MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik

MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik

MA PPMI Assalaam terus memperkuat kualitas layanan akademik dengan menyelenggarakan Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) perdana bagi santri kelas XII. Kegiatan yang berlangsung pada 5–8 Agustus 2026 ini bekerja sama dengan Ganesha Operation (GO) sebagai mitra pembinaan akademik dalam mempersiapkan santri menghadapi Tes Kompetensi Akademik sekaligus seleksi masuk perguruan tinggi.

Sebanyak 212 santri mengikuti try out tersebut, terdiri atas 118 santri putra dan 94 santri putri. Seluruh peserta mengerjakan soal menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang dilaksanakan di empat laboratorium komputer MA PPMI Assalaam. Pelaksanaan ujian dirancang menyerupai mekanisme TKA sesungguhnya sehingga memberikan pengalaman yang lebih realistis bagi para peserta.

Try out ini merupakan bagian dari strategi MA PPMI Assalaam dalam membangun kesiapan akademik santri secara terukur. Selain menguji penguasaan materi, kegiatan ini juga melatih kemampuan peserta dalam mengelola waktu, memahami karakter soal, serta membiasakan diri dengan sistem ujian berbasis komputer yang kini menjadi standar dalam berbagai seleksi akademik.

MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik MA PPMI Assalaam Gelar Try Out TKA Perdana, Bekali Santri Hadapi Tes Kompetensi Akademik

Materi yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika sebagai mata pelajaran wajib, serta mata pelajaran pilihan sesuai bidang yang dipilih masing-masing santri.

Koordinator Studi Lanjut MA PPMI Assalaam, Monaluvi Septiningrum, S.Si., menjelaskan bahwa hasil try out akan menjadi dasar evaluasi untuk menyusun strategi pembinaan yang lebih efektif menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik.

“Try Out ini menjadi tolok ukur kesiapan santri menghadapi Tes Kompetensi Akademik. Kami berharap seluruh peserta mengerjakan soal dengan jujur sesuai kemampuan masing-masing sehingga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendampingan,” ujarnya.

Kerja sama dengan Ganesha Operation menjadi salah satu bentuk komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan sistem evaluasi nasional. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, santri tidak hanya dibekali penguasaan materi, tetapi juga strategi menghadapi berbagai bentuk asesmen akademik secara optimal.

Sebagai salah satu madrasah unggulan di bawah naungan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, MA PPMI Assalaam terus mengembangkan berbagai program akademik yang terintegrasi dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai kepesantrenan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul secara intelektual, berakhlak mulia, serta siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan penyelenggaraan Try Out TKA ini, MA PPMI Assalaam berharap setiap santri memiliki kesiapan akademik yang semakin matang, sehingga mampu menghadapi Tes Kompetensi Akademik dengan percaya diri dan meraih hasil terbaik sebagai bekal melanjutkan studi ke jenjang pendidikan tinggi.

Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri

Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menyelenggarakan Kajian Spirit Muharram pada Senin (16/6) di Assalaam Center. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwan dan santriwati sebagai momentum memperkuat semangat hijrah, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan karakter santri yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur PPMI Assalaam, Ustadz Drs. Uripto Mahmud Yunus. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh santri menjadikan datangnya bulan Muharram sebagai momentum evaluasi diri dan perubahan menuju pribadi yang lebih baik, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun prestasi.

Sesi utama menghadirkan Coach Kurnia Setiya Putra, alumni Assalaam angkatan ke-13 yang kini berkiprah sebagai Trainer ESQ. Mengangkat tema “Bangga Menjadi Santri Assalaam: Mengenal Diri, Menjaga Adab, Menebar Manfaat”, ia mengajak para santri memahami potensi diri, membangun karakter yang kuat, serta menjadikan adab sebagai fondasi utama dalam menuntut ilmu.

 

Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri
Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri

Dalam materinya, Coach Kurnia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh pola pikir yang positif, kedisiplinan, konsistensi, serta kemauan untuk terus belajar dari setiap proses dan tantangan kehidupan. Menurutnya, mereka yang memiliki tujuan hidup yang jelas dan terus berupaya memperbaiki diri akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih keberhasilan.

Melalui penyampaian yang interaktif, inspiratif, dan dekat dengan kehidupan santri, peserta diajak untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Assalaam, menjaga nama baik almamater melalui akhlak mulia, serta berkomitmen menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri
Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri
Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri
Sambut Tahun Baru Islam, PPMI Assalaam Perkuat Motivasi dan Karakter Santri

 

Kajian Spirit Muharram berlangsung dengan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PPMI Assalaam dalam membentuk generasi santri yang tidak hanya unggul dalam akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki karakter kuat, adab yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Melalui momentum Tahun Baru Islam 1448 H, PPMI Assalaam berharap seluruh santri mampu mengawali lembaran baru dengan semangat hijrah menuju pribadi yang lebih disiplin, berprestasi, dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Kontributor: Nihayatul Qoribah, M.Pd.

Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi

Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi

SUKOHARJO — Prestasi akademik kembali ditorehkan santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam. Dzaky Zaisan, santri kelas X-2, berhasil meraih Medali Perak pada ajang Olimpiade Sains Madrasah Aliyah (OSMA) 2026 Tingkat Provinsi, sebuah kompetisi yang mempertemukan siswa-siswi terbaik madrasah dari berbagai daerah.

Capaian ini menjadi bukti komitmen MA PPMI Assalaam dalam mengembangkan budaya akademik, riset, dan prestasi di kalangan santri. Keberhasilan Dzaky tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan, latihan yang berkelanjutan, serta semangat belajar yang tinggi dalam menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kerja keras santri, dukungan orang tua, serta pendampingan para pembimbing yang secara konsisten mengawal proses persiapan kompetisi.

Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, dan memberikan kontribusi terbaik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pembimbing yang telah memberikan arahan dan pendampingan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Dedikasi para pembimbing menjadi bagian penting dalam lahirnya prestasi-prestasi santri di berbagai ajang.

Prestasi ini semakin memperkuat komitmen MA PPMI Assalaam sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter dan keagamaan, tetapi juga mendorong santri untuk berprestasi di bidang sains dan akademik. Diharapkan capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan mengharumkan nama madrasah di tingkat yang lebih tinggi.

Semoga prestasi yang diraih menjadi langkah awal menuju capaian-capaian yang lebih besar serta membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia

Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia

SUKOHARJO — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santriwati Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam di kancah internasional. Nurrahma Putri I. W., santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam, berhasil meraih beasiswa penuh (full scholarship) untuk melanjutkan studi di Saint Petersburg State University of Industrial Technologies and Design (SPbUFTD), Rusia, pada Program Pendidikan Desain.

Keberhasilan tersebut diraih melalui jalur prestasi internasional setelah Nurrahma Putri, yang akrab disapa Nanda, lolos dalam kompetisi seni dan desain tingkat dunia bertajuk Olimpiade “Culture and Art”. Kompetisi yang diselenggarakan secara daring oleh pihak universitas tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai negara dan menjadi salah satu jalur seleksi penerima Russian Government Scholarship atau Beasiswa Pemerintah Federasi Rusia.

Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia
Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia

Dalam kompetisi tersebut, para peserta dituntut menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang seni dan desain melalui berbagai tahapan penilaian yang kompetitif. Berkat kreativitas, ketekunan, dan kualitas karya yang ditampilkan, Nanda berhasil menjadi salah satu peserta terbaik yang berhak memperoleh kuota beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan tinggi di Rusia.

Beasiswa yang diterima mencakup pembiayaan kuliah selama masa studi sarjana. Capaian ini menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di bidang seni, desain, dan industri kreatif pada level internasional.

Keberhasilan Nanda sekaligus menambah daftar santri PPMI Assalaam yang berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri melalui berbagai jalur prestasi dan beasiswa. Hal ini sejalan dengan komitmen PPMI Assalaam dalam membangun generasi muslim yang unggul, berkarakter, serta mampu berkompetisi di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi besar, dan mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan dunia. Dari lingkungan pesantren, lahir generasi yang mampu menembus batas negara dan membawa nama Indonesia ke panggung internasional.

Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

Siapa bilang riset hanya milik kampus? Santri PPMI Assalaam membuktikan bahwa inovasi bisa lahir dari ruang kelas pesantren. Tahun ini, 9 judul riset kreatif berhasil Tembus OPSI 2026 ke tahap penelitian. OPSI atauOlimpiade Penelitian Siswa Indonesia merupakan ajang lomba penelitian ilmiah untuk siswa SMP/MTs dan SMA/MA di seluruh Indonesia.

Yang menarik, judul-judul penelitian ini tidak biasa. Santri Assalaam menghadirkan gagasan yang berani, relevan, dan menyentuh berbagai aspek kehidupan—mulai dari teknologi masa depan hingga pelestarian budaya lokal.

Di bidang teknologi dan sains, muncul ide-ide visioner seperti:

  • Perancangan Sistem Monitoring Kualitas Air Berbasis Internet Of Things (IOT) Sebagai Solusi Deteksi Dini Pencemaran Air Di Desa Tulung,Aisyah Nurul Azkiyah (X.E6), Kantza Laduna Muntazia (X.E6)
  • Pengembangan Sistem Monitoring Wearable Berbasis Photoplethysmography Untuk Analisis Deviasi Perfusi Pada Pasien Stent Koroner
    Dzaky Zaisan (X.E2), Fuad Syauqi Afdal (X.E2)
  • Rancang Bangun Bio-Air Purifier Berbasis Mikroalga Terintegrasi Sensor IoT Terjangkau untuk Reduksi Akumulasi CO2 Ruangan
    Farid Amsyar Muttaqin (8H), Rabbani Nandira Yhunata (8H)
Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026
Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

Tak kalah menarik, santri juga menghadirkan inovasi di bidang lingkungan dan pangan:

  • Pengembangan Formulasi Pakan Fungsional Menggunakan Dedak Padi Dan Albedo Kulit Jeruk Sebagai Strategi Pencegahan Hiperkolesterolemia
    Haidar Fawwaz Amrullah (XI.F1), Ziyad Aqil Maheswara (X.E2)
  • Optimasi Dilusi Pome Terhadap Produksi Lipid Chlorella Vulgaris Sebagai Potensi Minyak Nabati Alternatif
    Averous Asrul Syarif (X.E2), Aufa Adlan Fathurrohman (X.E2)

 

Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026
Dari IoT hingga Permainan Tradisional, 9 Riset Kreatif Santri Assalaam Tembus OPSI 2026

 

Sementara itu, di ranah sosial dan pendidikan, ide-ide kritis juga bermunculan:

  • Studi Komparatif Pendekatan Pedagogi Guru Gen X Dan Gen Z Dalam Penguatan Karakter Pelajar MA PPMI Assalaam Sukoharjo Di Era Disrupsi
    M. Banu Farrosi (XI.F2), Muhammad Reyhan Ramadhan (XI.F2)
  • THEOMAS : Persiapan Indonesia Emas Melalui Game Theotown Sebagai Literasi Pembangunan Dan Kesadaran Politik Remaja
    Umar Abdurrahman (X.E1), Alif Tsaqiib Munjati (X.E3)

Menariknya lagi, santri Assalaam juga tidak melupakan akar budaya:

  • KA Batara Kresna Solo–Wonogiri sebagai Preferensi Wisata Day Trip Kekinian dan Kontribusinya bagi Ekonomi Lokal
    Arindiya Rahma, Adzkiya Najda
  • Revitalisasi Permainan Tradisional Berbasis Etnopedagogi sebagai Upaya Penguatan Identitas Budaya Generasi Alpha
    Farzana Hanis (8J), Kenzi (8J)

Kesembilan judul ini menjadi bukti bahwa santri tidak hanya belajar, tetapi juga mampu membaca zaman, mengolah ide, dan menghadirkan solusi nyata melalui riset.

Selanjutnya, seluruh tim akan melanjutkan ke tahap penelitian lanjutan. Di tahap ini, mereka akan diuji dalam hal ketelitian data, kekuatan analisis, hingga ketangguhan dalam proses ilmiah.

Lebih dari sekadar prestasi, capaian ini menegaskan bahwa PPMI Assalaam berhasil membangun ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya santri sebagai inovator muda—yang siap berkontribusi tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global.

 

Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam. Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Kedua santri tersebut adalah Mohammed Aly Nay yang diterima pada program studi S1 Statistika, serta Fattah Ikhwanul Akbar yang lolos pada program studi S1 Biologi. Keberhasilan ini menjadi capaian istimewa karena jalur IUP UGM dikenal sebagai program internasional bergengsi dengan proses seleksi yang sangat kompetitif.

Program International Undergraduate Program (IUP) UGM merupakan jalur pendidikan dengan standar internasional di mana proses perkuliahan menggunakan bahasa Inggris secara penuh. Program ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, sehingga persaingan dalam proses seleksinya cukup ketat.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026
Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Keberhasilan Mohammed Aly Nay dan Fattah Ikhwanul Akbar tidak lepas dari rekam jejak akademik mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan olimpiade sains dan riset selama menempuh pendidikan di MA PPMI Assalaam. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi keduanya untuk bersaing dalam seleksi program internasional di perguruan tinggi.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren dan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki daya saing akademik yang tinggi di tingkat nasional maupun global.

Segenap civitas akademika PPMI Assalaam menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.

Selamat berjuang di “Kampus Biru” UGM, semoga langkah ini menjadi awal kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan, umat, dan bangsa.

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

MA PPMI Assalaam resmi menjalin kerja sama strategis dengan UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret untuk memperkuat budaya riset dan meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah santri. Penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026 di Ruang Nakula Gedung Perpustakaan UNS.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, S.Ag., M.Pd., bersama Kepala UPT Perpustakaan UNS, Ibu Riah Wiratningsih, S.S., M.Si. Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun dengan berbagai program penguatan riset yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan santri.

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri
MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi MA PPMI Assalaam yang saat ini mengemban amanah sebagai Madrasah Riset dari Kementerian Agama. Melalui kemitraan dengan UNS, madrasah berharap dapat meningkatkan pendampingan penelitian serta kemampuan santri dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas.

Ustadz Farid Akbar menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan kemampuan riset santri.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu membimbing santri dalam melakukan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah yang lebih berbobot dan relevan dengan persoalan di masyarakat. Dengan dukungan dari UNS, kami optimis santri MA PPMI Assalaam dapat berkembang menjadi peneliti muda yang kritis dan kreatif,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, para santri juga akan mendapatkan akses lebih luas terhadap sumber daya perpustakaan akademik, pendampingan penulisan karya ilmiah, serta penguatan literasi riset. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, MA PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan berbasis riset di lingkungan pesantren. Diharapkan para santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo kembali menggelar Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H yang diikuti oleh seluruh santri pada Ahad pagi, 1 Maret 2026, bertempat di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan yang dilaksanakan setelah shalat Subuh berjamaah ini menghadirkan pemateri Prof. Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag.

Dalam kajian tersebut, Prof. Ustadi Hamsah menyampaikan materi bertema “Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin: Refleksi Ramadhan untuk Generasi Assalaam.” Melalui tema ini, para santri diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai sosok pemimpin yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Meski menghadapi berbagai penolakan, hinaan, bahkan kebencian, Rasulullah tetap menunjukkan sikap sabar, pemaaf, dan terus menebarkan kasih sayang kepada sesama.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Anbiya ayat 107 yang menegaskan bahwa Rasulullah diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Kepemimpinan beliau tidak dibangun dengan kemarahan atau kebencian, melainkan dengan kelembutan, keteladanan, dan kasih sayang.

Selain itu, Prof. Ustadi Hamsah juga mengingatkan pentingnya sifat lemah lembut dalam kehidupan seorang muslim sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ali Imran ayat 159, bahwa kelembutan hati menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun hubungan dan kepemimpinan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membagikan lima kiat menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu:

  1. Memiliki sifat lemah lembut sebagai rahmat dari Allah.

  2. Menjadi pribadi yang pemaaf dan menjaga amanah.

  3. Membiasakan istighfar dan memohon ampun kepada Allah.

  4. Mengedepankan musyawarah dalam setiap keputusan.

  5. Bertawakal kepada Allah setelah berikhtiar secara maksimal.

Melalui Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H di PPMI Assalaam Sukoharjo ini, diharapkan para santri semakin memahami nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pesantren dalam membentuk generasi santri yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo menggelar Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H pada Ahad (22/2) di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan yang dilaksanakan usai sholat Subuh berjamaah ini diikuti seluruh santri dan menghadirkan Ustadz Hasrul Halili, S.H., M.A. sebagai pemateri.

Mengangkat tema “Generasi sebagai Madrasah Kejujuran: Menyiapkan Generasi Assalaam Anti Korupsi”, tabligh akbar ini menekankan pentingnya membangun integritas dan kesadaran anti-korupsi sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan pesantren.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini
Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak DiniTabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Dalam pemaparannya, Ustadz Hasrul Halili menegaskan bahwa Islam dibangun di atas fondasi keadilan yang kokoh sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 135. Namun, berbagai praktik ketidakadilan, termasuk korupsi, masih menjadi tantangan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap nilai keadilan,” ujarnya di hadapan para santri.

Ia menjelaskan bahwa maraknya korupsi dapat merusak tatanan sosial bahkan melemahkan sebuah negara. Negara-negara dengan tingkat korupsi rendah seperti Swedia, Norwegia, dan Islandia menunjukkan bahwa integritas berbanding lurus dengan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini
Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Peran Pesantren dalam Membentuk Generasi Berintegritas

Menurutnya, pendidikan anti-korupsi harus dimulai dari pembentukan karakter. Lingkungan pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keteladanan.

Ia juga mengingatkan agar santri menjauhi segala bentuk gratifikasi maupun praktik kecil yang berpotensi mengarah pada perilaku koruptif. Integritas, lanjutnya, dibangun dari kebiasaan sehari-hari yang konsisten.

Sebagai langkah konkret, ia mendorong dua hal utama:

  1. Keteladanan para asatidz dan pimpinan sebagai figur berintegritas (uswah hasanah).

  2. Penerapan sistem pengawasan yang tegas dan transparan untuk menjaga budaya kejujuran di lingkungan pondok.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan karakter bagi santri PPMI Assalaam. Tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama dan akademik, pesantren juga diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi berilmu yang memiliki komitmen moral kuat.

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk mencetak santri yang unggul secara intelektual, kokoh dalam integritas, serta siap berkontribusi positif bagi bangsa dan agama.