Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Selenggarakan Ujian Tahfidz 5 Juz

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam menyelenggarakan ujian tahfidz 5 Juz. Ujian diikuti Oleh santriwan dan diuji oleh Ustadz Iwan Sudiono Al-Hafidz, Ustadz Bahar Al-Hafidz, Ustadz Salahudin Al-Hafidz dan Ustadz Imam Ghozali Al-Hafidz. Bertempat di Asrama Zaid bin Tsabit, santriwan mengikuti ujian pada Ahad pagi pukul 06.00 pagi (21/02).

Santi Assalaam sedang ujian tahfid 5 Juz
Santi Assalaam sedang ujian tahfid 5 Juz

“Ujian Tahfidz 5 Juz KTQ ini rutin diadakan setiap bulannya agar menjadi tantangan tersendiri bagi para santri untuk selalu memurojaah hafalan nya guna mempersiapkan ujian ini”

tutur Ustadz Iwan selaku Pembimbing KTQ
Santri Assalaam Ujian Tahfidz 5 Juz

“Ujian Tahfidz 5 Juz ini berlaku bagi mereka yang telah hafal 5 Juz dan kelipatannya” imbuhnya. Ujian tahfidz pada santri dilakukan secara periodik, agar menguatkan hafalan qur’an para santri.

santri assalaam tahfidz 5 juz

Program tahfidz merupakan salah satu program kesantrian, Kuliyatul Tahfidz Qur’an (KTQ). Pondok Pesantren modern Islam Assalaam juga memiliki reward khusus bagi santri yang mampu menghafal 30 juz, yakni Umroh Gratis. Setiap tahunnya selalu ada santri yang mampu menghafal 30 juz ditengah padatnya agenda akademik dan akademiknya.

baca : https://kumparan.com/bengawannews/reward-umroh-gratis-diberikan-ppmi-assalaam-untuk-santri-hafidz-30-juz-1s9peCR4l7I

10 Santri MTs Assalaam Dapatkan Beasiswa Prestasi

Setelah unit Madrasah Aliyah dan SMA, kali ini Madrasah Tsanawiyah PPMI Assalaam memberikan apresiasi dan penghargaan bagi siswa beprestasi pada Jum’at (19/02) . Bertempat di Gedung Assalaam Center, penyerahan penghargaan berupa beasiswa pada santri juara pararel.

10 santri MTs Assalaam dapatkan Beasiswa Prestasi
Ustadz Sholeh Pranoto memberikan penghargaan kepasa santriwati berprestasi

Dengan disaksikan oleh seluruh santri kelas VIII (Delapan) dan IX (sembilan), penghargaan di serahkan langsung oleh Kepala MTs, Ustadz Sholeh Pranoto, S.Si kepada 10 santri yang terdiri dari 4 santriwan dan 6 santriwati.

Penghargaan santri berprestasi diberikan berupa beasiswa pendidikan. Beasiswa pendidikan diberikan kepada santri yang meraih nilai tertinggi selama lima semester  (semester 1-5) dengan besaran 30 juta dan tidak bisa diuangkan. Besaran beasiswa tersebut merupakan biaya syahriah satu tahun (Kelas X) apabila santri tersebut melanjutkan study SLTA di PPMI Assalaam.

Ustadz Sholeh Pranoto memberikan penghargaan kepasa santriwan berprestasi

“Pentingnya belajar sungguh-sungguh dengan diiringi dengan doa Insya Allah akan mendatangkan hasil yang baik” Sambut Ustadz Sholeh dihadapan para santri.

Berikut daftar 10 santri penerima beasiswa pendidikan :

  1. Yahya Bahri Seladinata  (92,44) 2. Wildan Suhrawardi (91,93)
  2. Nanda Alifya Aura Icasia (91,86)
  3. Yusrina Hayya Naura (91,23)
  4. Tsaniya Fasya Nafi’ Ulya (90,69)
  5. Muhammad Naufal Al Fayyadh ( 90,62)
  6. Ahmad Naufal Adi Nugraha (90,39)
  7. Mufida Rona Aura Firdaus (90,08)
  8. Safina Nurul Fauziah ( 89,97)
  9. Nevlin Althaf Yulistiya Arum (89,78)

SMA Assalaam Kembali Berbagi dengan PAUD Yasmine Assalaam

SMA Assalaam bersilaturahmi dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Yasmine Assalaam pada Selasa (16/02) lalu. Berlokasi di Miri Gunungsono Sragen, SMA Assalaam diwakili oleh Ustadz Wahyudi Prabowo, S.Th.I, Ustadz Rembyung Samudro, M.M, dan Ustadz Indiryanto, S,Pd,

SMA Assalaam berbagi dengan PAUD Yasmine

Selain memantau perkembangan paud, SMA Assalaam juga memberikan santunan uang seragam untuk adik-adik PAUD Yasmine Assalaam.

“kami terus memantau perkembangan PAUD Yasmine Assalaam, kami pun juga berusaha untuk memenuhi kebutuhan paud. Semoga ini membawa berkah dan menjadi jariyah untuk kita semua” jelas Ustadz Wahyudi Prabowo

Paud Yasmine Assalaam merupakan Lembaga Pendidikan Usia Dini yang didirikan Oleh Unit SMA Bersama Santri SMA Assalaam, yaitu pada waktu pengabdian masyarakat dalam kegiatan HOME STAY SMA ASSALAAM tahun 2018.

Kegiatan Pengandian masyarakat santri SMA Assalaam salah satunya mendirikan PAUD yang menggunakan nama bunga dan Assalaam. Setelah mendirikan paud maka seluruh kegiatan dikelola oleh masyarakat setempat, yang di koordinasi oleh Mas Joko. Beliau adalah salah satu warga yang memiliki keterbatasan, tetapi dengan semangat dia mampu untuk mengembangkan PAUD Yasmine Assalaam hingga mendapatkan murid saat ini 23 santri paud dan 40 santri untuk TPQ.