjalanan bertumbuh, belajar, dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

55 Siswa SD Ikuti I'tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

55 Siswa SD Ikuti I’tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

Momentum Ramadhan tidak hanya menjadi sarana peningkatan spiritual bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak. Hal ini terlihat dalam kegiatan I’tikaf Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam dengan melibatkan 55 siswa sekolah dasar (SD) di Masjid Assalaam.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengenal lebih dekat ibadah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah, merenung, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana diajarkan dalam sunnah Nabi Muhammad SAW.

55 Siswa SD Ikuti I'tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam
55 Siswa SD Ikuti I’tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

Selama mengikuti i’tikaf, para siswa tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga mendapatkan pembinaan langsung dari ustadz serta panitia I’tikaf Ramadhan PPMI Assalaam. Pendampingan ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami makna ibadah secara tepat sekaligus merasakan suasana spiritual di lingkungan pesantren.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan lingkungan dan sistem pendidikan PPMI Assalaam kepada para peserta sejak usia dini. Para siswa diajak merasakan suasana kehidupan di pesantren yang menekankan keseimbangan antara ibadah, pembinaan akhlak, dan kedisiplinan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat karakter dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.