Semarak Maulid Nabi 1448 H, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Lomba Sirah, LCC, dan Nasyid

Semarak Maulid Nabi 1448 H, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Lomba Sirah, LCC, dan Nasyid

Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ 1448 H di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam berlangsung semarak. Berbagai perlombaan digelar untuk santriwati mulai dari kelas VII MTs hingga kelas V SLTA di Aula Santriwati sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk memeriahkan peringatan kelahiran Rasulullah ﷺ, tetapi juga menjadi ruang bagi para santriwati untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sekaligus mengembangkan pengetahuan, kreativitas, dan kekompakan.

Dengan penuh antusiasme, para santriwati mengikuti sejumlah perlombaan yang telah disiapkan, yakni Lomba Sirah Nabawiyah, Lomba Cerdas Cermat (LCC) Keagamaan, dan Lomba Nasyid. Setiap perlombaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperdalam nilai-nilai keislaman melalui suasana yang edukatif dan menyenangkan.

Semarak Maulid Nabi 1448 H, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Lomba Sirah, LCC, dan Nasyid Semarak Maulid Nabi 1448 H, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Lomba Sirah, LCC, dan Nasyid Semarak Maulid Nabi 1448 H, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Lomba Sirah, LCC, dan Nasyid

Setelah melalui proses penilaian, berikut para pemenang dalam Perlombaan Maulid Nabi Muhammad ﷺ 1448 H:

🏆 Lomba Sirah Nabawiyah
🥇 Juara 1: Kelas 3
🥈 Juara 2: Kelas 4

🎶 Lomba Nasyid
🥇 Juara 1: Kelas 3
🥈 Juara 2: Kelas 5

📚 Lomba Cerdas Cermat (LCC) Keagamaan
🥇 Juara 1: Kelas 4
🥈 Juara 2: Kelas 2

Para pemenang mendapatkan apresiasi atas capaian yang diraih. Sementara itu, seluruh peserta juga mendapat penghargaan atas keberanian untuk berpartisipasi, berkompetisi, dan memberikan kemampuan terbaik dalam setiap perlombaan.

Lebih dari sekadar kompetisi, rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ 1448 H menjadi momentum bagi para santriwati untuk semakin mengenal sosok Rasulullah ﷺ dan menumbuhkan kecintaan terhadap beliau. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah ﷺ diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren maupun di luar pesantren.

Melalui kegiatan tersebut, PPMI Assalaam terus berupaya menghadirkan pendidikan yang memadukan pengetahuan, kreativitas, nilai keislaman, dan pembentukan karakter santri. Semangat memperingati Maulid Nabi pun diharapkan menjadi energi bagi seluruh santriwati untuk terus belajar, berprestasi, dan meneladani akhlak Rasulullah ﷺ.

Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah

Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah

Seluruh santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam mengikuti Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad ﷺ pada Selasa (25/8) Kegiatan yang berlangsung setelah salat Subuh berjamaah tersebut digelar di Lapangan Assalaam Center dengan menghadirkan Ustadz Aziz Luqman, S.Ag. sebagai pemateri. Pengajian mengangkat tema “Menempa Ketangguhan Santri dari Teladan Nabi.”

Dalam tausiyahnya, Ustadz Aziz mengawali kajian dengan mengajak para santri mensyukuri nikmat Allah SWT, khususnya nikmat iman sebagai nikmat yang paling agung. Beliau menjelaskan bahwa secara umum nikmat Allah dapat dipahami dalam dua kategori, yaitu ni’mah muthlaqah dan nikmat muqayyadah.

Ni’mah muthlaqah merupakan nikmat yang berkaitan dengan kebahagiaan abadi di akhirat, terutama nikmat Islam dan nikmat mengikuti sunah. Nikmat tersebut menjadi bagian dari permohonan yang senantiasa dipanjatkan umat Islam dalam salat agar diberikan petunjuk menuju jalan orang-orang yang telah Allah beri nikmat.

Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah

Sementara itu, nikmat muqayyadah merupakan nikmat yang bersifat terbatas dan berkaitan dengan kehidupan dunia, seperti kesehatan, harta, kedudukan, keluarga, dan berbagai kenikmatan lainnya. Nikmat tersebut dapat diberikan kepada siapa saja, baik orang yang beriman maupun yang tidak beriman.

Memasuki pembahasan utama, Ustadz Aziz mengajak para santri meneladani ketangguhan Rasulullah ﷺ dalam menghadapi berbagai keadaan. Rasulullah ﷺ sebagai manusia juga mengalami kelelahan dan kesedihan, tetapi senantiasa bangkit dan melanjutkan perjuangan.

“Rasulullah juga manusia biasa. Beliau pernah merasa lelah dan sedih, namun beliau selalu bangkit kembali. Dari sinilah kita belajar bahwa semangat seorang muslim, khususnya santri, tidak boleh padam,” tegasnya.

Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah  Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah Pengajian Akbar Maulid Nabi, PPMI Assalaam Tanamkan Ketangguhan Santri melalui Teladan Rasulullah

Untuk membangun ketangguhan tersebut, Ustadz Aziz menyampaikan empat kunci yang dapat diterapkan para santri dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan positif di pondok dan tidak membiarkan waktu berlalu tanpa aktivitas yang bermanfaat.

Kedua, memilih sahabat yang tepat karena lingkungan pertemanan memiliki pengaruh besar terhadap karakter seseorang. Ketiga, membiasakan diri melakukan berbagai kebaikan, termasuk dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten. Keempat, terus belajar karena ilmu merupakan bekal utama bagi seorang santri.

Ustadz Aziz juga mengingatkan bahwa membangun kebiasaan baik membutuhkan proses. Sesuatu yang pada awalnya terasa berat dapat menjadi lebih mudah ketika dilakukan secara konsisten hingga menjadi kebiasaan.

“Di awal memang terasa berat karena belum terbiasa. Tapi semua butuh proses. Jika dua hal sudah saling berkaitan dan terbiasa dilakukan, maka semuanya akan terasa mudah,” pungkasnya.

Melalui Pengajian Akbar Maulid Nabi Muhammad ﷺ ini, PPMI Assalaam berharap para santri tidak hanya mengenal perjalanan dan keteladanan Rasulullah ﷺ, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Ketangguhan dalam belajar, beribadah, menjaga pergaulan, dan menghadapi berbagai tantangan diharapkan menjadi bagian dari karakter santri Assalaam.

Dengan semangat meneladani Rasulullah ﷺ, para santri diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dalam iman, tangguh dalam menghadapi tantangan, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam menuntut ilmu.

44 Tahun Berkiprah, PPMI Assalaam Anugerahkan Assalaam Award 2026 kepada Delapan Alumni

44 Tahun Berkiprah, PPMI Assalaam Anugerahkan Assalaam Award 2026 kepada Delapan Alumni

Memperingati 44 tahun berkiprah dalam dunia pendidikan dan pembinaan generasi Islam, Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Surakarta menyelenggarakan Sarasehan Alumni, Ceramah Umum, dan Penganugerahan Assalaam Award 2026, Sabtu (22/8). Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada para alumni yang telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia internasional.

Kegiatan yang berlangsung di PPMI Assalaam tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pengasuh pondok, para akademisi bergelar profesor dan doktor yang merupakan alumni Assalaam, serta ribuan santri. Rangkaian acara berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Salah satu agenda utama adalah Ceramah Umum yang disampaikan oleh Prof. Madya Dr. Hj. Betania Kartika, BA (Hons), MA, alumni Assalaam angkatan kedua yang saat ini menjadi bagian dari INHART Training and Consultancy Committee, International Islamic University Malaysia (IIUM).

Puncak kegiatan ditandai dengan Penganugerahan Assalaam Award 2026. Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi PPMI Assalaam kepada alumni yang dinilai telah memberikan kontribusi dan pengabdian yang menonjol di berbagai bidang.

44 Tahun Berkiprah, PPMI Assalaam Anugerahkan Assalaam Award 2026 kepada Delapan Alumni

Pada tahun 2026, Assalaam Award diberikan kepada delapan alumni yang memiliki latar belakang profesi dan bidang pengabdian yang beragam. Mereka adalah:
1. Ir. Merza Edy Nadzari (Alumni ke-1), dai dan tokoh keumatan di Papua, Ketua BAZNAS Provinsi Papua periode 2015–2026, serta pimpinan konsultan teknik.
2. Prof. Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag. (Alumni ke-7), Guru Besar UIN Sunan Kalijaga, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, serta Sekretaris Jenderal Asosiasi Studi Agama Indonesia.
3. Eko Teguh Aristianto, S.E. (Alumni ke-6), Direktur Utama PT Suryatama Sejati serta Komisaris PT Gunung Sulah Medica dan PT Gunung Pesawaran Medica.
4. Anindha Maharani Alboneh (Alumni ke-25), tokoh muda muslimah yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, periode 2024–2029.
5. Syukriyatun Ni’amah, S.T. dan Tita Shabrina Maulinda, S.E. (Alumni ke-26), pendiri PT Siklus Karya Global (ROBRIES), perusahaan yang bergerak dalam pengolahan limbah plastik menjadi produk interior bernilai tambah.
6. AKP Agus Subroto, S.H. (Alumni ke-6), Tenaga Pendidik Fungsional SPN Polda Jawa Tengah sekaligus dai kamtibmas yang konsisten mengabdikan diri dalam bidang kepolisian dan dakwah.
7. Dr. Yogi Prana Izza, Lc., M.A. (Alumni ke-8), Wakil Rektor UNUGIRI Bojonegoro dan Ketua III MUI Kabupaten Bojonegoro.
8. Ustadz Mohammad Fikrie Syahrijal, Lc. (Alumni ke-19), Master Trainer Cinta Quran Learning yang melalui program Indonesia Bisa Baca Al-Qur’an telah menjangkau lebih dari 350.000 peserta.

44 Tahun Berkiprah, PPMI Assalaam Anugerahkan Assalaam Award 2026 kepada Delapan Alumni

Penganugerahan tersebut sekaligus menjadi penegasan atas semangat “Local Value, Global Standard” yang diusung PPMI Assalaam. Kiprah para penerima penghargaan menunjukkan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan selama menempuh pendidikan di Assalaam dapat menjadi fondasi bagi alumni untuk berkontribusi di berbagai bidang. Mereka hadir sebagai akademisi, profesional, pengusaha, tokoh masyarakat, dai, birokrat, hingga penggerak pemberdayaan masyarakat.

Keberagaman bidang pengabdian para penerima Assalaam Award juga menunjukkan luasnya ruang kontribusi alumni. Nilai kedisiplinan, persahabatan, dan keislaman yang diperoleh selama berada di lingkungan pesantren menjadi bekal untuk menghadapi tantangan sekaligus memberikan manfaat di tengah masyarakat.

44 Tahun Berkiprah, PPMI Assalaam Anugerahkan Assalaam Award 2026 kepada Delapan Alumni

Direktur PPMI Assalaam, Ustadz Drs. Uripto M. Yunus, M.Ed., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang PPMI Assalaam selama 44 tahun. Menurutnya, perjalanan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan doa berbagai pihak, terutama para asatiz dan asatizah, santri, serta walisantri.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas perjalanan selama ini. Tentu tidak mudah. Ada para asatiz dan asatizah yang siang dan malam berupaya memberikan yang terbaik. Ada pula para santri yang harus menahan lelah dalam belajar, serta doa para walisantri yang tidak pernah putus. Semoga semuanya mendapatkan keberkahan,” jelas Ustadz Uripto M. Yunus.

Peringatan 44 tahun PPMI Assalaam dan Penganugerahan Assalaam Award 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi bagi para alumni, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus. Kiprah para penerima penghargaan diharapkan dapat memotivasi para santri untuk terus belajar, berprestasi, dan mempersiapkan diri agar kelak mampu memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan masyarakat luas.

Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam

Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam

Seluruh guru MTs PPMI Assalaam mengikuti Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran di Assalaam Syariah Hotel, Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah memperkuat kompetensi profesional guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Workshop menghadirkan Dra. Hj. Zaidatul Hidayah, M.S.I., Pengawas Sekolah Madya Kabupaten Sukoharjo, sebagai narasumber. Para guru mendapatkan penguatan mengenai implementasi kurikulum serta penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kebijakan pendidikan dan kebutuhan peserta didik.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam workshop adalah Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2025 tentang Standar Kompetensi Lulusan. Regulasi tersebut menegaskan bahwa kompetensi lulusan mencakup kesatuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan.

Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam

Selain itu, standar kompetensi lulusan memuat delapan dimensi profil lulusan, yaitu keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.

Pada jenjang SMP/MTs, capaian tersebut antara lain diarahkan pada kemampuan peserta didik dalam menganalisis permasalahan, menyampaikan argumentasi secara logis, memilih informasi yang relevan, mengambil keputusan dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang, serta menghasilkan gagasan dan karya kreatif.

Workshop Kurikulum dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran Perkuat Kesiapan Guru MTs PPMI Assalaam

Melalui workshop ini, guru MTs PPMI Assalaam diharapkan mampu menyusun perangkat pembelajaran yang lebih terarah, relevan, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik. Penguatan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehingga pelaksanaan kurikulum tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga berdampak pada kualitas pengalaman belajar santri.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen MTs PPMI Assalaam untuk terus meningkatkan profesionalisme guru dan menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan serta kebutuhan peserta didik.

Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara

Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara

Seleksi Masuk Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Tahun Pelajaran 2026/2027 memasuki sejumlah tahapan penting, mulai dari Tes Akademik, Psikotes, hingga Tes Wawancara. Rangkaian seleksi ini dilaksanakan untuk memetakan kemampuan dan potensi calon peserta didik yang akan mengikuti program Kelas PLP di MTs PPMI Assalaam.

Tahap awal seleksi berupa Tes Akademik dan Psikotes dilaksanakan pada 10–13 Agustus 2026. Pelaksanaan tes dibagi dalam dua sesi sesuai jadwal yang telah ditentukan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi secara tertib dan terarah.

Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara  Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara

Setelah menyelesaikan tes akademik dan psikotes, peserta melanjutkan ke tahap Tes Wawancara. Wawancara bagi calon peserta didik putri dilaksanakan pada 18 Agustus 2026, sedangkan calon peserta didik putra mengikuti wawancara pada 20 Agustus 2026. Kedua tahapan tersebut berlangsung di Ruang Sensavis, Perpustakaan MTs PPMI Assalaam.

Pelaksanaan seleksi juga mendapat dukungan dari ustaz dan ustazah pengampu kelas VII. Para guru turut memberikan motivasi kepada peserta didik serta melakukan penyesuaian kegiatan pembelajaran bagi siswa yang mengikuti rangkaian seleksi.

Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Memasuki Tahap Tes Akademik, Psikotes, dan Wawancara

Setelah seluruh tahapan selesai, pengumuman hasil Seleksi Kelas VII PLP MTs PPMI Assalaam Tahun Pelajaran 2026/2027 dijadwalkan pada 27 Agustus 2026. Hasil tersebut akan menentukan calon peserta didik yang dinyatakan lolos dan berhak mengikuti program Kelas VII PLP.

Melalui proses seleksi yang terarah dan komprehensif, MTs PPMI Assalaam berupaya memastikan peserta didik yang terpilih memiliki kesiapan dan potensi yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran Kelas PLP. Seleksi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perkembangan setiap peserta didik.

SMP Al-Hadi Study Banding ke Perpustakaan PPMI Assalaam, Perkuat Kolaborasi dan Literasi Pendidikan

SMP Al-Hadi Study Banding ke Perpustakaan PPMI Assalaam, Perkuat Kolaborasi dan Literasi Pendidikan

SMP Al-Hadi melakukan kunjungan study banding ke Perpustakaan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam pada Kamis (20/8). Kunjungan ini menjadi momentum untuk berbagi wawasan, literasi pendidikan dan pengalaman dalam pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkuat silaturahmi antarlembaga pendidikan.

Rombongan SMP Al-Hadi terdiri atas enam orang dari jajaran manajemen, termasuk Kepala SMP Al-Hadi, Rian Irawan, S.Pd., beserta jajaran. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Humas PPMI Assalaam, Ustadz Hedonal Rumiyanto, M.Pd., dan Kepala Bagian Perpustakaan PPMI Assalaam, Saefudin Haryoko, S.E.

SMP Al-Hadi Study Banding ke Perpustakaan PPMI Assalaam, Perkuat Kolaborasi dan Literasi Pendidikan SMP Al-Hadi Study Banding ke Perpustakaan PPMI Assalaam, Perkuat Kolaborasi dan Literasi Pendidikan

Dalam kunjungan tersebut, Saefudin Haryoko memaparkan berbagai hal terkait operasional dan pengelolaan Perpustakaan PPMI Assalaam. Sharing pengalaman mencakup pengelolaan perpustakaan sebagai salah satu bagian pendukung ekosistem pendidikan di lingkungan pesantren.

Kepala Bagian Perpustakaan PPMI Assalaam, Saefudin Haryoko, menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan study banding menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta menemukan berbagai peluang pengembangan yang dapat diterapkan di masing-masing lembaga.

Kunjungan berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis. Pertukaran pengalaman antara kedua lembaga diharapkan dapat memberikan manfaat dalam pengembangan pengelolaan perpustakaan dan budaya literasi di lingkungan pendidikan.

Bagi PPMI Assalaam, kegiatan berbagi dan kolaborasi antarlembaga merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Melalui silaturahmi, sharing pengetahuan, dan kerja sama, setiap lembaga diharapkan dapat saling menguatkan dan menghadirkan inovasi bagi pendidikan yang lebih berkualitas.

Semarak HUT RI ke-81, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Fun Game Penuh Keceriaan

Semarak HUT RI ke-81, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Fun Game Penuh Keceriaan

Peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT RI ) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di PPMI Assalaam berlangsung meriah. Santriwati PPMI Assalaam mengikuti berbagai lomba fun game pada Senin (17/8), sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Kegiatan diikuti oleh seluruh santriwati kelas VII hingga kelas XII. Berbagai perlombaan digelar secara serentak dengan melibatkan seluruh maskan dan dipusatkan di empat lokasi, yakni Lapangan Voli, Lapangan Basket, Area Daarul Arqom, dan Area Daarul Falaah.

Santriwati dari Maskan Daarul Qolam mengikuti perlombaan yang dipusatkan di Area Daarul Arqom. Sejumlah permainan yang digelar antara lain Impostor Balon, Memasukkan Pensil ke dalam Botol, Bottle Flip, Tarik Tambang, dan Estafet Karet.

Sementara itu, Maskan Daarul Anshor menggelar Estafet Karet dan Estafet Kata di Area Lapangan Basket. Di Maskan Daarul Falaah, santriwati berkompetisi dalam Estafet Air, Makan Kerupuk, Mengambil Koin di Tepung, Estafet Kardus, dan Lomba Karung yang berlangsung di Area Daarul Falaah.

 Semarak HUT RI ke-81, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Fun Game Penuh Keceriaan Semarak HUT RI ke-81, Santriwati PPMI Assalaam Ikuti Fun Game Penuh Keceriaan

Adapun Maskan Daarul Ulum melaksanakan perlombaan di Area Lapangan Voli dengan permainan Voli Air, Estafet Kardus, dan Estafet Karet.

Beragam permainan tersebut menghadirkan suasana penuh keceriaan. Para santriwati tidak hanya menunjukkan semangat untuk memenangkan perlombaan, tetapi juga menikmati kebersamaan dan membangun kekompakan bersama teman-teman dari masing-masing maskan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dari setiap perlombaan. Kebahagiaan dan kebanggaan tampak dari wajah para santriwati yang berhasil meraih kemenangan.

Lebih dari sekadar kompetisi, fun game menjadi ruang bagi santriwati untuk belajar menjunjung sportivitas, bekerja sama, membangun persaudaraan, serta menikmati momentum kemerdekaan dalam suasana yang penuh kegembiraan.

Melalui kegiatan tersebut, PPMI Assalaam turut menghidupkan semangat kemerdekaan sekaligus menanamkan nilai kebersamaan dan semangat juang kepada santriwati sebagai generasi penerus bangsa.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Semangat kemerdekaan, semangat kebersamaan

Selamat Bertugas! Santri MA PPMI Assalaam Terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Sukoharjo 2026

Selamat Bertugas! Santri MA PPMI Assalaam Terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Sukoharjo 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri MA PPMI Assalaam. Ahmad Raihan Nur Fadilah, santri kelas X Program Kedinasan, berhasil lolos seleksi dan terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2026.

Capaian tersebut semakin istimewa karena menjadi bagian dari konsistensi MA PPMI Assalaam dalam mengantarkan santri mengikuti seleksi Paskibraka Kabupaten Sukoharjo. Selama tiga tahun berturut-turut, santri MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi dan dipercaya menjadi bagian dari pasukan yang bertugas pada momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.

Setelah dinyatakan lolos seleksi, Raihan menjalani rangkaian pelatihan dan pembinaan intensif sebagai persiapan untuk melaksanakan tugas pengibaran bendera pada 17 Agustus 2026. Proses tersebut tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga kedisiplinan, ketangguhan mental, kemampuan bekerja sama, serta tanggung jawab dalam menjalankan amanah.

Selamat Bertugas! Santri MA PPMI Assalaam Terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Sukoharjo 2026
Selamat Bertugas! Santri MA PPMI Assalaam Terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Sukoharjo 2026

Keberhasilan Raihan turut menjadi gambaran hasil pembinaan Program Kedinasan MA PPMI Assalaam. Program tersebut dirancang untuk membekali santri dengan berbagai kemampuan yang mendukung kesiapan mereka menghadapi pendidikan maupun karier di masa depan, termasuk kedisiplinan, kebugaran fisik, kepemimpinan, ketangguhan mental, dan pembentukan karakter.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sekaligus memberikan pesan kepada Raihan agar menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

“Selamat bertugas untuk Raihan. Semoga seluruh proses pelatihan diberikan kelancaran, kesehatan, dan keteguhan. Jalankan amanah dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Semoga Raihan dapat memberikan yang terbaik serta membawa kebanggaan bagi orang tua, madrasah, dan Kabupaten Sukoharjo,” ungkapnya.

Bagi MA PPMI Assalaam, terpilihnya santri sebagai Paskibraka bukan sekadar pencapaian di bidang nonakademik. Pengalaman tersebut menjadi ruang pembelajaran nyata bagi santri untuk mengembangkan kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa.

Capaian Raihan juga menegaskan komitmen MA PPMI Assalaam dalam mengembangkan potensi santri secara menyeluruh. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan, kepemimpinan, dan kesiapan santri untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

Selamat bertugas, Ahmad Raihan Nur Fadilah. Semoga seluruh rangkaian pelatihan hingga pelaksanaan tugas berjalan lancar dan menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan pendidikan. Semoga amanah yang dijalankan membawa keberkahan serta mengharumkan nama orang tua, MA PPMI Assalaam, dan Kabupaten Sukoharjo.

Semangat, disiplin, dan tunaikan amanah dengan sebaik-baiknya.

Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa

Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026). Upacara yang berlangsung di Lapangan Bola PPMI Assalaam tersebut diikuti oleh seluruh santri dan civitas akademika PPMI Assalaam.

Upacara berlangsung dengan khidmat. Ustadz Edi Suprapto, M.Pd. bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Ustadz Hedonal Rumiyanto, M.Pd. dipercaya sebagai komandan upacara.

Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa  Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi keluarga besar PPMI Assalaam untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi generasi muda, khususnya para santri, untuk melanjutkan perjuangan sesuai dengan tantangan zaman.

Dalam amanatnya, Ustadz Edi Suprapto menegaskan bahwa perjuangan generasi muda saat ini tidak lagi dilakukan melalui medan perang, melainkan dengan meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, pengetahuan, dan keterampilan.

Upacara HUT ke-81 RI di PPMI Assalaam, Santri Diingatkan untuk Lanjutkan Perjuangan Bangsa

“Perjuangan para santri pada saat ini berlanjut dengan semangat belajar, mengasah pengetahuan, dan meningkatkan keterampilan untuk masa depan bangsa Indonesia,” tegas Ustadz Edi Suprapto selaku inspektur upacara.

Ia menekankan bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kesungguhan para santri dalam menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Dengan bekal ilmu, karakter, dan keterampilan, santri diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PPMI Assalaam pun tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi bagi seluruh keluarga besar pesantren untuk meneruskan semangat perjuangan para pendahulu melalui karya, pendidikan, dan pengabdian kepada bangsa.

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

PPMI Assalaam terus memperkuat kualitas kepengasuhan sebagai bagian penting dalam pembinaan santri. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Dauroh Psikologi Kepengasuhan Kesantrian Putra dan Putri yang menghadirkan Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D. pada Jumat (21/8).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Assalaam Lantai 2 tersebut mengangkat tema Psikologi Pengasuhan di Pesantren. Dauroh diikuti oleh para pengasuh kesantrian putra dan putri dengan tujuan memperkuat pemahaman, keterampilan, dan kesiapan pengasuh dalam mendampingi santri selama menjalani kehidupan di pesantren.

Dalam pemaparannya, Prof. Taufik menekankan pentingnya keteladanan dalam proses pengasuhan. Menurutnya, santri lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat daripada sekadar apa yang mereka dengar. Karena itu, pengasuh memiliki posisi strategis sebagai figur yang menjadi contoh sekaligus pihak yang memegang amanah dalam proses pembinaan santri.

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren  Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

Selain keteladanan, pengasuh perlu memiliki karakter yang mendukung proses pembinaan, antara lain hangat dan responsif, demokratis, konsisten dan adil, empatik, komunikatif, memiliki jiwa melayani, mampu melakukan regulasi diri, serta menjadi role model bagi santri.

Prof. Taufik juga menjelaskan bahwa tugas pengasuh tidak sebatas menjaga kedisiplinan santri. Kepengasuhan mencakup berbagai aspek, mulai dari edukatif, afektif dan sosial, dakwah, penegakan kedisiplinan, hingga pelayanan. Dengan demikian, musyrif dan musyrifah memiliki peran untuk membimbing sekaligus melayani santri secara utuh.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah manajemen emosi pengasuh. Lingkungan pesantren dengan dinamika interaksi yang intens membutuhkan kemampuan pengasuh dalam mengenali dan mengelola kondisi emosional. Dalam hal ini, pengasuh perlu mewaspadai kelelahan emosional dan compassion fatigue. Beberapa strategi yang dibahas meliputi self-awareness, mindfulness, cognitive reframing, dan expectation management.

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

Untuk menjaga keberlanjutan kualitas kepengasuhan, Prof. Taufik juga menekankan pentingnya dukungan sistemik. Supervisi, waktu istirahat yang memadai, peningkatan kapasitas, apresiasi, serta penguatan visi kepengasuhan menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pembinaan yang sehat dan berkelanjutan.

Kemampuan mendengarkan secara aktif atau the art of listening juga menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki pengasuh. Mendengarkan santri tidak hanya berarti memberikan perhatian, tetapi juga membutuhkan empati, sikap tidak menghakimi, serta kemampuan melakukan refleksi terhadap apa yang disampaikan santri.

Lebih lanjut, kesehatan mental pengasuh menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan. Pengasuh yang memiliki kesehatan mental yang baik akan lebih mampu mengenali potensi diri, mengelola tekanan, serta mendampingi perkembangan jiwa santri secara lebih komprehensif, mulai dari aspek sensing, reasoning, dan empathy hingga dimensi spiritual.

Melalui Dauroh Kepengasuhan ini, PPMI Assalaam berupaya membangun paradigma kepengasuhan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga pada pendampingan, pelayanan, keteladanan, dan perkembangan psikologis santri.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bekal sekaligus inspirasi bagi para pengasuh dalam menjalankan amanah pembinaan sehari-hari. Dengan pengasuh yang kompeten, sehat secara emosional, dan memiliki jiwa melayani, PPMI Assalaam terus berikhtiar menciptakan lingkungan pesantren yang mendukung tumbuhnya santri yang berkarakter, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan.