Sabtu, 22 November 2025, SMP TQ Sains Assalaam Tepus kembali menyelenggarakan Assalaam Science and Islamic Competition (ASIC) II, sebuah ajang bergengsi yang memadukan kompetisi di bidang sains dan keislaman bagi siswa sekolah dasar se-Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari kelas 5 dan 6 SD, dengan antusiasme yang tinggi.
ASIC merupakan kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik, kecerdasan spiritual, serta karakter generasi muda yang berprestasi. Melalui kompetisi ini, SMP TQS Assalaam Tepus berkomitmen melakukan pembinaan prestasi secara berkelanjutan sekaligus menjaring bibit unggul sejak jenjang sekolah dasar.
SMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten GunungkidulSMP TQS Assalaam Tepus Sukses Gelar ASSALAAM SCIENCE AND ISLAMIC COMPETITION (ASIC) II Tingkat Kabupaten Gunungkidul
Berbagai kategori lomba diselenggarakan untuk mendorong daya saing positif antar peserta, sekaligus menumbuhkan semangat belajar dalam atmosfer kompetitif namun tetap menjunjung nilai sportivitas. Seluruh kegiatan dilaksanakan di lingkungan SMP TQS Assalaam Tepus yang berada di wilayah Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Selain menjadi ajang pengembangan potensi siswa, ASIC juga memperkuat hubungan antara SMP TQS Assalaam Tepus dengan masyarakat serta sekolah-sekolah dasar di Gunungkidul. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya lembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis keilmuan dan nilai-nilai Islam, sejalan dengan visi Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam dalam mencetak generasi Islam yang unggul dan berkarakter.
Melalui gelaran ASIC II Tahun 2025, SMP TQS Assalaam Tepus berharap kompetisi ini mampu menjadi ruang lahirnya generasi muda yang cerdas, berakhlak, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
SMA Assalaam kembali menggelar program Japan Overseas Study (JOS) yang telah menjadi agenda tahunan untuk memperluas wawasan internasional santri. Tahun ini, JOS 7 dilaksanakan pada 11–19 November 2025 dan diikuti oleh 28 santri serta 2 pendamping. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Tokyo, Jepang, sebagai salah satu pusat teknologi dan pendidikan dunia.
Pada hari pertama, peserta mengunjungi Nagareyama Clean Center di Chiba untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah modern yang diterapkan pemerintah Jepang. Negeri Sakura dikenal dengan budaya disiplin dan kebersihan yang tinggi, termasuk tanggung jawab masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke restoran Padang milik diaspora Indonesia, di mana para santri mendapatkan pengalaman budaya sekaligus mengenalkan kuliner Tanah Air di luar negeri. Pada sesi konferensi internasional, para peserta dibagi dalam kelompok dan mempresentasikan hasil kajian terkait isu-isu aktual di Jepang di hadapan dewan juri.
SMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri SakuraSMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri SakuraSMA Assalaam Selenggarakan Japan Overseas Study (JOS 7), Perkuat Wawasan Global Santri di Negeri Sakura
Memasuki hari kedua, rombongan melakukan kunjungan edukatif ke YUAI International Islamic School, sekolah Islam internasional yang berkembang di Tokyo.Perjalanan berlanjut ke KBRI Tokyo, di mana peserta diterima di Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT) dan berdialog mengenai pendidikan serta hubungan diplomasi Indonesia–Jepang. Hari kedua ditutup dengan kegiatan mengajar di TPA Ainul Yaqin Foundation, lembaga keagamaan yang didirikan komunitas Muslim di Tokyo, sebagai bentuk kontribusi dan pengabdian santri Assalaam di luar negeri.
Hari ketiga diisi dengan city tour ke ikon wisata Jepang, antara lain Shibuya, Tokyo Disneyland, Gunung Fuji, dan Asakusa Culture District, untuk mengenal nilai budaya dan karakter masyarakat Jepang secara langsung.
Di hari keempat, peserta berkesempatan menjelajahi kampus bergengsi The University of Tokyo bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Selain melihat aktivitas akademik dan fasilitas kampus, santri mendapatkan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang internasional. Program JOS 7 ditutup dengan penyerahan donasi untuk pembangunan Masjid Al-Muttaqin, Chiba, sebagai wujud kepedulian terhadap perkembangan dakwah Islam di Jepang.
Sukoharjo — Kamis, 20 November 2025, SMA Assalaam menyelenggarakan Workshop Implementasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai tindak lanjut penetapan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam sebagai Sekolah Siaga Kependudukan oleh Menteri Kemendikbudristek, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Edi Purwanto, S.E., M.M., Kasi SMA/SLB Cabdin Wilayah VII Provinsi Jawa Tengah, serta Suparmi, S.Pd., M.Pd., Kepala SMAN 3 Sukoharjo. Workshop mengangkat tema: “Membangun Sekolah Berwawasan Kependudukan untuk Generasi Emas 2045.”
SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045SMA Assalaam Gelar Workshop Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
Pada sesi pertama, Edi Purwanto menjelaskan bahwa Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) merupakan program yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dalam kurikulum serta aktivitas belajar mengajar. Tujuannya adalah membekali peserta didik dengan pengetahuan dan kesadaran mengenai dinamika kependudukan sehingga mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab untuk masa depan yang lebih baik.
Sesi kedua disampaikan oleh Suparmi yang menegaskan bahwa SSK berjalan dengan prinsip Integrasi, Fleksibel, Kontekstual, Partisipatif, Gradual, Sinergitas, dan Berkelanjutan. Ia juga memaparkan beberapa instrumen yang perlu dipersiapkan sekolah, meliputi:
Pembelajaran terintegrasi (modul ajar dan kurikulum pendukung)
Pojok Kependudukan
Kegiatan pendukung yang melibatkan siswa secara aktif
Kepala SMA Assalaam, Ustadz Wahyudi Prabowo, S.Th.I., M.Pd., menegaskan komitmen sekolah dalam menyiapkan santri sebagai Generasi Berencana. Hal ini ditempuh melalui pembekalan pengetahuan dan sikap positif mengenai isu kependudukan, kesehatan reproduksi, serta penguatan nilai-nilai keluarga.
“Sebagai lembaga pendidikan Islam yang modern, Assalaam terus berinovasi untuk mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045 yang unggul dan berkarakter,” tegasnya.
Melalui workshop ini, SMA Assalaam kembali menunjukkan perannya sebagai sekolah unggulan yang konsisten menghadirkan pendidikan berwawasan global sekaligus religius, sesuai visi PPMI Assalaam dalam mencetak pemimpin masa depan umat dan bangsa.
PPMI Assalaam kembali menjadi destinasi studi akademik bagi perguruan tinggi nasional. Kali ini, sebanyak 90 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) berkunjung dalam rangka dialog interaktif terkait pengelolaan lembaga pendidikan, sebagai bagian dari pendalaman materi tesis mereka.
Rombongan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Agama Islam UMSIDA, yaitu Dekan FAI, Dr. Ida Rindaningsih, M.Pd, Wakil Dekan FAI, Dr. Anita Puji Astutik, M.Pd.I, Kaprodi S2 MPI, Dr. Eni Fariyatul Fahyuni, M.Pd.I, Sekprodi S2 MPI, Dr. Dzulfikar Akbar Romadhlon, M.Ud
Kegiatan berlangsung di Meeting Room Lantai 2 PPMI Assalaam, dan disambut hangat oleh Tim Humas PPMI Assalaam, dipimpin oleh Ustadzah Fitri Ayuningsih, M.Pd. Diskusi inti dipandu oleh dua narasumber utama, yaitu Wakil Direktur 1 Bidang Pendidikan, Ustadz Edi Suprapto, M.Pd, dan Ustadz Dr. Bashir Mujahid, M.Ag, selaku Kepala Majelis Pendidikan Yayasan MPI Surakarta.
Santri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal PendidikanSantri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal PendidikanSantri Jadi Prioritas! Jawaban Tegas Assalaam saat 90 Mahasiswa UMSIDA Bertanya Soal Pendidikan
Dialog Mendalam tentang Model Pendidikan Majmaul Bahrain
Dalam sesi tanya jawab, salah satu pertanyaan yang mengemuka adalah mengenai prioritas pendidikan di PPMI Assalaam: apakah pesantren atau pendidikan umum yang lebih diutamakan, mengingat Assalaam menerapkan konsep Majmaul Bahrain—integrasi pendidikan agama dan umum.
Menanggapi hal tersebut, Ustadz Edi Suprapto memberikan jawaban tegas dan penuh keyakinan.
“Prioritas kami adalah santri. Yaa.. Santri Jadi Prioritas, Maka baik pendidikan kesantrian maupun pendidikan umum akan menjadi prioritas selama semuanya dilakukan untuk memperjuangkan pendidikan terbaik bagi santri.”
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para mahasiswa yang menilai konsep integratif Assalaam sebagai salah satu model ideal bagi lembaga pendidikan Islam modern.
Penandatanganan MoU: Langkah Strategis Kerja Sama Pendidikan
Kunjungan ini juga ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PPMI Assalaam dan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa dan tenaga pendidik di kedua institusi.
PPMI Assalaam menyambut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen dalam memperluas jejaring akademik dan memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang inovatif, progresif, dan dipercaya banyak pihak sebagai rujukan pengembangan pesantren modern.
Program edukasi astronomi Fun Learning with CASAMO kembali hadir dan semakin luas jangkauannya. Setelah sebelumnya menyapa sekolah-sekolah di wilayah Soloraya seperti SDICT Al-Abidin dan SDIU Al-Khoir, kini CASAMO meluncurkan kegiatan serupa di Kendal dan Blora dengan antusiasme peserta yang tak kalah besar.
Di Kendal, kegiatan terselenggara di SD Nizamia Kendal pada Selasa (18/11) dan diikuti oleh seluruh siswa. Sementara itu di Blora pada Jum’at (21/11), Fun Learning with CASAMO berlangsung di SDN 01 Pilang, yang juga diikuti penuh oleh para siswa-siswi. Antusiasme anak-anak terlihat sejak sesi dibuka hingga kegiatan berjalan.
Kendal dan Blora Jadi Tujuan Fun Learning with CASAMO, Edukasi Astronomi yang Seru dan InteraktifKendal dan Blora Jadi Tujuan Fun Learning with CASAMO, Edukasi Astronomi yang Seru dan Interaktif
Program ini menghadirkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari pengamatan benda langit, pembuatan kalender satu tahun berbasis ilmu falak, hingga kegiatan favorit para siswa: peluncuran roket air. Suasana keceriaan semakin terasa ketika anak-anak berkompetisi meluncurkan roket buatan mereka sendiri.
“Kegiatannya seru, senang bisa bermain roket bersama teman-teman,” ujar Qiha, salah satu siswa SDN 01 Pilang, dengan wajah berbinar.
Tidak hanya di sekolah, CASAMO juga mengadakan kegiatan tambahan di Masjid wilayah Blora berupa kajian ayat-ayat langit, dipandu langsung oleh Ustadz AR. Sugeng Riyadi, M.Ud, yang sekaligus memberikan penguatan tentang hubungan antara fenomena astronomi dan nilai-nilai keislaman.
Program Fun Learning with CASAMO merupakan bagian dari syiar pendidikan ilmu falak dari PPMI Assalaam. Melalui pendekatan yang memadukan ilmu pengetahuan, praktik langsung, dan aktivitas bermain, CASAMO hadir untuk mengenalkan astronomi Islam kepada anak-anak dengan cara yang mudah dipahami dan menyenangkan.
Sebagai lembaga pendidikan Islam modern, PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan program edukasi inovatif yang memberi pengalaman belajar berbeda bagi masyarakat. Kegiatan CASAMO menjadi bukti nyata upaya Assalaam dalam menyebarkan pengetahuan falak sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu generasi muda terhadap sains dan kebesaran ciptaan Allah.
PPMI Assalaam menerima kunjungan resmi dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis, 19 November 2025. Rombongan berjumlah tujuh orang, terdiri dari Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Prov. Kalimantan Selatan serta sejumlah dosen peneliti yang tengah mengkaji pengembangan model pesantren berbasis kearifan lokal.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Tim Humas PPMI Assalaam, dipimpin oleh Kepala Humas, Ustadzah Fitri Ayuningsih, M.Pd. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi resmi bersama Wakil Direktur 1 Bidang Pendidikan, Ustadz Edi Suprapto, M.Pd., dan Ustadz Dr. Bashir Mujahid, M.Ag., selaku Kepala Majelis Pendidikan Yayasan Majelis Pengajian Islam Surakarta.
Pertemuan berlangsung di Meeting Room Lantai 2 dengan suasana hangat dan interaktif. Dalam pemaparannya, Ustadz Edi Suprapto menjelaskan berbagai program unggulan PPMI Assalaam, mulai dari penguatan kurikulum terpadu, inovasi layanan pendidikan, hingga strategi Assalaam dalam mencetak generasi santri yang unggul, berakhlak, dan berwawasan global.
PPMI Assalaam Terima Kunjungan BRIDA Kalimantan Selatan, Bahas Pengembangan Model Pesantren Berbasis Kearifan LokalPPMI Assalaam Terima Kunjungan BRIDA Kalimantan Selatan, Bahas Pengembangan Model Pesantren Berbasis Kearifan Lokal
“PPMI Assalaam terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi para santri melalui integrasi nilai-nilai Islam, pengembangan kompetensi dan penguatan karakter,” ujar Ustadz Edi dalam sesi diskusi.
Pihak BRIDA Kalimantan Selatan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan PPMI Assalaam dalam berbagi pengalaman dan model pengelolaan pesantren modern. Diskusi berjalan lancar, produktif, dan diharapkan menjadi awal kerja sama dalam riset serta pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal di masa mendatang.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan posisi PPMI Assalaam sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam modern yang konsisten berinovasi dan menjadi rujukan berbagai instansi pendidikan, baik daerah maupun nasional.
Sukoharjo, 10 November 2025 — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam melaksanakan program unggulan tahunan bertajuk Assalaam International Study Trip (AIST) 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 76 santriwan dan 59 santriwati MTs PPMI Assalaam, didampingi guru pembimbing. Sebanyak 12 santriwan juga mendapat kesempatan khusus melanjutkan perjalanan ke Brunei Darussalam.
Menapaki Awal Perjalanan di Singapura
Rangkaian AIST 2025 diawali oleh rombongan santriwan yang melakukan kunjungan ke Singapura pada 3 November 2025. Setibanya di Bandara Changi pukul 09.10 waktu setempat, peserta disambut suasana modern dan tertib khas negeri maju tersebut.
Kunjungan dimulai di Jewel Changi, ikon wisata bandara dengan air terjun dalam ruangan tertinggi di dunia. Di tempat ini, para santri mempelajari integrasi antara teknologi, arsitektur, dan keindahan alam.
Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke berbagai landmark ternama seperti Patung Merlion, Garden by the Bay, Orchard Road, dan Masjid Sultan di Kampong Glam—pusat sejarah Islam di Singapura. Malam harinya, peserta menikmati pertunjukan multimedia spektakuler Wings of Time di Sentosa Island, sebelum melanjutkan perjalanan ke Johor Bahru, Malaysia untuk bermalam.
Santri MTs PPMI Assalaam Jalani Study Trip Internasional ke Empat Negara: Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam
Eksplorasi Edukatif di Malaysia
Malaysia menjadi destinasi utama dalam rangkaian study trip ini. Di Kuala Lumpur, santriwati mengunjungi International Islamic School Malaysia (IISM), sementara santriwan mengunjungi Brainy Bunch International Islamic Montessori School, dilanjutkan dengan eksplorasi ke Pusat Sains Negara, Istana Negara, dan Dataran Merdeka.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara MTs PPMI Assalaam yang diwakili oleh Ustadz Edi Suprapto, S.Ag., M.Pd. dan pihak IISM yang diwakili oleh Mr. Khaharuddin Bin Abdul Rahman. Kerja sama ini mencakup penguatan karakter Islami, peningkatan kompetensi bahasa Inggris dan Arab, serta kolaborasi akademik dan kultural lintas negara.
Para santri juga menikmati pembelajaran alam di Genting Highlands melalui pengalaman menaiki Awana SkyWay Cable Car, yang memperkenalkan teknologi transportasi modern dan pentingnya menjaga keindahan ciptaan Allah SWT. Kunjungan berlanjut ke Batu Caves, tempat para santri belajar tentang keberagaman budaya dan nilai toleransi antarumat beragama.
Sebagai penutup kegiatan di Malaysia, diadakan temu alumni Assalaam. Santriwati bertemu dengan Ukhti Dhyanara Novi Pramita, alumni tahun 2013 yang kini berkarier sebagai public speaking trainer dan kontributor Metro TV Malaysia. Sementara santriwan bertemu dengan Akhi Alis Nerindo, yang memberikan motivasi agar para santri berani bermimpi besar, adaptif terhadap perubahan, dan tetap menjaga akhlak sebagai identitas santri Assalaam.
Santri MTs PPMI Assalaam Jalani Study Trip Internasional ke Empat Negara: Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam
Menelusuri Jejak Islam di Brunei Darussalam
Sebanyak 12 santriwan terpilih melanjutkan study trip ke Brunei Darussalam pada 4–5 November 2025. Mereka mengunjungi Masjid Jame’ Asr Hassanil Bolkiah, Masjid Omar Ali Saifuddien, Istana Nurul Iman, Royal Regalia Museum, dan Kampung Ayer. Rombongan juga mendapat kesempatan istimewa berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Brunei Darussalam, guna menambah wawasan tentang diplomasi dan hubungan antarnegara.
Santri MTs PPMI Assalaam Jalani Study Trip Internasional ke Empat Negara: Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam
Menutup Perjalanan di Negeri Gajah Putih
Perjalanan diakhiri di Thailand Selatan pada 7 November 2025. Para santri mengunjungi Dannok White Snake Temple, Wat Tha Thanon, dan menunaikan salat berjamaah di Masjid Central Songkhla. Setiap kunjungan memberikan pengalaman berharga tentang harmoni sosial, keberagaman keyakinan, dan eksistensi Islam di negara multikultural.
Santri MTs PPMI Assalaam Jalani Study Trip Internasional ke Empat Negara: Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam
Mewujudkan Santri Berwawasan Global dan Berkarakter Islami
Wakil Direktur I Bidang Pendidikan, Ustadz Edi Suprapto, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa AIST 2025 merupakan bagian dari komitmen PPMI Assalaam dalam mewujudkan pendidikan berwawasan global yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Kami ingin para santri memiliki wawasan internasional tanpa kehilangan identitas keislamannya. Melalui AIST, mereka belajar langsung tentang budaya, ilmu pengetahuan, dan tanggung jawab sebagai pelajar Muslim di era global,” ujarnya.
Melalui Assalaam International Study Trip 2025, santri MTs PPMI Assalaam memperoleh pengalaman berharga lintas negara—belajar tentang sains, budaya, diplomasi, dan nilai spiritual di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Brunei Darussalam. Perjalanan ini bukan sekadar wisata edukatif, melainkan pembelajaran lintas batas yang memperkuat karakter santri sebagai insan berilmu, berakhlak, dan berwawasan global.
Sukoharjo, 9 November 2025 — Seleksi Penerimaan Siswa Baru (Sipenwaru) Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Tahun Pelajaran 2026/2027 kembali memasuki tahap Tes Lisan, yang dilaksanakan serentak pada Ahad, 9 November 2025.
Ratusan peserta mengikuti seleksi ini dengan penuh antusias, berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, di antaranya Soloraya, Semarang, Pekalongan, Pemalang, Bekasi, Balikpapan, dan Lampung. Kegiatan ini menunjukkan semakin luasnya jangkauan dan kepercayaan masyarakat terhadap PPMI Assalaam sebagai lembaga pendidikan Islam terpadu yang berdaya saing nasional dan global.
Pelaksanaan Tes Lisan berlangsung di tiga titik lokasi, yaitu: 1️⃣ Kampus PPMI Assalaam Sukoharjo, 2️⃣ Markaz PPMI Assalaam Jakarta (MPP Jakarta), dan 3️⃣ Tes Online untuk peserta dari luar daerah.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB dengan jadwal yang telah diatur oleh panitia Sipenwaru. Materi seleksi mencakup tes membaca Al-Qur’an, tes wawancara pribadi, tes kesehatan, serta tes Bahasa Arab dan Bahasa Inggris bagi pendaftar jenjang SLTA. Sementara itu, bagi peserta jalur prestasi tahfidz, dilakukan tes hafalan Al-Qur’an untuk mengukur ketepatan dan kualitas hafalan.
Selain calon santri, orang tua peserta juga mengikuti tes wawancara sebagai bagian dari upaya penilaian kesiapan keluarga dalam mendampingi pendidikan putra-putri mereka. Hal ini sejalan dengan prinsip pendidikan di PPMI Assalaam yang menempatkan orang tua sebagai mitra utama pondok dalam membentuk karakter dan akhlak santri.
“Pendidikan di Assalaam tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual dan spiritual santri, tetapi juga membangun sinergi dengan orang tua. Kolaborasi ini menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk generasi unggul, berakhlak, dan berwawasan global,” ujar perwakilan Panitia Sipenwaru PPMI Assalaam.
Tahapan tes ini menjadi bagian penting dari proses seleksi santri baru PPMI Assalaam yang mengedepankan prinsip selektif, objektif, dan berorientasi pada mutu. Melalui kegiatan ini, diharapkan calon santri yang lolos seleksi benar-benar siap untuk mengikuti sistem pendidikan terpadu yang menjadi ciri khas PPMI Assalaam — mengintegrasikan ilmu agama, ilmu umum, dan pembinaan karakter islami dalam satu kesatuan pendidikan modern.
Sukoharjo, 6 November 2025 — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Kepala BKKBN Republik Indonesia, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., pada Kamis (6/11).
Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka peresmian Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), peletakan batu pertama renovasi Gedung Assalaam Medicare (AMC) yang akan difungsikan sebagai Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), serta ceramah umum dan motivasi bagi 2.600 santri dan guru PPMI Assalaam.
Empat unit pendidikan di lingkungan PPMI Assalaam yaitu MTs PPMI Assalaam, MA PPMI Assalaam, SMA Assalaam, dan SMK Assalaam resmi ditetapkan sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Program ini diharapkan menjadikan PPMI Assalaam sebagai model pendidikan pesantren berwawasan kependudukan, sekaligus melahirkan generasi muda yang peduli dan bertanggung jawab terhadap pembangunan keluarga serta isu-isu kependudukan nasional.
Selain meresmikan SSK, Menteri juga mengukuhkan empat santri pengurus PIK-R PPMI Assalaam yang akan berperan aktif dalam kegiatan edukasi dan pembinaan remaja di lingkungan pesantren.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Resmikan Sekolah Siaga Kependudukan di PPMI AssalaamMenteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Resmikan Sekolah Siaga Kependudukan di PPMI AssalaamMenteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Resmikan Sekolah Siaga Kependudukan di PPMI Assalaam
Dalam kesempatan yang sama, Menteri turut meninjau area kampus seluas 9,8 hektare, meliputi gedung pendidikan, asrama, laboratorium, observatorium, dan pusat layanan kesehatan pesantren. Dalam sambutannya, Direktur PPMI Assalaam, Drs. H. Uripto M. Yunus, M.Ed., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
“Merupakan kehormatan besar bagi kami, Bapak Menteri berkenan meresmikan Sekolah Siaga Kependudukan dan menjadikan Assalaam sebagai pilot project sekaligus pioneer program Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR) di lingkungan pesantren,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa Assalaam merupakan miniatur Indonesia, tempat para santri dari berbagai daerah menimba ilmu dan membentuk karakter dalam suasana kebersamaan dan keberagaman.
“Melalui keberagaman tersebut, kami berharap sinergi antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan PPMI Assalaam menjadi langkah awal kolaborasi strategis yang membawa keberkahan serta mendorong akselerasi mutu pendidikan pesantren,” imbuhnya.
Dengan dukungan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, PPMI Assalaam berkomitmen menjadi pelopor pesantren berwawasan kependudukan, memperkuat peran pendidikan Islam dalam membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam rangkaian kegiatan Assalaam Science Festival 2025, Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar Pelatihan Robotik untuk tingkat SD dan MTs pada Ahad, 2 November 2025. Kegiatan edukatif ini menjadi salah satu ajang pembelajaran teknologi yang menarik minat banyak peserta muda dari berbagai daerah.
Assalaam Science Festival sendiri merupakan agenda tahunan yang di dalamnya juga mencakup berbagai kegiatan seperti Massa Olympiad, ASSIA Olympiad, dan MTs Sains Festival yang berlangsung sejak 1 hingga 4 November 2025.
Pelatihan robotik kali ini diikuti oleh 75 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di wilayah Soloraya hingga Jawa Timur. Acara dimulai dengan sesi pembukaan, dilanjutkan dengan pembagian kelas sesuai jenjang pendidikan. Para peserta kemudian mengikuti sesi pelatihan intensif di bawah bimbingan instruktur berpengalaman.
Pelatihan Robotik Warnai Assalaam Science Festival 2025
Peserta tingkat SD diajak membuat robot track, sementara peserta tingkat MTs merakit robot soccer menggunakan perangkat yang telah disiapkan oleh pembimbing. Dalam setiap sesi, peserta belajar mengenal komponen robotika, teknik perakitan, serta logika dasar pemrograman sederhana.
Antusiasme peserta tampak hingga sesi akhir pelatihan. Mereka dengan semangat mencoba, menguji, dan memperbaiki kembali hasil rakitan di ruang uji yang telah disediakan.
Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kreativitas, kerja sama tim, serta semangat inovasi di kalangan pelajar.
Dengan terselenggaranya pelatihan robotik ini, PPMI Assalaam kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang terus beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui kegiatan seperti ini, Assalaam berkomitmen mencetak generasi santri cerdas, kreatif, dan berdaya saing global.