PPMI Assalaam Gelar Kajian “Santri Gen Z”, Hadirkan Influencer Dakwah Muda Nasional

PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional

Sukoharjo, 1 November 2025 — Kesantrian Putra PPMI Assalaam melalui Bagian Ta’lim OP3MIA menyelenggarakan kegiatan KAIDAH (Kajian Islam Itu Indah) bertema “Santri Gen Z: Generasi Islami Berakhlak Qur’ani” yang dilaksanakan di Gelora Assalaam Center. Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Ustadz Ahmad Dzaky Mubarok, CPS., seorang dai muda dan influencer dakwah yang aktif di berbagai lembaga pendidikan serta platform digital.

Dalam penyampaiannya, narasumber yang akrab disapa Kak Bara memaparkan sejumlah poin terkait pengembangan karakter santri generasi Z. Materi yang disampaikan meliputi motivasi hidup di pesantren, pemahaman takdir Allah sebagai skenario terbaik, dinamika perkembangan diri dari zona nyaman menuju zona bertumbuh, serta berbagai faktor yang memengaruhi pembentukan karakter santri. Ia menegaskan bahwa kebahagiaan dapat dicapai melalui konsistensi dalam menjalankan ajaran Allah dan sunnah Rasulullah.

PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional
PPMI Assalaam Selenggarakan Kajian “Santri Gen Z” Bersama Influencer Dakwah Muda Nasional

Kegiatan ini disambut antusias para santri. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan pertanyaan seputar manajemen diri, strategi berprestasi bagi santri gen Z, serta praktik dakwah digital yang relevan di era modern. Diskusi interaktif tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas santri dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Salah satu pesan utama yang disampaikan narasumber dan dinilai penting bagi santri ialah:
“Jangan fokus pada apa yang ingin kita dapatkan, tetapi fokuslah pada manfaat yang dapat kita berikan, karena khairunnas anfa’uhum linnas.”

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam berharap santri semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas belajar, memperdalam pemahaman agama, serta mengamalkan ilmu secara konsisten. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang memperkuat peran santri sebagai generasi dakwah yang berakhlak Qur’ani dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi

Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi

SurakartaPondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam terus berkomitmen dalam mengembangkan potensi santri di berbagai bidang, salah satunya melalui Pelatihan Public Speaking yang dilaksanakan pada 1 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam (OP3MIA) bagian Humas.

Pelatihan tersebut diampu oleh Ashar Muhammad Akbar, S.E, seorang praktisi public speaking yang berpengalaman. Dalam sesi pelatihan, santri tidak hanya dibekali materi teoritis terkait teknik berbicara di depan umum, tetapi juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktikum komunikasi secara langsung.

Melalui metode pembelajaran yang interaktif, para santri dilatih untuk membangun kepercayaan diri, mengelola pesan, serta menyampaikan gagasan secara efektif dan komunikatif. Praktikum yang dilakukan menjadi bekal penting bagi santri humas OP3MIA dalam menjalankan peran mereka sebagai corong informasi dan representasi pesantren.

Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi
Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi
Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi
Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Santri aktif berlatih, berdiskusi, dan menerima masukan langsung dari pemateri, sehingga pelatihan berlangsung dinamis dan aplikatif. Bekal keterampilan komunikasi ini diharapkan dapat mendukung peran santri dalam berbagai kegiatan organisasi maupun di masyarakat.

PPMI Assalaam secara konsisten mendukung setiap kegiatan positif santri sebagai bagian dari proses pendidikan yang holistik. Pelatihan public speaking ini menjadi salah satu upaya pesantren dalam menyiapkan santri sebagai calon pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi
Santri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari PraktisiSantri OP3MIA Humas PPMI Assalaam Dapat Pembekalan Public Speaking dari Praktisi

Sebagai pesantren modern, PPMI Assalaam terus menghadirkan program-program pengembangan diri santri yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama pendidikan pesantren.

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

MA PPMI Assalaam menyelenggarakan kegiatan Mudzakarah bagi seluruh santri kelas X sebagai bagian dari penguatan pemahaman fikih ibadah dan pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari pada Sabtu (29/12). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan secara terpisah antara santriwan dan santriwati di lingkungan pesantren.

Selama Mudzakarah, para santri mengikuti empat praktik utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dan aplikatif, seperti melakukan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat secara langsung, praktik mandi wajib, mengurus jenazah hingga manasik Haji.

Santri PPMI Assalaam mendapatkan pelatihan secara riel dalam penyembelihan hewan kurban, mulai dari adab sebelum penyembelihan, pengecekan kesehatan hewan hingga teknik penyembelihan. Tujuan praktikum penyembelihan hewan kurban ini adalah untuk menumbuhkan pemahaman santri tentang halal-haram dalam proses penyembelihan hewan kurban.

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam
Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Sama halnya dengan praktikum penyembelihan hewan kurban, praktikum mandi wajib, pengurusan jenaxah hingga manasik juga mengajarkan mulai dari adab hingg tata cara beribadah yang benar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Program-program tersebut dirancang untuk Mengasah literasi fikih praktis melalui praktik langsung, Membentuk karakter santri yang mandiri, beradab, dan memahami syariat, Membekali santri dengan keterampilan hidup Islami yang relevan di masyarakat dan Menghubungkan pembelajaran teori di kelas dengan praktik nyata agar lebih bermakna.

 

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam
Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Beberapa santri mengungkapkan pengalaman berkesan dari kegiatan ini.
“Paling berkesan saat praktik mengurus jenazah. Kegiatan itu membuat saya lebih paham tentang empati dan pentingnya menghormati sesama muslim,” ujar Jevon, salah satu peserta.

Santri berharap kegiatan Mudzakarah terus dilaksanakan karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif dibandingkan pembelajaran teori semata.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan:

“Mudzakarah merupakan bagian dari komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang komprehensif dan aplikatif. Dengan kegiatan ini, santri diharapkan menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berperan di masyarakat.”

Melalui kegiatan seperti Mudzakarah, PPMI Assalaam menegaskan perannya sebagai pesantren modern yang menghadirkan pembelajaran Islami yang relevan, kontekstual, dan berdampak bagi perkembangan karakter santri.

Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman

Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman

Surakarta — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali menghadirkan kegiatan inspiratif dengan menghadirkan Rahmat Septian, S.T, alumni Assalaam Angkatan 21, yang kini dikenal sebagai atlet trail running internasional, pada 30 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman, motivasi, dan nilai kehidupan bagi para santri Assalaam.

Dalam kesempatan tersebut, yang akrab disapa Kak Tian, berbagi kisah perjalanan kariernya sebagai atlet trail running. Ia menceritakan berbagai pengalaman jatuh bangun, tantangan fisik dan mental, hingga proses panjang yang harus dilalui untuk dapat berkiprah di level internasional. Cerita tersebut disampaikan dengan penuh kejujuran dan semangat, sehingga mampu menginspirasi para santri.

Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman
Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman

Menariknya, Kak Tian menegaskan bahwa prestasi tidak boleh menghilangkan jati diri sebagai seorang santri. Ia menuturkan bahwa di tengah kompetisi dan kejuaraan yang diikutinya, ibadah tetap menjadi prioritas utama.

“Saat ada di track lari, jika waktu sholat tiba saya harus berhenti untuk sholat. Sholat yang wajib, buat apa menjadi juara jika meninggalkan sholat,” ungkapnya di hadapan para santri.

Selain berbagi kisah perjalanan karier, Kak Tian juga menyampaikan motivasi serta menjawab berbagai pertanyaan dari santri yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya lari dan olahraga ekstrem. Interaksi ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menunjukkan besarnya ketertarikan santri terhadap dunia prestasi non-akademik.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PPMI Assalaam dalam mendukung setiap potensi santri di berbagai bidang, baik akademik, keagamaan, olahraga, seni, maupun profesional. Pesantren tidak hanya membentuk santri yang kuat secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memberi ruang luas bagi pengembangan minat dan bakat.

Kak Tian menjadi salah satu contoh dari ribuan alumni PPMI Assalaam yang sukses berkiprah di berbagai bidang. Alumni Assalaam tidak hanya dikenal sebagai pendidik dan guru agama, tetapi juga hadir sebagai dokter, desainer, prajurit TNI, fotografer, atlet, dan profesional di berbagai sektor lainnya, tanpa meninggalkan nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan pesantren.

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan perannya sebagai pesantren modern yang mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan dunia.

94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI

94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI

Sabtu (29/11) – Suasana haru dan khidmat memenuhi Gedung Assalaam Center saat 94 santriwati PPMI Assalaam mengikuti Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI. Acara tahunan yang menjadi puncak apresiasi bagi para penghafal Al-Qur’an ini digelar sehari setelah Haflah Takrim Li Huffadz untuk santri putra.

Rangkaian Haflah Takrim diikuti oleh santriwati dari kelas VII hingga XII yang sebelumnya telah melewati proses seleksi ketat dan imtihan bersama musyrifah KTQ Putri. Syarat minimal hafalan yang diujikan yaitu 3 juz, sebagai standar kompetensi para peserta Hafidzah di lingkungan PPMI Assalaam.

Pada periode ini, dua nama bersinar terang:

  • ‘Alima Nasywa Firdausiya Habsara (IX MTs)

  • Zahranum Zahwa Sabila (XII.1 SMA)

Keduanya sukses menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, sebuah prestasi yang memberi mereka kehormatan untuk menghadirkan orang tua di acara puncak. Momen tersebut menjadi simbol ketekunan, kerja keras, dan dukungan keluarga.

94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI
94 Santriwati PPMI Assalaam Bersinar di Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI

Selain para khatimat 30 juz, terdapat pula santriwati yang berhasil menambah hafalan minimal 5 juz dalam satu semester. Mereka juga diundang tampil bersama orang tua sebagai bentuk penghargaan atas semangat istiqamah dalam menjaga dan memperluas hafalan.

PPMI Assalaam terus mengokohkan dirinya sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang konsisten melahirkan generasi berprestasi, berakhlak mulia, dan cinta Al-Qur’an. Haflah Takrim ini bukan hanya seremoni, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai perjuangan, konsistensi, dan kecintaan pada Kitabullah.

Acara ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh santriwati Assalaam agar terus melangkah hingga menuntaskan 30 juz dan menjaga hafalan dengan penuh amanah.

Semoga 94 peserta Haflah Takrim Li Hafidzaat Periode VI menjadi inspirasi bagi santriwati lainnya dan menjadi penerang bagi umat di masa depan.

SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini

Hadirkan Wirausahawan Muda Alumni Assalaam, SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day

SMK Assalaam kembali menggelar Entrepreneur Day sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan peserta didik. Kegiatan yang berlangsung di Lantai 2 Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam (PPMI Assalaam) ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII pada Kamis (27/11).

Tahun ini, Entrepreneur Day mengusung tema “Serba-Serbi E-Commerce di Masa Kini, Hasilkan Cuan Sejak Dini”. Tema tersebut dipilih untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai pesatnya perkembangan bisnis digital yang kini menjadi peluang besar bagi generasi muda.

Sebagai narasumber, SMK Assalaam menghadirkan Ahmad Ghifari Saputra, S.Ant, alumni Assalaam angkatan ke-25. Ia merupakan wirausahawan muda yang telah sukses membangun berbagai lini usaha, seperti Unlimited Shoes, Solo Arwana, serta Penerbit dan Percetakan Indonesia Jaya. Dalam sesi penyampaian materi, Ghifari memaparkan perjalanan membangun bisnis dari nol, strategi pemasaran digital, serta tips mempertahankan usaha di tengah kompetisi yang semakin ketat.

SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini
SMK Assalaam Gelar Entrepreneur Day: Kupas Tuntas E-Commerce dan Cara Raih Cuan Sejak Dini

Antusiasme siswa terlihat sepanjang sesi materi dan diskusi. Mereka aktif bertanya mengenai teknik pemasaran online, cara membangun brand, hingga langkah memulai bisnis bagi pemula dengan modal terbatas.

Kepala SMK Assalaam menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sekolah untuk membentuk karakter siswa yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Menurutnya, berbisnis bukan hanya soal meraih keuntungan, tetapi juga proses belajar, kerja keras, dan membangun kepercayaan.

Sebagai lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam, SMK Assalaam terus berupaya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan dunia industri dan dunia usaha. Program seperti Entrepreneur Day menjadi bukti nyata komitmen Assalaam dalam mencetak generasi santri yang mandiri, unggul, dan siap bersaing di era digital.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Assalaam berharap seluruh siswa semakin termotivasi untuk berinovasi dan menyiapkan diri menghadapi tantangan dunia usaha di masa depan.

SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul

SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul

Sabtu, 22 November 2025, SMP TQ Sains Assalaam Tepus kembali menyelenggarakan Assalaam Science and Islamic Competition (ASIC) II, sebuah ajang bergengsi yang memadukan kompetisi di bidang sains dan keislaman bagi siswa sekolah dasar se-Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kelas 5 dan 6 SD, dengan antusiasme yang tinggi.

ASIC merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik, kecerdasan spiritual, serta karakter generasi muda yang berprestasi. Melalui kompetisi ini, SMP TQS Assalaam Tepus berkomitmen melakukan pembinaan prestasi secara berkelanjutan sekaligus menjaring bibit unggul sejak jenjang sekolah dasar.

SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul

Berbagai kategori lomba diselenggarakan untuk mendorong daya saing positif antar peserta, sekaligus menumbuhkan semangat belajar dalam atmosfer kompetitif namun tetap menjunjung nilai sportivitas. Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMP TQS Assalaam Tepus yang berada di wilayah Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain menjadi ajang pengembangan potensi siswa, ASIC juga memperkuat hubungan antara SMP TQS Assalaam Tepus dengan masyarakat serta sekolah-sekolah dasar di Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya lembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis keilmuan dan nilai-nilai Islam, sejalan dengan visi Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam dalam mencetak generasi Islam yang unggul dan berkarakter.

Melalui gelaran ASIC II Tahun 2025, SMP TQS Assalaam Tepus berharap kompetisi ini mampu menjadi ruang lahirnya generasi muda yang cerdas, berakhlak, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura

SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura

SMA Assalaam kembali menggelar program Japan Overseas Study (JOS) yang telah menjadi agenda tahunan untuk memperluas wawasan internasional santri. Tahun ini, JOS 7 dilaksanakan pada 11–19 November 2025 dan diikuti oleh 28 santri serta 2 pendamping. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Tokyo, Jepang, sebagai salah satu pusat teknologi dan pendidikan dunia.

Pada hari pertama, peserta mengunjungi Nagareyama Clean Center di Chiba untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah modern yang diterapkan pemerintah Jepang. Negeri Sakura dikenal dengan budaya disiplin dan kebersihan yang tinggi, termasuk tanggung jawab masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke restoran Padang milik diaspora Indonesia, di mana para santri mendapatkan pengalaman budaya sekaligus mengenalkan kuliner Tanah Air di luar negeri.
Pada sesi konferensi internasional, para peserta dibagi dalam kelompok dan mempresentasikan hasil kajian terkait isu-isu aktual di Jepang di hadapan dewan juri.

SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura

Memasuki hari kedua, rombongan melakukan kunjungan edukatif ke YUAI International Islamic School, sekolah Islam internasional yang berkembang di Tokyo.Perjalanan berlanjut ke KBRI Tokyo, di mana peserta diterima di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) dan berdialog mengenai pendidikan serta hubungan diplomasi Indonesia–Jepang.
Hari kedua ditutup dengan kegiatan mengajar di TPA Ainul Yaqin Foundation, lembaga keagamaan yang didirikan komunitas Muslim di Tokyo, sebagai bentuk kontribusi dan pengabdian santri Assalaam di luar negeri.

Hari ketiga diisi dengan city tour ke ikon wisata Jepang, antara lain Shibuya, Tokyo Disneyland, Gunung Fuji, dan Asakusa Culture District, untuk mengenal nilai budaya dan karakter masyarakat Jepang secara langsung.

Di hari keempat, peserta berkesempatan menjelajahi kampus bergengsi The University of Tokyo bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Selain melihat aktivitas akademik dan fasilitas kampus, santri mendapatkan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang internasional.
Program JOS 7 ditutup dengan penyerahan donasi untuk pembangunan Masjid Al-Muttaqin, Chiba, sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan dakwah Islam di Jepang.

SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Sukoharjo — Kamis, 20 November 2025, SMA Assalaam menyelenggarakan Workshop Implementasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai tindak lanjut penetapan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam sebagai Sekolah Siaga Kependudukan oleh Menteri Kemendikbudristek, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Edi Purwanto, S.E., M.M., Kasi SMA/SLB Cabdin Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, serta Suparmi, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 3 Sukoharjo. Workshop mengangkat tema:
“Membangun Sekolah Berwawasan Kependudukan untuk Generasi Emas 2045.”

SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Pada sesi pertama, Edi Purwanto menjelaskan bahwa Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan program yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dalam kurikulum serta aktivitas belajar mengajar. Tujuannya adalah membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kesadaran mengenai dinamika kependudukan sehingga mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk masa depan yang lebih baik.

Sesi kedua disampaikan oleh Suparmi yang menegaskan bahwa SSK berjalan dengan prinsip Integrasi, Fleksibel, Kontekstual, Partisipatif, Gradual, Sinergitas, dan Berkelanjutan. Ia juga memaparkan beberapa instrumen yang perlu dipersiapkan sekolah, meliputi:

  1. Pembelajaran terintegrasi (modul ajar dan kurikulum pendukung)

  2. Pojok Kependudukan

  3. Kegiatan pendukung yang melibatkan siswa secara aktif

Kepala SMA Assalaam, Ustadz Wahyudi Prabowo, S.Th.I., M.Pd., menegaskan komitmen sekolah dalam menyiapkan santri sebagai Generasi Berencana. Hal ini ditempuh melalui pembekalan pengetahuan dan sikap positif mengenai isu kependudukan, kesehatan reproduksi, serta penguatan nilai-nilai keluarga.

“Sebagai lembaga pendidikan Islam yang modern, Assalaam terus berinovasi untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045 yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.

Melalui workshop ini, SMA Assalaam kembali menunjukkan perannya sebagai sekolah unggulan yang konsisten menghadirkan pendidikan berwawasan global sekaligus religius, sesuai visi PPMI Assalaam dalam mencetak pemimpin masa depan umat dan bangsa.

Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan

Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan

PPMI Assalaam kembali menjadi destinasi studi akademik bagi perguruan tinggi nasional. Kali ini, sebanyak 90 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) berkunjung dalam rangka dialog interaktif terkait pengelolaan lembaga pendidikan, sebagai bagian dari pendalaman materi tesis mereka.

Rombongan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Agama Islam UMSIDA, yaitu Dekan FAI, Dr. Ida Rindaningsih, M.Pd, Wakil Dekan FAI, Dr. Anita Puji Astutik, M.Pd.I, Kaprodi S2 MPI, Dr. Eni Fariyatul Fahyuni, M.Pd.I, Sekprodi S2 MPI, Dr. Dzulfikar Akbar Romadhlon, M.Ud

Kegiatan berlangsung di Meeting Room Lantai 2 PPMI Assalaam, dan disambut hangat oleh Tim Humas PPMI Assalaam, dipimpin oleh Ustadzah Fitri Ayuningsih, M.Pd. Diskusi inti dipandu oleh dua narasumber utama, yaitu Wakil Direktur 1 Bidang Pendidikan, Ustadz Edi Suprapto, M.Pd, dan Ustadz Dr. Bashir Mujahid, M.Ag, selaku Kepala Majelis Pendidikan Yayasan MPI Surakarta.

Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan
Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan
Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan
Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan
Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan
Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan

Dialog Mendalam tentang Model Pendidikan Majmaul Bahrain

Dalam sesi tanya jawab, salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah mengenai prioritas pendidikan di PPMI Assalaam: apakah pesantren atau pendidikan umum yang lebih diutamakan, mengingat Assalaam menerapkan konsep Majmaul Bahrain—integrasi pendidikan agama dan umum.

Menanggapi hal tersebut, Ustadz Edi Suprapto memberikan jawaban tegas dan penuh keyakinan.

“Prioritas kami adalah santri. Yaa.. Santri Jadi Prioritas, Maka baik pendidikan kesantrian maupun pendidikan umum akan menjadi prioritas selama semuanya dilakukan untuk memperjuangkan pendidikan terbaik bagi santri.”

Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para mahasiswa yang menilai konsep integratif Assalaam sebagai salah satu model ideal bagi lembaga pendidikan Islam modern.

Penandatanganan MoU: Langkah Strategis Kerja Sama Pendidikan

Kunjungan ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PPMI Assalaam dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga pendidik di kedua institusi.

PPMI Assalaam menyambut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen dalam memperluas jejaring akademik dan memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang inovatif, progresif, dan dipercaya banyak pihak sebagai rujukan pengembangan pesantren modern.