PPMI Assalaam turut berpartisipasi dalam International Islamic Edu Fair (IIEF) 2025, sebuah pameran pendidikan dan seminar Islam berskala regional yang berlangsung pada 11–13 Oktober 2025. Kegiatan ini menghadirkan berbagai lembaga pendidikan Islam dari wilayah Soloraya dalam rangka memperkuat sinergi dan kemajuan dunia pendidikan pesantren.
Pada ajang bergengsi ini, PPMI Assalaam menempati booth A61–A64 dengan tampilan berbeda dan lebih interaktif. Assalaam mengusung konsep edukasi menyenangkan dengan melibatkan anak-anak secara langsung dalam berbagai aktivitas menarik.
PPMI Assalaam Meriahkan International Islamic Edu Fair 2025 dengan Edukasi InteraktifPPMI Assalaam Meriahkan International Islamic Edu Fair 2025 dengan Edukasi Interaktif
Pengunjung, khususnya peserta didik, diajak mengikuti beragam permainan edukatif seperti TTS (Teka Teki Santri), Hafidz Journey, Alumni Corner & Snap & Share. Konsep booth yang engaging berhasil menarik perhatian pengunjung dan memberikan pengalaman positif terhadap model pembelajaran di lingkungan pesantren modern.
Keikutsertaan PPMI Assalaam dalam IIEF 2025 menjadi bukti komitmen untuk terus memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang unggul, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
PPMI Assalaam berharap sinergi antar pesantren dan lembaga pendidikan Islam ini akan semakin solid, sehingga dapat bersama-sama melahirkan generasi muslim yang berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing global.
Sukoharjo — PPMI Assalaam kembali menjadi rujukan studi pengembangan mutu pendidikan. Dua lembaga koordinasi kepala sekolah dari Tangerang Selatan melakukan kunjungan silaturahmi dan studi edukasi ke lingkungan PPMI Assalaam pada akhir September hingga awal Oktober 2025.
Kunjungan pertama datang dari Forum Komunikasi Kepala Sekolah (FKKS) SMA pada 29 September 2025 dengan total 35 peserta. Disusul kunjungan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA pada 10 Oktober 2025 yang diikuti 46 kepala sekolah.
Pertemuan berlangsung di Meeting Room lantai 1 PPMI Assalaam dan disambut langsung oleh Kepala SMA PPMI Assalaam, Wahyudi Prabowo, M.Pd., bersama Tim Kurikulum SMA.
PPMI Assalaam Terima Kunjungan FKKS dan MKKS Tangerang Selatan: Perkuat Kolaborasi Pendidikan Berkualitas
Dalam kesempatan tersebut, para tamu berdiskusi mengenai berbagai program unggulan pendidikan di PPMI Assalaam, antara lain:
Implementasi Kurikulum Cambridge
Sistem pembelajaran yang adaptif dan berkarakter
Pengelolaan lembaga pendidikan terpadu berbasis pesantren modern
Pertukaran wawasan ini diharapkan mampu menghadirkan sinergi positif antar lembaga pendidikan untuk membangun masa depan generasi bangsa Indonesia yang lebih berkualitas, kompeten, dan berakhlak mulia.
Sebagai pesantren modern yang konsisten menghadirkan inovasi pendidikan, PPMI Assalaam terus membuka ruang kolaborasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan pengelolaan sekolah, baik di tingkat regional maupun nasional.
Surakarta, 7 Oktober 2025 — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali menunjukkan komitmennya dalam pendidikan sains berbasis nilai-nilai Islam melalui kegiatan Fun Learning with CASAMO (Cassamo Astronomy Mobile). Program edukatif ini digelar di SD Islam Unggulan (SDIU) Al Khoir Surakarta, diikuti oleh 160 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 SD.
Setelah SICT Al Abidin, PPMI Assalaam Kembali Kenalkan Ilmu Falaq pada SDIU Al KhoirSetelah SICT Al Abidin, PPMI Assalaam Kembali Kenalkan Ilmu Falaq pada SDIU Al Khoir
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 7 Oktober 2025 ini menjadi bagian dari upaya PPMI Assalaam untuk mengenalkan ilmu falaq atau astronomi Islam sejak usia dini. Melalui pendekatan belajar yang interaktif dan menyenangkan, para siswa diajak untuk memahami fenomena langit secara ilmiah sekaligus religius.
Berbagai aktivitas menarik turut mengisi agenda kegiatan, mulai dari pengamatan benda langit menggunakan teleskop, pembuatan kalender satu tahun berbasis peredaran bulan dan matahari, hingga permainan roket air yang menumbuhkan semangat eksplorasi dan kreativitas siswa.
Menurut panitia pelaksana dari Pusat Astronomi PPMI Assalaam, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman melalui ilmu pengetahuan modern.
“Kami ingin menumbuhkan rasa ingin tahu dan kecintaan terhadap sains, khususnya ilmu falaq, dengan cara yang mudah dipahami anak-anak,” ujar salah satu tim CASAMO.
Melalui program Fun Learning with CASAMO, PPMI Assalaam berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang mengintegrasikan ilmu agama dan sains modern, serta mendorong generasi muda Islam untuk mencintai pengetahuan dan alam semesta ciptaan Allah SWT.
Sukoharjo, 7 Oktober 2025 — Suasana penuh semangat tampak di lingkungan SMA Assalaam Sukoharjo pada Selasa (7/10). Seluruh santri mengikuti kegiatan Kriya Preneur, sebuah program pembelajaran kokurikuler yang dirancang untuk menghadirkan pembelajaran bermakna, kreatif, dan aplikatif.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Layanan Pendidikan (PLP) ini dilaksanakan di Gelora Assalaam dan ruang kelas masing-masing. Melalui Kriya Preneur, para santri diajak memperdalam materi pelajaran dengan pendekatan praktik langsung, mengasah keterampilan berpikir kritis, inovatif, dan peduli lingkungan.
Berkreasi dari Bahan Limbah Sekitar
Tahun ini, Kriya Preneur mengangkat tema “Kreativitas dari Lingkungan Sekitar” dengan memanfaatkan berbagai bahan limbah menjadi karya bernilai guna dan bernilai jual. Adapun rincian kegiatan setiap kelas adalah sebagai berikut:
Kelas X Putri: Kreasi J-Flow Minyak Jelantah
Kelas X Putra: Kreasi Mozaik Aluminium
Kelas XI Putri: Kreasi Sulam Kain Perca
Kelas XI Putra: Kreasi Peta dari Koran Bekas
Kelas XII:Repacking Kuliner
Melalui proyek-proyek ini, santri belajar bahwa kreativitas bisa lahir dari hal sederhana di sekitar mereka. Bahan-bahan seperti minyak jelantah, kain perca, dan koran bekas disulap menjadi produk menarik dan bermanfaat.
Selain itu, santri kelas XII juga dilatih untuk berpikir wirausaha melalui kegiatan repacking kuliner — mulai dari proses pengemasan hingga strategi pemasaran produk.
Santri SMA Assalaam Praktikkan Pembelajaran Kriya Preneur
Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Sejak Dini
Kriya Preneur tidak hanya sekadar kegiatan keterampilan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur dan kepedulian lingkungan sejak dini. Melalui kegiatan ini, santri dilatih untuk kreatif, mandiri, dan berani mencoba hal baru sebagai bagian dari proses belajar yang menyenangkan.
“Kami ingin santri tidak hanya paham teori, tetapi mampu mengimplementasikan pengetahuan secara nyata. Melalui Kriya Preneur, mereka belajar berinovasi, bekerja sama, dan berpikir solutif terhadap tantangan zaman,” ujar salah satu guru pembimbing SMA Assalaam.
Komitmen pada Pembelajaran Bermakna dan Menggembirakan
Kegiatan Kriya Preneur menjadi wujud nyata komitmen SMA Assalaam Sukoharjo dalam menghadirkan pembelajaran yang berkesadaran, kontekstual, dan menggembirakan. Melalui pendekatan ini, sekolah berupaya mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berjiwa Qurani, siap menghadapi tantangan masa depan dengan nilai-nilai islami.
Tepus, Gunungkidul — Kabar membanggakan datang dari SMP TQS Assalaam Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam ajang Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kapanewon Tepus 2025, para santri berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjadi Juara Umum setelah mendominasi hampir seluruh cabang perlombaan.
Kompetisi yang digelar di SMP Negeri 1 Tepus pada Senin, 6 Oktober 2025, ini diikuti oleh berbagai sekolah dan madrasah di wilayah Kapanewon Tepus. Namun, para santri SMP TQS Assalaam Tepus tampil luar biasa dengan menunjukkan penguasaan ilmu Al-Qur’an, keindahan tilawah, serta kemampuan dakwah yang menginspirasi.
Santri SMP TQS Assalaam Tepus Raih Juara Umum MTQ Tingkat Kapanewon Tepus 2025
Mendominasi Berbagai Cabang Lomba
Dalam ajang tersebut, SMP TQS Assalaam Tepus berhasil meraih Juara 1 di delapan cabang lomba utama, yaitu:
Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ)
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTTQ)
Musabaqah Tartilil Qur’an (MTQ)
Cerdas Cermat Al-Qur’an (CCA)
Adzan
Ceramah
Khutbah Jumat
Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ)
Sementara itu, pada cabang Kaligrafi, santri SMP TQS Assalaam Tepus juga berhasil meraih Juara 2, melengkapi deretan prestasi luar biasa yang membawa sekolah ini menjadi Juara Umum MTQ Kapanewon Tepus 2025.
Melaju ke Tingkat Kabupaten
Atas prestasi gemilang ini, para santri peraih juara ditetapkan sebagai wakil resmi Kapanewon Tepus untuk berlaga pada Lomba MTQ Tingkat Kabupaten Gunungkidul.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kerja keras para santri dan pembimbing.
“Alhamdulillah, prestasi ini adalah hasil dari ketekunan, doa, dan pembinaan yang berkelanjutan. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus mencintai Al-Qur’an dan berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” ujar salah satu pembina SMP TQS Assalaam Tepus.
Bukti Keberhasilan Pembinaan Al-Qur’an di SMP TQS Assalaam
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa SMP TQS Assalaam Tepus konsisten menghadirkan pendidikan Islam berkualitas, yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan tahfidz, tilawah, dan pemahaman Al-Qur’an secara menyeluruh.
Dengan komitmen “Berprestasi dengan Qur’an, Berkarakter dengan Iman,” SMP TQS Assalaam Tepus terus mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi umat dan bangsa.
Suasana semangat dan keceriaan tampak memenuhi lapangan sepak bola PPMI Assalaam Sukoharjo, saat Gugus Depan Putri PPMI Assalaam menggelar Festival Siaga Putri II Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu (14/10).
Kegiatan pramuka yang berlangsung meriah ini diikuti oleh 12 barung putri dari 12 SD/MI se-Solo Raya, masing-masing dengan 8 anggota Pramuka Siaga. Para peserta antusias mengikuti berbagai kegiatan edukatif, menantang, sekaligus menyenangkan yang telah disiapkan oleh panitia.
Ajang Persaudaraan dan Keceriaan Siaga
Festival Siaga merupakan kegiatan tahunan yang dirancang untuk mengembangkan rasa persaudaraan, persatuan, dan kesatuan di antara anggota Pramuka Siaga. Melalui kegiatan ini, peserta diajak belajar, bermain, dan berkompetisi sehat dalam suasana yang penuh kegembiraan.
Kegiatan dibuka secara resmi melalui Upacara Pembukaan yang dipimpin oleh Ka Mabigus Gugus Depan PPMI Assalaam, Kak H. Edi Suprapto, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk membangun karakter ceria, tangguh, dan berjiwa sosial.
“Festival Siaga adalah ruang untuk bergembira, melepaskan rasa tidak menyenangkan, dan belajar berbaur dengan teman sebaya. Di sini anak-anak belajar nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, dan kedisiplinan dengan cara yang menyenangkan,” ungkapnya.
Setelah upacara pembukaan, setiap barung dibagi dalam kelompok untuk mengikuti berbagai kegiatan seru di beberapa pos yang disebut “Taman”, antara lain:
Taman Ketakwaan
Taman Ketangkasan
Taman Pengamatan dan Daya Ingat Kim
Taman Cerdas Cermat Pengetahuan Pramuka, Umum, dan Alam
Melalui permainan di setiap taman, peserta dilatih untuk bekerja sama, berpikir cepat, dan menjaga kekompakan tim.
Selain itu, peserta juga mendapat kesempatan berkeliling mengenal kompleks PPMI Assalaam, sebagai bentuk pengenalan lingkungan pesantren yang sarat nilai-nilai pendidikan dan karakter Islami.
Acara ditutup dengan pembagian penghargaan kepada barung-barung terbaik di tiap kategori taman. Pada sesi penutupan, Kabag Kesantrian Putri PPMI Assalaam menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pembina yang telah berpartisipasi dengan semangat tinggi.
Kegiatan Festival Siaga Putri II ini menjadi bukti nyata bahwa PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan kegiatan pendidikan yang tidak hanya menumbuhkan pengetahuan, tetapi juga karakter, kebersamaan, dan rasa cinta terhadap kepramukaan.
Karanganyar — MTs PPMI Assalaam menyelenggarakan kegiatan Outbound Education di Kampung Karet, Desa Puntukrejo, Ngargoyoso, Karanganyar pada 30 September hingga 2 Oktober 2025. Kegiatan berlangsung bergantian, diawali oleh santriwati dan dilanjutkan oleh santriwan.
Outbound ini dirancang sebagai strategi penguatan karakter santri melalui pengalaman nyata di alam terbuka. Para peserta tinggal di tenda dan ditempatkan bersama teman yang berbeda dari rekan sekamar di asrama guna melatih kemampuan beradaptasi.
Santri MTs PPMI Assalaam Asah Karakter Melalui Outbound di Alam KaranganyarSantri MTs PPMI Assalaam Asah Karakter Melalui Outbound di Alam KaranganyarSantri MTs PPMI Assalaam Asah Karakter Melalui Outbound di Alam Karanganyar
Kepala MTs PPMI Assalaam, Ustadz Muchamad Soleh Pratono, S.Si., M.Pd., menegaskan bahwa pembiasaan tersebut menjadi bekal penting bagi santri dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Santri diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat, bekerja sama, dan berkolaborasi dengan siapa pun di lingkungan yang baru,” ujarnya dalam sambutan pembukaan kegiatan.
Selain membangun kemandirian, outbound juga menghadirkan ragam permainan berbasis tim yang menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kreativitas, solidaritas, dan kekompakan. Setiap kelompok ditantang menyusun strategi untuk menyelesaikan misi bersama, sehingga nilai kerja sama dapat terinternalisasi secara alami.
Santri MTs PPMI Assalaam Asah Karakter Melalui Outbound di Alam KaranganyarSantri MTs PPMI Assalaam Asah Karakter Melalui Outbound di Alam Karanganyar
Pada malam hari, suasana semakin hangat dengan api unggun dan pentas seni. Para santri tampil percaya diri menunjukkan bakat seperti musik, drama, dan puisi. Momentum ini menjadi ruang ekspresi diri sekaligus mempererat ukhuwah antarsantri.
Dengan penuh antusias, seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Mereka belajar bahwa karakter yang kuat tidak hanya dibangun di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di tengah alam.
MTs PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan pendidikan komprehensif—mengintegrasikan akhlak, sains, dan kecakapan hidup—guna menyiapkan generasi muda Islam yang adaptif, mandiri, dan berjiwa pemimpin.
Dalam upaya membangun lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas perundungan, SMK Assalaam Sukoharjo menggelar kegiatan Workshop Anti-Bullying bertajuk “Dari Kita, Bully Tiada” pada Sabtu (27/09). Acara yang berlangsung di Ruang Sensavis PPMI Assalaam ini diikuti oleh seluruh santri SMK Assalaam, wali kelas, serta jajaran manajemen sekolah.
Kegiatan dibuka oleh Kepala SMK Assalaam, Ustadz Nur Khofiq, M.Pd, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang kondusif, saling menghargai, dan bebas dari praktik bullying.
“Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi seluruh santri. Mari kita mulai dari diri sendiri untuk menebar kebaikan dan menghentikan segala bentuk perundungan,” pesannya penuh motivasi.
Sebagai narasumber utama, hadir Ustadz Sulton Wirasanaurya, S.Psi., M.Pd., yang membawakan materi mendalam tentang bahaya bullying, dampak psikologis bagi korban, serta langkah-langkah pencegahan yang bisa dilakukan oleh santri, guru, dan pihak sekolah.
Dengan pendekatan islami dan psikologis, beliau mengajak peserta untuk saling peduli, menghargai perbedaan, dan berani mengambil sikap tegas terhadap segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.
Sesi tanya jawab interaktif membuat suasana semakin hidup. Para santri tampak antusias berbagi pengalaman serta pandangan mereka tentang cara menjaga keharmonisan antar teman.
Melalui kegiatan ini, SMK Assalaam menegaskan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang ramah, aman, dan penuh kasih sayang. Kegiatan Workshop Anti-Bullying menjadi bagian dari pendidikan karakter yang menguatkan nilai-nilai empati, tanggung jawab, dan ukhuwah Islamiyah di kalangan santri.
Dengan semangat “Dari Kita, Bully Tiada,” SMK Assalaam bertekad mencetak generasi muda yang cerdas secara intelektual, kuat secara moral, dan berjiwa sosial tinggi — menciptakan budaya positif yang dimulai dari diri sendiri, untuk sekolah yang lebih baik.
Prestasi membanggakan kembali diraih oleh santri Ikatan Bela Diri Santri Assalaam (IBSA). Dalam ajang Probolinggo Championship 2025 yang digelar di GOR Mastrip, Probolinggo pada 27–28 September 2025, tim IBSA sukses meraih Juara Umum 3 Tingkat Remaja.
Raihan ini menjadi bukti nyata semangat juang dan kerja keras santri Assalaam dalam mengembangkan potensi diri, baik secara fisik maupun mental, di bidang bela diri.
6 Medali Emas, 1 Perak, dan 2 Perunggu
Dalam kejuaraan tersebut, para santri IBSA berhasil membawa pulang total sembilan medali, terdiri atas 6 medali emas, 1 medali perak, dan 2 medali perunggu. Berikut daftar peraih medali yang mengharumkan nama Assalaam:
Joe Satrio Alfarezi (IX MTs) – Kategori Tanding Pra Remaja
Narpati Dewa Aritama (9K MTs) – Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong
🥈 Medali Perak
Thirza Saif Raditya (XI.F1 MA) – Kategori Tanding Remaja
🥉 Medali Perunggu
Muhammad Rezky Aditya (X.4 SMA) – Kategori Tanding Remaja
Azzam Akbar Abdullah (X.5 SMA) – Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong
Santri Assalaam Raih Juara Umum 3 di Probolinggo Championship 2025
Wujud Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan Santri
Keberhasilan ini tak lepas dari bimbingan intensif para pelatih IBSA dan dukungan penuh dari para asatidz. Melalui kegiatan bela diri, Assalaam tidak hanya menanamkan kemampuan fisik dan ketangkasan, tetapi juga membentuk mental tangguh, disiplin, dan sportif di kalangan santri.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah hasil kerja keras, doa, dan kebersamaan. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi, mengharumkan nama Assalaam, dan menebarkan semangat positif di mana pun berada,” ujar salah satu pembina IBSA dengan penuh rasa syukur.
Santri Assalaam, Berprestasi dan Berkarakter
Kemenangan ini menambah deretan prestasi yang diraih santri PPMI Assalaam Sukoharjo di tingkat regional dan nasional. Melalui dukungan program pembinaan yang terarah, Assalaam berkomitmen mencetak generasi muda yang kuat secara fisik, matang secara mental, dan berakhlak mulia.
Dengan semangat sportif, tangguh, dan berjiwa juara, santri IBSA membuktikan bahwa prestasi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang nilai perjuangan dan keikhlasan.
Sukoharjo (27/9/2025) – Tim Bimbingan dan Konseling (BK) Putri PPMI Assalaam menyelenggarakan kegiatan Edukasi Anti-Bullying dengan tema “From Bully to Buddy: Membangun Lingkungan Bebas Bullying di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam.”
Acara yang digelar di Assalaam Center ini menghadirkanAdlil Umarat, praktisi pengembangan potensi anak, sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh seluruh santriwati dari kelas VII hingga X.
Santriwati Assalaam Ikuti Edukasi Anti-Bullying: “From Bully to Buddy”Santriwati Assalaam Ikuti Edukasi Anti-Bullying: “From Bully to Buddy”Santriwati Assalaam Ikuti Edukasi Anti-Bullying: “From Bully to Buddy”
Kepala Kesantrian Putri, Ustadzah Yanik Khizanatul Kh., M.Pd., membuka acara dengan sambutan yang penuh motivasi. Beliau berpesan agar santriwati senantiasa berakhlak shalihah dengan menjauhi perilaku bullying, serta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Kami berharap para santriwati mampu menjadi pribadi shalihah yang tidak melakukan bullying di lingkungan pondok. Mari ikuti kegiatan ini dengan serius agar bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Narasumber menghadirkan banyak praktik dan diskusi. Peserta dibagi ke dalam kelompok lintas angkatan, sehingga santriwati dapat saling mengenal meski berasal dari tingkat kelas yang berbeda.
Materi yang disampaikan meliputi:
Mindset “From Bully to Buddy” dengan menumbuhkan empati sebagai penangkal bullying.
Pemahaman bahwa orang yang tersakiti berpotensi menyakiti sebagai akar masalah bullying.
Langkah aksi anti-bullying, seperti meningkatkan resolusi konflik, memperkaya sudut pandang, serta mengasah keterampilan komunikasi asertif.
Melalui edukasi ini, diharapkan santriwati semakin termotivasi untuk membangun budaya positif, saling menghargai, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menciptakan lingkungan pondok yang aman dan bebas dari bullying.