Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam. Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Kedua santri tersebut adalah Mohammed Aly Nay yang diterima pada program studi S1 Statistika, serta Fattah Ikhwanul Akbar yang lolos pada program studi S1 Biologi. Keberhasilan ini menjadi capaian istimewa karena jalur IUP UGM dikenal sebagai program internasional bergengsi dengan proses seleksi yang sangat kompetitif.

Program International Undergraduate Program (IUP) UGM merupakan jalur pendidikan dengan standar internasional di mana proses perkuliahan menggunakan bahasa Inggris secara penuh. Program ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, sehingga persaingan dalam proses seleksinya cukup ketat.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026
Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Keberhasilan Mohammed Aly Nay dan Fattah Ikhwanul Akbar tidak lepas dari rekam jejak akademik mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan olimpiade sains dan riset selama menempuh pendidikan di MA PPMI Assalaam. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi keduanya untuk bersaing dalam seleksi program internasional di perguruan tinggi.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren dan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki daya saing akademik yang tinggi di tingkat nasional maupun global.

Segenap civitas akademika PPMI Assalaam menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.

Selamat berjuang di “Kampus Biru” UGM, semoga langkah ini menjadi awal kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan, umat, dan bangsa.

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

MA PPMI Assalaam resmi menjalin kerja sama strategis dengan UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret untuk memperkuat budaya riset dan meningkatkan kualitas karya tulis ilmiah santri. Penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026 di Ruang Nakula Gedung Perpustakaan UNS.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, S.Ag., M.Pd., bersama Kepala UPT Perpustakaan UNS, Ibu Riah Wiratningsih, S.S., M.Si. Kerja sama ini direncanakan berlangsung selama tiga tahun dengan berbagai program penguatan riset yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan santri.

MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri
MA PPMI Assalaam Jalin Kerja Sama dengan Perpustakaan UNS, Perkuat Budaya Riset Santri

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi MA PPMI Assalaam yang saat ini mengemban amanah sebagai Madrasah Riset dari Kementerian Agama. Melalui kemitraan dengan UNS, madrasah berharap dapat meningkatkan pendampingan penelitian serta kemampuan santri dalam menulis karya ilmiah yang berkualitas.

Ustadz Farid Akbar menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan kemampuan riset santri.

“Kami berharap kerja sama ini dapat membantu membimbing santri dalam melakukan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah yang lebih berbobot dan relevan dengan persoalan di masyarakat. Dengan dukungan dari UNS, kami optimis santri MA PPMI Assalaam dapat berkembang menjadi peneliti muda yang kritis dan kreatif,” ujarnya.

Melalui kerja sama ini, para santri juga akan mendapatkan akses lebih luas terhadap sumber daya perpustakaan akademik, pendampingan penulisan karya ilmiah, serta penguatan literasi riset. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, MA PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan berbasis riset di lingkungan pesantren. Diharapkan para santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberi kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo kembali menggelar Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H yang diikuti oleh seluruh santri pada Ahad pagi, 1 Maret 2026, bertempat di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan yang dilaksanakan setelah shalat Subuh berjamaah ini menghadirkan pemateri Prof. Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag.

Dalam kajian tersebut, Prof. Ustadi Hamsah menyampaikan materi bertema “Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin: Refleksi Ramadhan untuk Generasi Assalaam.” Melalui tema ini, para santri diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai sosok pemimpin yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Meski menghadapi berbagai penolakan, hinaan, bahkan kebencian, Rasulullah tetap menunjukkan sikap sabar, pemaaf, dan terus menebarkan kasih sayang kepada sesama.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Anbiya ayat 107 yang menegaskan bahwa Rasulullah diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Kepemimpinan beliau tidak dibangun dengan kemarahan atau kebencian, melainkan dengan kelembutan, keteladanan, dan kasih sayang.

Selain itu, Prof. Ustadi Hamsah juga mengingatkan pentingnya sifat lemah lembut dalam kehidupan seorang muslim sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ali Imran ayat 159, bahwa kelembutan hati menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun hubungan dan kepemimpinan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membagikan lima kiat menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu:

  1. Memiliki sifat lemah lembut sebagai rahmat dari Allah.

  2. Menjadi pribadi yang pemaaf dan menjaga amanah.

  3. Membiasakan istighfar dan memohon ampun kepada Allah.

  4. Mengedepankan musyawarah dalam setiap keputusan.

  5. Bertawakal kepada Allah setelah berikhtiar secara maksimal.

Melalui Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H di PPMI Assalaam Sukoharjo ini, diharapkan para santri semakin memahami nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pesantren dalam membentuk generasi santri yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo menggelar Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H pada Ahad (22/2) di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan yang dilaksanakan usai sholat Subuh berjamaah ini diikuti seluruh santri dan menghadirkan Ustadz Hasrul Halili, S.H., M.A. sebagai pemateri.

Mengangkat tema “Generasi sebagai Madrasah Kejujuran: Menyiapkan Generasi Assalaam Anti Korupsi”, tabligh akbar ini menekankan pentingnya membangun integritas dan kesadaran anti-korupsi sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan pesantren.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini
Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak DiniTabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Dalam pemaparannya, Ustadz Hasrul Halili menegaskan bahwa Islam dibangun di atas fondasi keadilan yang kokoh sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 135. Namun, berbagai praktik ketidakadilan, termasuk korupsi, masih menjadi tantangan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap nilai keadilan,” ujarnya di hadapan para santri.

Ia menjelaskan bahwa maraknya korupsi dapat merusak tatanan sosial bahkan melemahkan sebuah negara. Negara-negara dengan tingkat korupsi rendah seperti Swedia, Norwegia, dan Islandia menunjukkan bahwa integritas berbanding lurus dengan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini
Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Peran Pesantren dalam Membentuk Generasi Berintegritas

Menurutnya, pendidikan anti-korupsi harus dimulai dari pembentukan karakter. Lingkungan pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keteladanan.

Ia juga mengingatkan agar santri menjauhi segala bentuk gratifikasi maupun praktik kecil yang berpotensi mengarah pada perilaku koruptif. Integritas, lanjutnya, dibangun dari kebiasaan sehari-hari yang konsisten.

Sebagai langkah konkret, ia mendorong dua hal utama:

  1. Keteladanan para asatidz dan pimpinan sebagai figur berintegritas (uswah hasanah).

  2. Penerapan sistem pengawasan yang tegas dan transparan untuk menjaga budaya kejujuran di lingkungan pondok.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan karakter bagi santri PPMI Assalaam. Tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama dan akademik, pesantren juga diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi berilmu yang memiliki komitmen moral kuat.

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk mencetak santri yang unggul secara intelektual, kokoh dalam integritas, serta siap berkontribusi positif bagi bangsa dan agama.

MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS

MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS

Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya riset dan literasi ilmiah di lingkungan pendidikan menengah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi santri kelas Digital–Riset, yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara MA PPMI Assalaam dan UPT Perpustakaan Universitas Sebelas Maret (UNS), sebagai salah satu institusi rujukan nasional dalam pengelolaan sumber literasi dan pengembangan akademik. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berbasis riset sejak jenjang madrasah.

MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS
MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS
MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS
MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS

Pelatihan menghadirkan dua narasumber dari UPT Perpustakaan UNS, yaitu Ibu Riah Wiratningsih, Kepala UPT Perpustakaan UNS, dan Ibu Sri Utari, Kepala Seksi Pelayanan Pemustaka UPT Perpustakaan UNS. Keduanya menyampaikan materi secara komprehensif dan aplikatif mengenai dasar-dasar riset dan penulisan artikel ilmiah yang relevan bagi santri madrasah aliyah.

Materi pelatihan meliputi teknik pencarian dan pemetaan ide penelitian, penelusuran sumber ilmiah yang valid dan kredibel, pengembangan ide dari referensi ilmiah, pemahaman metodologi penelitian, hingga penyusunan artikel ilmiah berbasis kajian pustaka. Seluruh materi disampaikan secara sistematis, komunikatif, dan berorientasi praktik.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis madrasah dalam menanamkan tradisi akademik dan berpikir ilmiah kepada santri.
“Pelatihan ini kami rancang untuk membangun fondasi budaya riset yang kuat, agar santri tidak hanya unggul dalam aspek keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan akademik dan literasi ilmiah yang baik,” ujarnya.

MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS
MA PPMI Assalaam Perkuat Budaya Riset melalui Kolaborasi dengan UPT Perpustakaan UNS

Selama kegiatan berlangsung, santri menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif melalui diskusi serta pertanyaan kritis terkait penulisan artikel ilmiah dan peluang publikasi. Hal ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya riset sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengembangan diri.

Melalui kegiatan ini, MA PPMI Assalaam menegaskan posisinya sebagai madrasah yang adaptif, literat, dan berorientasi riset, serta terbuka terhadap kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam rangka menyiapkan generasi santri yang kritis, ilmiah, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Tim VENORA MA PPMI Assalaam Raih Dua Penghargaan di Lomba Esai Nasional UNS 2025

Tim VENORA MA PPMI Assalaam Raih Dua Penghargaan di Lomba Esai Nasional UNS 2025

Sukoharjo — Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Modern Islam (MA PPMI) Assalaam kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Tim riset VENORA, yang beranggotakan dua santriwati berprestasi: Artalytha Reva Sabrina dan Nayla Aliffia Attaqi, berhasil meraih Juara 3 Nasional sekaligus Poster Favorit dalam Lomba Esai Nasional KEC 2025 yang diselenggarakan oleh KADIKA Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pada kompetisi ini, tim VENORA mengangkat karya ilmiah berjudul “Menjaga ‘Spirit of Java’: Teknologi Kimia sebagai Solusi Pencemaran Logam Berat dari Industri Batik Solo.” Riset tersebut menawarkan solusi berkelanjutan berbasis teknologi kimia dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan warisan budaya batik sebagai identitas masyarakat Jawa.

Kompetisi KADIKA UNS diikuti oleh peserta dari berbagai SMA/MA/SMK di seluruh Indonesia. Pada tahap final yang dilaksanakan secara daring pada 18 Oktober 2025, para finalis mempresentasikan karya ilmiah di hadapan dewan juri akademisi. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 26 Oktober 2025 secara online.

Tim VENORA MA PPMI Assalaam Raih Dua Penghargaan di Lomba Esai Nasional UNS 2025
Tim VENORA MA PPMI Assalaam Raih Dua Penghargaan di Lomba Esai Nasional UNS 2025

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan apresiasi atas pencapaian membanggakan ini.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa santri MA PPMI Assalaam mampu menghadirkan gagasan inovatif dan memberikan kontribusi ilmiah bagi kemajuan bangsa. Semoga semakin banyak santri yang termotivasi mengikuti jejak mereka,” ujarnya.

Keberhasilan tim VENORA menegaskan bahwa PPMI Assalaam adalah pesantren modern yang konsisten menumbuhkan semangat ilmiah, karakter religius, dan kepedulian lingkungan melalui pembelajaran yang terintegrasi dan fasilitas pendukung riset yang memadai.

Sebelumnya, Tim VENORA juga berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi riset nasional Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Mei 2025 — menunjukkan konsistensi prestasi mereka di bidang penelitian sains.

PPMI Assalaam terus berkomitmen mencetak generasi muda Islam yang unggul dalam riset, kompetitif di tingkat nasional maupun internasional, serta siap menjadi bagian penting dalam inovasi masa depan.

Fun Tech Day SMK Assalaam 2025: Seru, Edukatif, dan Penuh Inovasi!

Fun Tech Day SMK Assalaam 2025: Seru, Edukatif, dan Penuh Inovasi

Dengan semangat “belajar yang menyenangkan”, SMK Assalaam Sukoharjo sukses menggelar kegiatan Fun Tech Day 2025, sebuah agenda yang menggabungkan teknologi, edukasi, dan petualangan alam dalam satu pengalaman berkesan bagi seluruh santriwan dan santriwati.

Kegiatan ini dilaksanakan secara terpisah dengan jadwal dan lokasi berbeda. Santriwan mengikuti kegiatan pada 3–4 September 2025 di Tenggir Park, sedangkan santriwati melaksanakan kegiatan pada 11–12 September 2025 di Serenity, Pleseran. Selama dua hari penuh, para peserta menikmati beragam aktivitas seru yang dikemas dalam konsep fun learning.

Menggabungkan Teknologi dan Alam dalam Pembelajaran Seru

Melalui Fun Tech Day 2025, santri SMK Assalaam diajak belajar secara kreatif di luar kelas. Kegiatan diisi dengan berbagai permainan edukatif, outbound yang menumbuhkan kerja sama tim, serta aktivitas eksplorasi alam yang melatih kemandirian dan kepemimpinan.

Pendekatan ini menjadi salah satu bentuk inovasi SMK Assalaam dalam menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), di mana teknologi dan karakter santri dikembangkan secara seimbang.

Fun Tech Day SMK Assalaam 2025: Seru, Edukatif, dan Penuh Inovasi!
Fun Tech Day SMK Assalaam 2025: Seru, Edukatif, dan Penuh Inovasi!
Fun Tech Day SMK Assalaam 2025: Seru, Edukatif, dan Penuh Inovasi!
Fun Tech Day SMK Assalaam 2025: Seru, Edukatif, dan Penuh Inovasi!

Menumbuhkan Kreativitas dan Kolaborasi Santri

Kepala SMK Assalaam menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan antar santri serta menumbuhkan nilai-nilai inovasi dan kolaborasi.

“Melalui Fun Tech Day, kami ingin santri belajar bahwa teknologi tidak selalu harus di ruang kelas. Mereka bisa berinovasi, bekerja sama, dan menemukan ide-ide baru di mana saja, bahkan di alam terbuka,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen SMK Assalaam dalam mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Dengan semangat Learn, Create, and Inspire, SMK Assalaam terus berupaya menciptakan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan zaman namun tetap berlandaskan nilai-nilai Islami.