Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar Apel dan Halal Bihalal bersama seluruh santri dan pengasuh pada Senin (6/4/2026) di lapangan sepak bola PPMI Assalaam. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah sekaligus membangun kembali semangat belajar pasca Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H.

Apel diikuti oleh seluruh santri dari berbagai jenjang, jajaran pimpinan, serta para pengasuh di lingkungan PPMI Assalaam. Bertindak sebagai pembina apel, Sholeh Pratono, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada santri kelas XII yang telah berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi.

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri
Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Dalam amanatnya, beliau juga memberikan motivasi kepada santri yang masih berproses untuk tetap berikhtiar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita. Mengutip pesan Imam Syafi’i, beliau menegaskan pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu.

“Jika kamu tidak tahan lelahnya belajar, maka bersiaplah menahan perihnya kebodohan,” pesannya di hadapan seluruh peserta apel.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal yang berlangsung penuh kehangatan. Seluruh santri dan pengasuh saling bersalaman sebagai bentuk saling memaafkan dan mempererat hubungan kekeluargaan di bulan Syawal.

Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri
Apel dan Halal Bihalal PPMI Assalaam: Momentum Syawal Perkuat Ukhuwah dan Semangat Prestasi Santri

Kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga bagian dari pembinaan karakter santri di PPMI Assalaam. Melalui apel dan Halal Bihalal, diharapkan seluruh santri dapat kembali menjalani aktivitas pendidikan dengan semangat baru, hati yang bersih, serta komitmen kuat dalam meraih prestasi dan menjaga nilai-nilai keislaman.

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Santri Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali ke ma’had pada Ahad (5/4/2026) setelah menjalani libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Kembalinya para santri menandai dimulainya kembali aktivitas pendidikan dan pembinaan Tahun Ajaran 2025/2026.

Sejak pagi, kedatangan santri berlangsung tertib dengan diantar langsung oleh orang tua/wali maupun melalui konsulat daerah asal yang didampingi pembimbing. Suasana haru dan bahagia menyelimuti lingkungan pondok, terlihat dari antusiasme serta wajah ceria para santri yang siap kembali menjalani proses tholabul ‘ilmi.

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru
Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan kembali setelah liburan, tetapi juga sebagai titik awal untuk membangun kembali semangat belajar, kedisiplinan, serta kesiapan menjalani kehidupan pesantren yang terstruktur.

Pada malam harinya, PPMI Assalaam menyelenggarakan agenda penyambutan Ahlan wa Sahlan di Masjid PPMI Assalaam setelah pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Kegiatan ini diisi dengan pengarahan oleh Wakil Direktur I Bidang Pendidikan dan Kesantrian, H. Edi Suprapto.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas kembalinya seluruh santri serta menegaskan pentingnya meluruskan niat dalam menuntut ilmu. Santri diharapkan kembali menjalani kehidupan pondok dengan penuh keikhlasan, kedisiplinan, dan kesungguhan.

Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru
Santri PPMI Assalaam Kembali ke Ma’had Pasca Libur Ramadhan 1447 H, Awali Pembelajaran dengan Semangat Baru

“Malam ini menjadi awal untuk menghidupkan kembali tradisi dan kedisiplinan pesantren setelah masa libur. Datanglah dengan niat yang baik dan ikhlas agar proses pembelajaran berjalan optimal,” ujarnya.

Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga adab, merawat fasilitas pondok, serta membangun interaksi yang baik selama di lingkungan ma’had. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula bahwa santri kelas IX dan XII akan mengikuti pembinaan khusus sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan pendidikan selanjutnya.

Kembalinya santriwati ke PPMI Assalaam diharapkan mampu menumbuhkan kembali semangat belajar, memperkuat karakter, serta meningkatkan kesiapan dalam menempuh proses pendidikan. Momentum pasca-Ramadhan ini menjadi langkah awal bagi santri untuk terus berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali menguatkan kualitas pengasuhan santri melalui kegiatan Re-Charging Murabbiyah yang diikuti oleh seluruh pengasuh kesantrian putri, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini digelar di Assalaam Center setelah agenda rutin Tandhiful ‘Aam (kebersihan umum).

Menghadirkan pemateri Dr Amien Ashiddiqi, kegiatan ini menjadi momentum penyegaran spiritual sekaligus penguatan kapasitas pengasuh dalam mendampingi santriwati secara optimal.

Dalam penyampaiannya, Dr. Amien menegaskan bahwa peran murabbiyah (pengasuh) bukan sekadar profesi, melainkan panggilan ilahi yang menuntut keikhlasan dan komitmen tinggi. “Pengasuhan adalah investasi akhirat. Apa yang diniatkan karena Allah akan bernilai abadi,” tegasnya.

Enam Pilar Penguatan Murabbiyah
Materi yang disampaikan berfokus pada enam prinsip utama dalam pengasuhan santri, yaitu pembaruan niat (tajdidu niyyah), menjaga amanah, fokus energi dalam tugas inti, kesabaran dan resiliensi, keteladanan (uswah hasanah), serta pengembangan growth mindset agar adaptif terhadap karakter generasi Z.

Pengasuh juga diingatkan untuk memaknai amanah sebagai kehormatan dari Allah, bukan sekadar beban administratif. Selain itu, pentingnya keteladanan menjadi sorotan utama, di mana perilaku pengasuh dinilai sebagai “kurikulum hidup” yang lebih berdampak dibandingkan sekadar nasihat lisan.

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan
Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Pengasuhan Berbasis Nilai Spiritual
Kegiatan ini turut menekankan tiga fondasi utama dalam membangun ruh pengasuhan, yaitu lillah (ikhlas karena Allah), billah (bersandar kepada Allah), dan ma’a Allah (merasa diawasi Allah). Ketiganya menjadi kunci agar pengasuh tetap kuat, tidak mudah lelah, serta menjaga integritas dalam setiap kondisi.

“Tanpa keikhlasan, pengasuh akan mudah lelah. Tanpa tawakal, akan merasa terbebani. Dan tanpa kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi, integritas akan mudah goyah,” menjadi pesan reflektif yang menguatkan seluruh peserta.

Lebih lanjut, ditekankan bahwa ruh pengasuh menjadi aspek paling krusial dalam sistem pendidikan pesantren. Pengasuh bukan hanya penjaga asrama, tetapi berperan sebagai “orang tua ideologis” yang membentuk karakter dan masa depan santri.

 

Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan
Re-Charging Murabbiyah PPMI Assalaam: Perkuat Spirit Pengasuhan Santri Berbasis Keikhlasan dan Keteladanan

Komitmen PPMI Assalaam dalam Penguatan SDM Pengasuhan
Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pendidikan pesantren yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter melalui pengasuhan yang berkualitas.

Program Re-Charging Murabbiyah diharapkan mampu meningkatkan keimanan, memperkuat dedikasi, serta memperkaya metode pengasuhan yang relevan dengan perkembangan zaman, sehingga santri PPMI Assalaam tumbuh menjadi generasi berakhlak, tangguh, dan berdaya saing global.

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Senin (23/3), PPMI Assalaam mendapat kunjungan para Biksu dari Sekolah Tinggi Ilmu Agama Budha (STIAB) Smaratungga Ngampel Boyolali. Selain menjalin silaturahmi dan mempelajari sistem pendidikan Pesantren Assalaam, kunjungan ini juga memperkuat toleransi antar umat beragama.

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama
PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Para Biksu sangat tertarik dengan pola dan manajemen pendidikan Islam paripurna yang diterapkan di PPMI Assalaam yang memadukan keseimbangan Spiritual, Intelektual, Moral dan Keterampilan dalam bingkai Islam rahmatan lil ‘Alamin.

PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama
PPMI Assalaam Sambut Biksu STIAB Smaratungga, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Kunjungan para biksu yang dipimpin langsung oleh Ketua STIAB Smaratungga, Biksu Nyana Karuno Mahathera (Dr. Kabri, S.Ag, M.Pd) disambut hangat oleh perwakilan pengasuh PPMI Assalaam di ruang pertemuan kantor Assalaam sebagai bagian “Ikramu dhuyuf” yang dituntunkan dalam Islam. Serta mengimplementasikan nilai-nilai Assalaam (damai) tidak hanya kepada sesama muslim namun juga kepada pemeluk agama lain.

Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global

Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global

Kabar gembira dari santri SMA Assalaam. Satrio Enggar Panggalih, santri kelas XII, resmi diterima di Zhejiang University of Science and Technology (ZUST), China, pada program studi Ilmu Teknologi dan Komputer melalui jalur beasiswa.

Capaian ini menjadi istimewa karena ZUST merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di China dengan standar internasional. Keberhasilan Satrio sekaligus menambah daftar santri PPMI Assalaam yang melanjutkan studi ke luar negeri.

Satrio mengaku telah mempersiapkan diri sejak kelas XI. Ia fokus melengkapi berkas pendaftaran, menjaga nilai akademik, serta mengikuti kursus bahasa Mandarin sebagai bekal studi. Bahkan, ia memilih melepas peluang jalur SNBP demi fokus mengejar cita-citanya menembus perguruan tinggi luar negeri.

Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global
Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global
Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global
Santri SMA Assalaam Lolos Beasiswa ke ZUST China, Bukti Generasi Pesantren Berdaya Saing Global

Langkah tersebut mengikuti jejak alumni sebelumnya, Muhammad Fawwas Rizka (2024), yang lebih dahulu melanjutkan studi di China. Hal ini menunjukkan konsistensi SMA Assalaam dalam mendorong santri untuk berani bersaing di tingkat global.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa sistem pendidikan di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki visi global, kemandirian, dan daya saing internasional.

SMA Assalaam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta pendampingan karier santri, sehingga semakin banyak lulusan yang dapat melanjutkan studi baik di perguruan tinggi luar negeri maupun dalam negeri.

Prestasi Satrio menjadi inspirasi bagi santri lainnya bahwa dengan persiapan yang matang dan tekad yang kuat, mimpi menembus kampus dunia bukanlah hal yang mustahil.

Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri

Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri

Sebanyak 185 peserta dari siswa-siswi kelas 5–6 SD/MI dan 8–9 SMP/MTs dari Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY hingga Jawa Barat mengikuti Pesantren Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam pada 12–15 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang pengalaman langsung bagi para peserta untuk merasakan kehidupan sebagai santri di lingkungan pesantren modern. Selama empat hari, peserta tidak hanya mengikuti pembelajaran, tetapi juga menjalani pembiasaan ibadah dan aktivitas khas kepesantrenan.

Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri
Pesantren Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: 185 Peserta Rasakan Serunya Jadi Santri

\Beragam materi dan kegiatan dirancang secara terpadu, mulai dari pembelajaran fiqih, pembiasaan ibadah harian, pengenalan ilmu astronomi, praktik muhadhoroh (public speaking), hingga sesi Achievement Motivation Training (AMT) yang membantu peserta mengenali potensi diri. Selain itu, peserta juga mengasah kemampuan bahasa Arab dan English, mengikuti fun games, serta membangun relasi pertemanan dengan peserta dari berbagai daerah.

Ketua panitia, Ustadz Firdaus, menyampaikan bahwa seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap sesi kegiatan.
“Peserta terlihat sangat aktif dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Ini menjadi indikator bahwa program Pesantren Ramadhan mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan Ramadhan, program ini menjadi bagian dari syiar pendidikan PPMI Assalaam kepada masyarakat sekaligus sarana mengenalkan sistem pendidikan pesantren yang mengintegrasikan ilmu agama, akademik, dan pembinaan karakter.

          

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga belajar tentang disiplin, kemandirian, ukhuwah, dan pengembangan diri. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga yang akan terus dikenang dan memberi dampak positif dalam perjalanan pendidikan mereka ke depan.

Pesantren Ramadhan di Assalaam bukan sekadar kegiatan, tetapi perjalanan bertumbuh, belajar, dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

55 Siswa SD Ikuti I'tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

55 Siswa SD Ikuti I’tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

Momentum Ramadhan tidak hanya menjadi sarana peningkatan spiritual bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak. Hal ini terlihat dalam kegiatan I’tikaf Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam dengan melibatkan 55 siswa sekolah dasar (SD) di Masjid Assalaam.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengenal lebih dekat ibadah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah, merenung, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana diajarkan dalam sunnah Nabi Muhammad SAW.

55 Siswa SD Ikuti I'tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam
55 Siswa SD Ikuti I’tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

Selama mengikuti i’tikaf, para siswa tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga mendapatkan pembinaan langsung dari ustadz serta panitia I’tikaf Ramadhan PPMI Assalaam. Pendampingan ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami makna ibadah secara tepat sekaligus merasakan suasana spiritual di lingkungan pesantren.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan lingkungan dan sistem pendidikan PPMI Assalaam kepada para peserta sejak usia dini. Para siswa diajak merasakan suasana kehidupan di pesantren yang menekankan keseimbangan antara ibadah, pembinaan akhlak, dan kedisiplinan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat karakter dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam. Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Kedua santri tersebut adalah Mohammed Aly Nay yang diterima pada program studi S1 Statistika, serta Fattah Ikhwanul Akbar yang lolos pada program studi S1 Biologi. Keberhasilan ini menjadi capaian istimewa karena jalur IUP UGM dikenal sebagai program internasional bergengsi dengan proses seleksi yang sangat kompetitif.

Program International Undergraduate Program (IUP) UGM merupakan jalur pendidikan dengan standar internasional di mana proses perkuliahan menggunakan bahasa Inggris secara penuh. Program ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, sehingga persaingan dalam proses seleksinya cukup ketat.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026
Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Keberhasilan Mohammed Aly Nay dan Fattah Ikhwanul Akbar tidak lepas dari rekam jejak akademik mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan olimpiade sains dan riset selama menempuh pendidikan di MA PPMI Assalaam. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi keduanya untuk bersaing dalam seleksi program internasional di perguruan tinggi.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren dan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki daya saing akademik yang tinggi di tingkat nasional maupun global.

Segenap civitas akademika PPMI Assalaam menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.

Selamat berjuang di “Kampus Biru” UGM, semoga langkah ini menjadi awal kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan, umat, dan bangsa.

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam menggelar pembekalan perpulangan Libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H bagi seluruh santri pada 7–8 Maret 2026 di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan ini menjadi tradisi pesantren untuk memberikan arahan sebelum santri kembali ke rumah masing-masing.

Pembekalan dan Perpulangan Libur Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam, Santri Ditekankan Jaga Akhlak

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam menggelar pembekalan perpulangan Libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H bagi seluruh santri pada 7–8 Maret 2026 di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan ini menjadi tradisi pesantren untuk memberikan arahan sebelum santri kembali ke rumah masing-masing.

Pembekalan disampaikan oleh Wakil Direktur I Bidang Pendidikan dan Kesantrian, Ustadz H. Edi Suprapto, M.Pd., yang menegaskan bahwa liburan bagi santri bukan sekadar waktu beristirahat, tetapi kesempatan untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah dibangun selama di pesantren.

Pembekalan dan Perpulangan Libur Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam, Santri Ditekankan Jaga Akhlak
Pembekalan dan Perpulangan Libur Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam, Santri Ditekankan Jaga Akhlak

Para santri diingatkan untuk menjaga adab selama perjalanan, memperbanyak doa ketika safar, memperkuat ukhuwah, serta memanfaatkan waktu di rumah untuk berbakti kepada orang tua (birrul walidain) dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Penguatan juga disampaikan oleh Ustadz Dr. KH. Kadarusman, M.Ag. yang menekankan pentingnya adab safar. Menurut beliau, perjalanan merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga para santri dianjurkan memperbanyak doa serta menjaga akhlak selama perjalanan.

Setelah rangkaian pembekalan selesai, perpulangan santri dan santriwati PPMI Assalaam dilaksanakan pada Ahad (8/3). Para santri dijemput oleh orang tua atau wali, sementara sebagian lainnya pulang melalui konsulat daerah dengan pendampingan pembimbing pesantren.

Momentum libur Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi waktu melepas rindu bersama keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi santri untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari di pesantren.

Melalui pembekalan dan pengaturan perpulangan ini, PPMI Assalaam kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem pendidikan pesantren yang menekankan keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan kedisiplinan, sehingga nilai-nilai pesantren tetap melekat pada diri santri di mana pun mereka berada.

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

MA PPMI Assalaam resmi menjalin kerja sama strategis dengan UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret untuk memperkuat budaya riset dan meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah santri. Penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026 di Ruang Nakula Gedung Perpustakaan UNS.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, S.Ag., M.Pd., bersama Kepala UPT Perpustakaan UNS, Ibu Riah Wiratningsih, S.S., M.Si. Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun dengan berbagai program penguatan riset yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan santri.

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri
MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi MA PPMI Assalaam yang saat ini mengemban amanah sebagai Madrasah Riset dari Kementerian Agama. Melalui kemitraan dengan UNS, madrasah berharap dapat meningkatkan pendampingan penelitian serta kemampuan santri dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas.

Ustadz Farid Akbar menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan kemampuan riset santri.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu membimbing santri dalam melakukan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah yang lebih berbobot dan relevan dengan persoalan di masyarakat. Dengan dukungan dari UNS, kami optimis santri MA PPMI Assalaam dapat berkembang menjadi peneliti muda yang kritis dan kreatif,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, para santri juga akan mendapatkan akses lebih luas terhadap sumber daya perpustakaan akademik, pendampingan penulisan karya ilmiah, serta penguatan literasi riset. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, MA PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan berbasis riset di lingkungan pesantren. Diharapkan para santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.