Kehadiran akademisi dari Arab Saudi memberikan warna tersendiri bagi penguatan wawasan keislaman santri MA PPMI Assalaam. Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy, Dosen Pascasarjana Fakultas Dakwah Universitas Jami’atul Imam Muhammad bin Su’ud Al-Islamiyyah, Riyadh hadir di MA PPMI Assalaam pada Senin (10/8/2026) untuk berbagi ilmu dan motivasi bersama santri.
Bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 2 Kantor Assalaam, kegiatan berlangsung pukul 10.30–12.00 WIB. Pertemuan yang dipandu oleh Rosyad Nurliya tersebut menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperluas wawasan keislaman sekaligus mendapatkan perspektif langsung dari akademisi yang berasal dari pusat keilmuan Islam di Riyadh, Arab Saudi.
Dalam kajiannya, Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber petunjuk dan ilmu dalam kehidupan seorang Muslim. Menurutnya, semangat menuntut ilmu hendaknya tidak berhenti pada upaya memahami dan menguasai ilmu untuk kepentingan pribadi, tetapi dilanjutkan dengan mengajarkan serta memberikan manfaat kepada orang lain.
Pesan tersebut disampaikan dengan mengangkat keteladanan Nabi Ibrahim عليه السلام dan Nabi Muhammad ﷺ dalam menyampaikan ilmu dan mengajak manusia kepada kebaikan. Para santri didorong untuk menjadikan ilmu sebagai bagian dari proses pembentukan diri sekaligus sarana menghadirkan kebermanfaatan di tengah masyarakat.

Salah satu tema yang turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah “Lughah al-‘Arabiyyah Lughatu al-Islam” (اللغة العربية لغة الإسلام) atau bahasa Arab adalah bahasa Islam. Tema ini menegaskan pentingnya penguasaan bahasa Arab dalam proses pendalaman keilmuan Islam.
Bahasa Arab memiliki posisi penting karena menjadi bahasa Al-Qur’an serta digunakan dalam berbagai sumber utama keilmuan Islam. Dengan kemampuan bahasa Arab yang baik, santri memiliki bekal untuk memahami Al-Qur’an, hadis, dan literatur keislaman secara lebih mendalam.
Selain mendorong kecintaan terhadap Al-Qur’an dan bahasa Arab, Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy juga mengingatkan para santri agar menjadikan ilmu sebagai jalan untuk memberikan manfaat kepada sesama. Nilai kebermanfaatan menjadi salah satu pesan penting yang diharapkan dapat tumbuh dalam diri santri melalui proses pendidikan.
Kehadiran Syaikh Dr. Ahmad Al-Khulaifiy menjadi bagian dari upaya MA PPMI Assalaam dalam memperkuat budaya keilmuan, wawasan keislaman, dan perspektif global santri. Interaksi dengan akademisi dari luar negeri memberikan pengalaman belajar yang lebih luas sekaligus memperkenalkan santri pada lingkungan keilmuan Islam di tingkat internasional.
Sebagai bagian dari Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, MA PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang memadukan keunggulan akademik, penguatan nilai-nilai keislaman, penguasaan bahasa, dan wawasan global. Melalui berbagai pengalaman pembelajaran, santri dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak, mampu mengamalkan ilmu, dan memberikan kontribusi positif bagi umat serta masyarakat.
Menuntut ilmu, mencintai Al-Qur’an, menguasai bahasa Arab, dan menghadirkan kebermanfaatan menjadi bagian dari ikhtiar MA PPMI Assalaam dalam menyiapkan generasi Muslim yang berilmu dan berwawasan global.

















