PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan

PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan

SukoharjoMTs PPMI Assalaam kembali menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIM untuk periode kepengurusan 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis (24–25/9/2025), di ruang pertemuan lantai 2 PPMI Assalaam Sukoharjo.

Dengan mengusung tema “Membentuk Pemimpin Santri Berkarakter dan Berdaya Saing Global”, LDK tahun ini menghadirkan pemateri Ustadz Wihdan Jefri Lazuardi Baihaqi El-Haq, M.Pd. Beliau menekankan pentingnya tiga kompetensi utama yang harus dimiliki pengurus OSIM, yakni leadership, teamwork, dan public speaking.

PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan
PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan
PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan
PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan
PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan
PPMI Assalaam Gelar LDK OSIM 2025/2026, Bentuk Pemimpin Santri Masa Depan

Kepala MTs PPMI Assalaam, Ustadz Muchamad Soleh Pratono, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa LDK merupakan pintu gerbang awal bagi santri untuk menjadi pemimpin masa depan.

“LDK ini menjadi pintu gerbang kalian untuk menjadi pemimpin besar di masa depan. Semua pemimpin ditempa melalui latihan bertahap dan praktik nyata di lapangan. Kepemimpinan tidak cukup dipelajari dari buku semata, tetapi harus dilatih dan dijalani langsung,” ungkapnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat. Santri peserta LDK tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung melalui diskusi, presentasi, hingga simulasi kepemimpinan. Program ini dirancang untuk melatih keterampilan komunikasi, menumbuhkan kerja sama tim, serta meningkatkan rasa percaya diri dalam memimpin organisasi.

Dengan bekal yang diperoleh dari LDK OSIM MTs PPMI Assalaam 2025/2026, para pengurus baru diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional, berkarakter, serta siap berkontribusi positif bagi madrasah maupun masyarakat.

Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah

Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah

Karanganyar, September 2025 – Suasana kebersamaan dan keceriaan mewarnai kegiatan tahunan Mukhoyyamah 2025 yang digelar MA PPMI Assalaam. Mengusung tema “Bonded by Faith, Bound by Family, Driven by Dreams”, acara ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi santri kelas 10–12 lewat perpaduan rihlah, edukasi, dan penguatan ukhuwah.

Tahun ini, Mukhoyyamah dilaksanakan di dua lokasi alam terbuka. Pada 3–4 September 2025, santri putra menikmati perkemahan di Bumi Perkemahan Pleseran, Karanganyar, sementara santri putri mengikuti kegiatan pada 12–13 September 2025 di Ngargoyoso Waterfall. Pemilihan lokasi ini menciptakan suasana sejuk dan segar, sekaligus mendukung pembelajaran berbasis pengalaman langsung.

Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah
Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah
Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah
Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah
Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah
Mukhoyyamah 2025: Serunya Santri Assalaam Belajar, Berpetualang, dan Berukhuwah

Selama kegiatan, para santri larut dalam berbagai agenda seru: lomba kreatif, tracking menantang, sarasehan hangat, hingga pembagian hadiah yang ditunggu-tunggu. Gelak tawa, sorak dukungan, dan semangat kebersamaan begitu terasa di setiap sesi.

Salah satu santri kelas 12 bahkan memberikan kesan singkat namun padat makna: “Mantap!”—menunjukkan betapa antusiasnya mereka terhadap kegiatan ini.

Dalam momen sarasehan, Kepala Madrasah Ustadz Farid menyampaikan pesan penuh makna. Ia mengingatkan santri agar menjadikan Mukhoyyamah sebagai ruang mempererat hubungan dengan teman dan guru.

“Kegiatan ini jadi ajang untuk saling mengenal lebih dekat. Di rihlah ini pula, sempatkan doa untuk orang tua kalian dan teman-teman yang sakit. Ingat, doa safar diijabah oleh Allah,” tuturnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga shalat tepat waktu dan konsisten berbahasa asing, meski di tengah suasana perkemahan. Nilai disiplin dan nuansa internasional tetap menjadi ciri khas Assalaam.

Mukhoyyamah 2025 bukan hanya kegiatan camping biasa. Dengan kombinasi aktivitas fisik, refleksi spiritual, dan nuansa kekeluargaan, acara ini menjadi sarana pembentukan karakter santri. Mereka belajar arti solidaritas, kemandirian, kepedulian, dan semangat meraih mimpi di masa depan.

Santri Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi

Santri Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi

Lima santri MA PPMI Assalaam sukses menjuarai Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat kabupaten dan memastikan langkah menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Mereka adalah:

  • Fattah Ikhsanul Akbar (Kelas 12) – Juara 1 Biologi

  • Hikam Arief Wicaksono (Kelas 12) – Juara 1 Kimia

  • Maulida Ardhiana (Kelas 11) – Juara 1 Matematika

  • Ruwaifiq Ahmad Prasetya (Kelas 10) – Juara 3 Ekonomi

  • Aisyah Aurora (Kelas 8) – Juara 1 OMI IPA

Mereka akan mewakili Kabupaten Sukoharjo dalam OMI tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Oktober 2025.

Kepala Madrasah, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan rasa bangga atas capaian para santri.
“Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu bersaing dan unggul dalam bidang akademik. MA PPMI Assalaam terus mendorong santrinya agar tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga cemerlang di bidang sains, teknologi, dan ekonomi,” ujarnya.

Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Lolos OMI 2025 Tingkat Provinsi

Ia menambahkan, keberhasilan ini menegaskan peran penting pesantren dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Selain apresiasi, Ustadz Farid juga mengajak seluruh civitas akademika serta masyarakat untuk mendukung perjuangan para santri.
“Semoga Fattah, Hikam, Maulida, dan Ruwaifiq dapat tampil maksimal di tingkat provinsi dan membawa pulang hasil terbaik untuk Assalaam serta Kabupaten Sukoharjo,” katanya.

OMI merupakan kompetisi resmi yang digelar untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah, sekaligus menumbuhkan semangat riset, inovasi, dan daya saing santri. Jika berhasil di tingkat provinsi, para juara akan melangkah ke ajang OMI tingkat nasional. Dengan semangat juang yang tinggi, empat santri MA PPMI Assalaam siap membawa nama baik almamater sekaligus mengharumkan daerah di level yang lebih tinggi.

Guru PPMI Assalaam Ikuti Teacher Exchange dalam APEX 2025

Guru PPMI Assalaam Ikuti Teacher Exchange dalam APEX 2025

Dunia pendidikan Indonesia kembali mencatat prestasi, Dr. Yan Surono, M.Pd., guru fisika Madrasah Aliyah PPMI Assalaam Sukoharjo, berhasil lolos seleksi ketat ALCoB Program for Educators’ eXchange (APEX) 2025, program pertukaran pendidik di bawah naungan APEC.

Tahun ini, sebanyak 1.784 guru dari seluruh Indonesia mendaftar. Namun, hanya 40 orang terpilih melalui seleksi yang digelar Balai Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek bersama Institute of APEC Collaborative Education (IACE) Korea Selatan. Dr. Yan menjadi salah satunya, menegaskan kualitas pendidik Indonesia di panggung global.

“Alhamdulillah, ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi amanah untuk membawa gagasan pendidikan Indonesia ke forum dunia,” ujar Dr. Yan.

Guru PPMI Assalaam Ikuti Teacher Exchange dalam APEX 2025
Guru PPMI Assalaam Ikuti Teacher Exchange dalam APEX 2025
Guru PPMI Assalaam Ikuti Teacher Exchange dalam APEX 2025
Guru PPMI Assalaam Ikuti Teacher Exchange dalam APEX 2025

Dr. Yan dikenal dengan gagasan pendidikan holistik berbasis kepuasan belajar siswa. Konsep ini lahir dari riset doktoralnya di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Menurutnya, kepuasan belajar tidak sekadar ditentukan nilai akademik, tetapi juga dipengaruhi gaya belajar, lingkungan, regulasi diri, hingga spiritualitas. Pendekatan komprehensif inilah yang membuatnya diapresiasi hingga tingkat internasional.

APEX 2025 diikuti pendidik dari berbagai negara Asia-Pasifik. Sejak pembukaan di Jakarta, Dr. Yan aktif mempresentasikan gagasan hingga mengikuti sesi computational thinking bersama pakar pendidikan Korea Selatan. Forum ini mempertemukan guru lintas bangsa untuk berdiskusi mengenai deep learning, kecerdasan buatan (AI), dan strategi pembelajaran masa depan.

Puncak kegiatan menjadi momen bersejarah. Dari ratusan peserta, Dr. Yan Surono terpilih sebagai salah satu dari 10 peserta terbaik APEX 2025, mengharumkan nama Indonesia. “Penghargaan ini bukan milik saya semata, melainkan buah kolaborasi semua guru yang berjuang di kelas,” ucapnya dengan rendah hati.

Kehadiran Dr. Yan Surono di APEX 2025 menjadi bukti bahwa guru Indonesia mampu bersuara di forum internasional. Ia membawa misi besar untuk memperkenalkan wajah pendidikan nasional yang menyeimbangkan ilmu pengetahuan, karakter, dan spiritualitas.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk terus berinovasi dan menembus panggung dunia. Dari ruang kelas di Assalaam, kini suara pendidik Indonesia menggema di kancah internasional.

Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas

Pendampingan Belajar Malam Santri PPMI Assalaam

Malam hari di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam tidak hanya dimanfaatkan santri untuk beristirahat. Justru, suasana tenang di malam hari menjadi waktu terbaik bagi para santri untuk menyalakan semangat belajar dan mendalami berbagai bidang ilmu.

Setiap Senin, Rabu, dan Jumat malam, PPMI Assalaam mengadakan program Pendampingan Belajar Malam. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang mendalam, interaktif, sekaligus menyenangkan. Pada Jumat (19/9/2025), suasana hangat terlihat di ruang-ruang kelas Madrasah Aliyah meski udara malam cukup dingin.

Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas
Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas
Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas
Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas
Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas
Pendampingan Belajar Malam, Santri PPMI Assalaam Tingkatkan Daya Saing dan Spiritualitas

Agenda belajar malam mencakup beragam aktivitas, antara lain:

  • Pendalaman Kelas Riset untuk melatih logika, kreativitas, dan menumbuhkan jiwa ilmiah.

  • Diskusi Tugas dan Konsultasi Pelajaran bersama guru, sehingga santri lebih mudah memahami materi dan menyelesaikan tugas.

  • Setoran Hafalan yang melatih kedisiplinan, memperkuat daya ingat, sekaligus menambah keberkahan.

  • Pendalaman Bahasa Asing seperti bahasa Inggris dan Arab guna memperluas wawasan global.

  • Ruang Diskusi dan Curhat Santri sebagai wadah berbagi pengalaman, mencari solusi, dan mempererat ukhuwah.

Dengan pendekatan menyeluruh, kegiatan belajar malam di PPMI Assalaam tidak hanya menekankan aspek akademik. Santri juga didorong untuk mengasah keterampilan, memperkuat spiritualitas, serta mengembangkan potensi diri. Suasana belajar yang hangat dan penuh kekeluargaan menjadikan santri merasa nyaman, terbimbing, dan semakin bersemangat dalam menuntut ilmu.

Program ini juga memperkuat hubungan antara santri dan guru, sekaligus sejalan dengan visi PPMI Assalaam untuk mencetak generasi unggul: cerdas dalam ilmu pengetahuan, matang dalam riset, fasih berbahasa asing, serta kokoh dalam spiritualitas.

Melalui Pendampingan Belajar Malam, PPMI Assalaam berkomitmen melahirkan santri yang berdaya, siap menghadapi tantangan zaman, dan membawa keberkahan bagi umat.

Studi Banding ke PPMI Assalaam, Yayasan Muhammadiyah Setia Budi Pelajari Kurikulum dan Kelas Internasional

Studi Banding ke PPMI Assalaam, Yayasan Muhammadiyah Setia Budi Pelajari Kurikulum dan Kelas Internasional

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali menjadi tujuan silaturahmi dan studi banding dari lembaga pendidikan. Kali ini, rombongan dari Yayasan Perguruan Muhammadiyah Setia Budi Tangerang Selatan berkunjung untuk memperkuat kerja sama dan berbagi pengalaman dalam pengelolaan pendidikan.

Sebanyak sembilan tamu hadir dalam kunjungan tersebut, terdiri dari Ketua DPC, Majelis Dikdasmen, Kepala Sekolah, dan tim kurikulum yayasan. Rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan PPMI Assalaam, antara lain Ustadz Lutfiyanto, S.Sos., Ustadz Wahyudi Prabowo, M.Pd. selaku Kepala SMA, serta Helmy Zakariya, M.A. Sambutan resmi juga disampaikan oleh Ustadz Hafidz, S.Pd., M.Pd.

Studi Banding ke PPMI Assalaam, Yayasan Muhammadiyah Setia Budi Pelajari Kurikulum dan Kelas Internasional
Studi Banding ke PPMI Assalaam, Yayasan Muhammadiyah Setia Budi Pelajari Kurikulum dan Kelas Internasional
Studi Banding ke PPMI Assalaam, Yayasan Muhammadiyah Setia Budi Pelajari Kurikulum dan Kelas Internasional
Studi Banding ke PPMI Assalaam, Yayasan Muhammadiyah Setia Budi Pelajari Kurikulum dan Kelas Internasional

Kunjungan ini bertujuan memperluas wawasan dalam pengelolaan kurikulum, sistem keuangan, tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana pendidikan, khususnya terkait kelas internasional berbasis Cambridge yang telah diterapkan di PPMI Assalaam.

PPMI Assalaam menyambut positif silaturahmi ini dan menjadikannya sebagai momentum untuk saling belajar dan berbagi demi meningkatkan kualitas pendidikan. “Kami terbuka untuk bertukar pengalaman. Semoga kunjungan ini menjadi langkah bersama dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang lebih maju,” ujar perwakilan pimpinan Assalaam.

Studi banding ini menegaskan komitmen PPMI Assalaam dalam membangun kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, Assalaam berharap tercipta sinergi yang mampu menghadirkan generasi unggul berwawasan global tanpa meninggalkan nilai-nilai Islami.

Bersilaturahmi dan Berkolaborasi, Santri Darul Qur’an Tangerang Kunjungi PPMI Assalaam

Bersilaturahmi dan Berkolaborasi, Santri Darul Qur’an Tangerang Kunjungi PPMI Assalaam

Dalam rangka mempererat ukhuwah islamiyah dan membangun kolaborasi antar lembaga pendidikan, santri Darul Qur’an Tangerang melakukan kunjungan ke PPMI Assalaam pada Sabtu (13/09) hingga Ahad (14/09).

Kedatangan rombongan santri Darul Qur’an disambut hangat oleh pimpinan, Kepala Kesantrian Putra, serta tim Humas PPMI Assalaam di Meeting Room lantai 2. KH. Yandi Purnama, SE, turut menyampaikan apresiasinya atas sambutan ramah yang diberikan pihak tuan rumah.

Bersilaturahmi dan Berkolaborasi, Santri Darul Qur’an Tangerang Kunjungi PPMI Assalaam
Bersilaturahmi dan Berkolaborasi, Santri Darul Qur’an Tangerang Kunjungi PPMI Assalaam
Bersilaturahmi dan Berkolaborasi, Santri Darul Qur’an Tangerang Kunjungi PPMI Assalaam
Bersilaturahmi dan Berkolaborasi, Santri Darul Qur’an Tangerang Kunjungi PPMI Assalaam

“Terima kasih kepada keluarga besar PPMI Assalaam yang sudah menyambut kami dengan penuh kehangatan. Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang bermanfaat,” ujar KH. Yandi Purnama.

Pada sore hari, santri Darul Qur’an Tangerang mengikuti kegiatan Pramuka bersama santri PPMI Assalaam. Malam harinya, mereka menggelar sesi sharing organisasi bersama pengurus OP3MIA untuk bertukar pengalaman terkait kepengurusan santri.

Agenda silaturahmi berlanjut pada Ahad pagi dengan kegiatan sparing olahraga. Pertandingan berlangsung dalam suasana penuh sportivitas. Meski hasil akhir dimenangkan oleh tuan rumah dengan skor 38–27 untuk basket dan 2–0 untuk sepak bola, suasana persaudaraan tetap terjaga.

Kepala Kesantrian Putra PPMI Assalaam, Ustadz Muslim Ridlo, S.Sos, menegaskan pentingnya agenda kebersamaan semacam ini.
“Ini adalah kesempatan untuk bersilaturahmi dan menebarkan energi positif dari kedua lembaga. Semoga bisa berkolaborasi di program-program berikutnya,” tuturnya.

Santri PPMI Assalaam pun menyambut baik kehadiran tamu dari Darul Qur’an. Mulai dari penyambutan, kegiatan pramuka, diskusi bersama, hingga sparing olahraga, seluruh kegiatan berjalan dengan penuh keakraban.

Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa silaturahmi tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga pendidikan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi di berbagai bidang.

Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja

Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026

Sukoharjo, 11 September 2025 – Setelah prosesi pelantikan pada Selasa malam (9/9), para pengurus Konsulat Putri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam langsung menggelar Musyawarah Kerja (Musker) pada Kamis  (11/9) di ruang pertemuan lantai 2.

Kegiatan ini diikuti 165 santriwati, terdiri dari 154 santri kelas X dan 11 santri kelas IX, serta didampingi oleh para pembimbing konsulat. Musker menjadi forum penting bagi pengurus untuk menyusun program kerja yang akan dijalankan sepanjang tahun pelajaran 2025/2026.

Konsulat sendiri merupakan organisasi kedaerahan di bawah naungan OP3MIA Putri yang menaungi santri berdasarkan kesamaan asal daerah maupun lingkup wilayah secara umum. Organisasi ini berperan sebagai wadah kebersamaan sekaligus sarana pembinaan kepemimpinan santriwati.

Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja
Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja
Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja
Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja
Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja
Musyawarah Kerja Konsulat Putri PPMI Assalaam 2025/2026, Santriwati Siapkan Program Kerja

Musyawarah kerja dibuka oleh Ustadzah Yanik Khizanatul Kh., M.Pd., selaku Kepala Bagian Kesantrian Putri. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi atas kesiapan para pengurus dalam merancang program kerja. Ia menekankan bahwa menjadi pengurus konsulat adalah bentuk pengabdian mulia yang melatih keikhlasan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. “Semoga Musker ini mampu melahirkan program yang bermanfaat serta mempererat ukhuwah di antara santriwati,” pesannya.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari masing-masing konsulat dan diskusi bersama peserta untuk menyamakan persepsi serta tujuan. Musker Konsulat Putri ini menjadi langkah awal bagi pengurus baru dalam mengemban amanah dengan penuh kesungguhan, serta diharapkan mendatangkan keberkahan bagi seluruh santriwati.

Reward Umrah Gratis untuk Santri Hafidz Qur’an dan Pegawai Terpilih PPMI Assalaam

Reward Umrah Gratis untuk Santri Hafidz Qur’an dan Pegawai Terpilih PPMI Assalaam

Sukoharjo – Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam memberikan apresiasi istimewa berupa Reward Umrah Gratis kepada santri dan pegawai. Santri yang mendapatkan reward Umrah adalah mereka yang berhasil menyelesaikan hafalan Qur’an 30 juz. Sementara reward Umrah untuk pegawai diberikan untuk mereka yang terpilih dengan kategori pengabdian dan dedikasi di PPMI Assalaam.

Program ini menjadi bentuk penghargaan sekaligus motivasi agar semakin banyak generasi muda dan tenaga pendidik yang berkomitmen dalam mengabdi serta menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Sebanyak 6 santri Assalaam berhasil meraih Reward Umrah Gratis setelah menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Mereka adalah Muhammad Nabil Al Ghifari, Faiz Parama Wardhana, Arvin Mukhbit Furqon, Nayla Rahmadini, Noviana Dian Putri dan Khairunnisa Radhwa Nazihah.

Selain santri, PPMI Assalaam juga memberikan penghargaan kepada 4 pegawai terpilih yang dinilai memiliki pengabdian luar biasa. Mereka adalah Bapak Joko Sudirjo, Bapak Sarwanto, Ibu Siti Syafaah, Ustadzah Sriwiati, S.Pd.

Reward Umrah Gratis untuk Santri Hafidz Qur’an dan Pegawai Terpilih PPMI Assalaam
Reward Umrah Gratis untuk Santri Hafidz Qur’an dan Pegawai Terpilih PPMI Assalaam
Reward Umrah Gratis untuk Santri Hafidz Qur’an dan Pegawai Terpilih PPMI Assalaam
Reward Umrah Gratis untuk Santri Hafidz Qur’an dan Pegawai Terpilih PPMI Assalaam

Tidak hanya itu, terdapat pula 10 pegawai lainnya yang ikut serta dalam rombongan umrah kali ini, sehingga total terdapat 14 pegawai yang diberangkatkan.

Acara pelepasan jamaah umrah dilaksanakan pada Selasa (9/9) di Meeting Room lantai 2 PPMI Assalaam. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh haru, dipandu oleh Ustadz Agung Dermawan, S.H.I.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. Kadarusman, S.Ag berpesan agar para jamaah menggunakan kesempatan emas ini untuk memperbanyak ibadah dan doa.

“Mari kita gunakan kesempatan ini untuk beribadah, bermunajaah kepada Allah SWT, karena berdo’a dan menginjakkan kaki ke tanah suci adalah keistimewaan,” ujarnya.

Program Reward Umrah Gratis ini diharapkan menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi santri untuk menghafalkan Al-Qur’an dan pegawai PPMI Assalaam untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan semangat kinerja di PPMI Assalaam.

Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul

Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke 43 PPMI Assalaam di Gunungkidul

Gunungkidul – PPMI Assalaam merayakan Milad ke-43 dengan rangkaian acara istimewa berupa Pengajian Akbar Maulid Nabi, peresmian masjid, dan pagelaran wayang kulit. Acara ini digelar di Kompleks SMP TQS Assalaam Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, pada Jumat (5/9/2025).

Perayaan ini dihadiri oleh tokoh penting, di antaranya Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., Ketua Dewan Pembina YMPIS Hj. Siti Aminah Abdullah, Ketua Umum Pengurus YMPIS Drs. H. Ahmad Syamsuri, M.M., serta Direktur PPMI Assalaam Drs. H. Uripto Mahmud Yunus, M.Ed. Turut hadir pula Dewan Kyai PPMI Assalaam K.H. Anwar Sholeh, M.Hum., dalang wayang Ki Yusuf Anshor Ganendra, Kyai Abdurrahman, pejabat daerah, aparat pemerintah, lurah setempat, pengurus YMPIS, dan keluarga besar PPMI Assalaam.

Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul
Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul
Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul
Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul
Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul
Jadi Media Dakwah, Wayang Kulit Meriahkan Milad ke-43 PPMI Assalaam di Gunungkidul

Acara semakin semarak dengan penampilan karawitan dari siswa SMP TQS Assalaam Tepus yang mengiringi pagelaran wayang kulit.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul menegaskan pentingnya kehadiran masjid yang baru diresmikan.

“Ini bukan sekadar masjid, namun juga pusat ibadah, pusat ilmu, dan pusat peradaban,” ujarnya.

Lebih dari itu, pagelaran wayang kulit dalam rangkaian milad ini membawa pesan mendalam. Wayang tidak hanya dipandang sebagai kesenian tradisional, tetapi juga sebagai wayang media dakwah yang mampu menyampaikan nilai-nilai Islam, pendidikan, dan kebijaksanaan hidup kepada masyarakat.

Perpaduan antara budaya dan dakwah inilah yang menjadikan Milad ke-43 PPMI Assalaam semakin bermakna. Pagelaran Wayang menjadi bukti bahwa seni tradisi mampu berjalan seiring dengan syiar Islam, memberikan pencerahan, dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan umat.