SMA Assalaam Sukoharjo Gelar ASAJ 2026 dengan Sistem Rolling Class di Bulan Ramadhan

SMA Assalaam Sukoharjo Gelar ASAJ 2026 dengan Sistem Rolling Class di Bulan Ramadhan

SMA Assalaam menyelenggarakan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) 2026 bagi santri Fase F (kelas XII) yang berlangsung pada 23 Februari hingga 7 Maret 2026. Pada waktu yang sama, sekolah juga melaksanakan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) bagi santri Fase E (kelas X) dan Fase F (kelas XI).

Pelaksanaan asesmen tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan dua tahun sebelumnya. Jika sebelumnya ujian dilakukan di kelas masing-masing, pada semester ini SMA Assalaam kembali menerapkan sistem rolling class atau pengacakan ruang ujian.

Melalui sistem tersebut, ruang ujian diatur dengan komposisi campuran antara santri kelas X, XI, dan XII. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan konsentrasi siswa, melatih kemandirian, sekaligus meminimalisasi potensi kecurangan selama pelaksanaan ujian.

SMA Assalaam Sukoharjo Gelar ASAJ 2026 dengan Sistem Rolling Class di Bulan Ramadhan
SMA Assalaam Sukoharjo Gelar ASAJ 2026 dengan Sistem Rolling Class di Bulan Ramadhan
SMA Assalaam Sukoharjo Gelar ASAJ 2026 dengan Sistem Rolling Class di Bulan Ramadhan
SMA Assalaam Sukoharjo Gelar ASAJ 2026 dengan Sistem Rolling Class di Bulan Ramadhan

Dengan duduk berdampingan bersama siswa dari jenjang berbeda, para santri diharapkan lebih fokus dalam mengerjakan soal serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan integritas, yang menjadi karakter utama pendidikan di SMA Assalaam.

Pelaksanaan ASAJ 2026 di SMA Assalaam Sukoharjo berlangsung mulai Senin, 23 Februari hingga Sabtu, 7 Maret 2026. Untuk menyesuaikan ritme belajar selama bulan Ramadhan, jadwal ujian dibagi dalam dua sesi setiap hari:

  • Sesi I: 07.30 – 09.00 WIB

  • Sesi II: 09.15 – 10.15 WIB

Kepala SMA Assalaam, Ustadz Wahyudi, menyampaikan bahwa suasana Ramadhan justru menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai integritas kepada para santri.

“Suasana Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat karakter kejujuran. Melalui sistem rolling class ini, kami ingin memastikan hasil asesmen lebih objektif sekaligus melatih kedisiplinan para santri,” ujarnya.

Meski waktu ujian selesai sebelum tengah hari, pihak sekolah memastikan bahwa seluruh materi asesmen tetap tersampaikan secara optimal dengan standar penilaian yang tetap terjaga. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas lulusan SMA Assalaam Sukoharjo tetap unggul baik dari sisi akademik maupun pembinaan karakter.

Kolaborasi 6 Observatorium, Assalaam Observatory Ungkap Fenomena Gerhana Bulan Total 2026 dalam Perspektif Sains dan Spiritual

Kolaborasi 6 Observatorium, Assalaam Observatory Ungkap Fenomena Gerhana Bulan 2026

Assalaam Observatory sukses menjadi host utama dalam siaran langsung (live streaming) pengamatan nasional Gerhana Bulan Total (GBT) 2026 pada Selasa, 3 Maret 2026. Mengusung tema “Membedah Rahasia Ayat Kauniyah”, kegiatan ini memperlihatkan sinergi kuat antara sains dan nilai-nilai spiritual dalam memahami fenomena alam.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi enam titik observasi dari berbagai pesantren dan lembaga pendidikan di Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Selain Assalaam Observatory sebagai pusat kendali, pengamatan juga dilakukan di beberapa lokasi, di antaranya observatorium SD Muhammadiyah An-Najah Klaten, Ponpes MTA Karanganyar, Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Kudus, Ponpes Al-Islam Joresan Ponorogo, serta Ponpes Maskumambang Gresik.

Kolaborasi 6 Observatorium, Assalaam Observatory Ungkap Fenomena Gerhana Bulan Total 2026 dalam Perspektif Sains dan Spiritual
Kolaborasi 6 Observatorium, Assalaam Observatory Ungkap Fenomena Gerhana Bulan Total 2026 dalam Perspektif Sains dan Spiritual

Sinergi Jejaring Observatorium Santri
Melalui koordinasi lintas daerah, kegiatan ini menjadi bukti berkembangnya jejaring astronomi berbasis pesantren. Setiap titik observasi berperan dalam mengirimkan laporan visual dan data pengamatan secara real-time untuk disiarkan kepada publik.

Namun demikian, tantangan cuaca berupa mendung dan hujan lebat sempat menghambat pengamatan di sebagian besar wilayah, termasuk pusat kendali di Surakarta. Meski begitu, sistem kolaboratif ini menunjukkan efektivitasnya. Observatorium Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan, Kudus, berhasil menangkap momen fase totalitas gerhana.

Dokumentasi yang diambil oleh Ustadz Nur Sidqon pada pukul 18.49 WIB menjadi visual utama dalam siaran langsung. Gambar tersebut memperlihatkan bulan berwarna merah tembaga saat fase totalitas, yang berlangsung selama 57 menit dengan puncaknya terjadi pada pukul 19.03 WIB.

Integrasi Sains dan Ibadah
Tidak hanya berfokus pada aspek ilmiah, kegiatan ini juga menghadirkan dimensi spiritual melalui pelaksanaan Sholat Gerhana (Khusuf) di Masjid PPMI Assalaam. Ibadah tersebut dipimpin oleh Ustadz M. Faisal Rabbani, S.Pd., dan dilanjutkan dengan khutbah oleh Ustadz Ammar Ali Shahbal, S.Ag.

Momentum ini menjadi representasi nyata integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai keislaman. Ketika pengamatan visual terhalang cuaca, keyakinan berbasis perhitungan hisab tetap menegaskan bahwa fenomena alam merupakan bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah.

Komitmen Edukasi Astronomi Berbasis Pesantren
Keberhasilan kolaborasi enam observatorium ini menegaskan peran strategis Assalaam Observatory dalam mengembangkan edukasi astronomi berbasis pesantren. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman ilmiah kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kesadaran spiritual dalam memaknai fenomena langit sebagai bagian dari ayat kauniyah.

Melalui program berkelanjutan seperti ini, PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang integratif—menggabungkan sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman dalam satu ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Bersama CASA, Mengintip Gerbang Semesta.”

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo kembali menggelar Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H yang diikuti oleh seluruh santri pada Ahad pagi, 1 Maret 2026, bertempat di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan yang dilaksanakan setelah shalat Subuh berjamaah ini menghadirkan pemateri Prof. Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag.

Dalam kajian tersebut, Prof. Ustadi Hamsah menyampaikan materi bertema “Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin: Refleksi Ramadhan untuk Generasi Assalaam.” Melalui tema ini, para santri diajak untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai sosok pemimpin yang membawa rahmat bagi seluruh alam.

Beliau menjelaskan bahwa Rasulullah SAW adalah teladan utama dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Meski menghadapi berbagai penolakan, hinaan, bahkan kebencian, Rasulullah tetap menunjukkan sikap sabar, pemaaf, dan terus menebarkan kasih sayang kepada sesama.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin
Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H PPMI Assalaam: Prof. Ustadi Hamsah Ajak Santri Menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Anbiya ayat 107 yang menegaskan bahwa Rasulullah diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Kepemimpinan beliau tidak dibangun dengan kemarahan atau kebencian, melainkan dengan kelembutan, keteladanan, dan kasih sayang.

Selain itu, Prof. Ustadi Hamsah juga mengingatkan pentingnya sifat lemah lembut dalam kehidupan seorang muslim sebagaimana dijelaskan dalam QS. Ali Imran ayat 159, bahwa kelembutan hati menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membangun hubungan dan kepemimpinan.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga membagikan lima kiat menjadi Muslim Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu:

  1. Memiliki sifat lemah lembut sebagai rahmat dari Allah.

  2. Menjadi pribadi yang pemaaf dan menjaga amanah.

  3. Membiasakan istighfar dan memohon ampun kepada Allah.

  4. Mengedepankan musyawarah dalam setiap keputusan.

  5. Bertawakal kepada Allah setelah berikhtiar secara maksimal.

Melalui Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H di PPMI Assalaam Sukoharjo ini, diharapkan para santri semakin memahami nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pesantren dalam membentuk generasi santri yang berakhlak mulia, berilmu, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat.

WhatsApp Image 2026-02-21 at 21.40.17

Selama 15 Hari, PPMI Assalaam Hadirkan 15 Tema Kajian Ramadan dan 750 Takjil Gratis untuk Masyarakat

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Surakarta kembali menggelar Kajian Qabla Iftar Ramadhan 1447 H sebagai bagian dari Syiar Ramadan Rahmatan lil ‘Alamiin. Kegiatan ini berlangsung selama 15 hari, 21 Februari–7 Maret 2026, di Masjid PPMI Assalaam dan terbuka untuk masyarakat umum.

Menghadirkan 15 asatidz dengan 15 tema keislaman aktual, kajian ini mengupas isu-isu strategis Ramadan, antara lain pemaknaan puasa secara tekstual dan kontekstual, tazkiyatun nafs, optimalisasi ibadah, zakat sebagai penggerak ekonomi umat, potret Islam rahmatan lil ‘alamin, esensi sabar dan syukur, tadarrus Al-Qur’an, hingga keutamaan i’tikaf di bulan suci. Materi disusun sistematis untuk memperkaya wawasan jamaah sekaligus memperkuat kualitas ibadah.

 

 

 

 

 

 

 

Pelaksanaan selama 15 hari menyesuaikan hari efektif santri berada di PPMI Assalaam sebelum santri melaksanakan perpulangan pada Ahad (8/3). Keterlibatan santri menjadi bagian penting dari kegiatan ini, karena sekaligus menjadi media pendidikan karakter. Para santri terlibat aktif dalam kepanitiaan, pelayanan jamaah, distribusi takjil, dokumentasi, dan publikasi. Proses ini melatih kepemimpinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.

Selama 15 Hari, PPMI Assalaam Hadirkan 15 Tema Kajian Ramadan dan 750 Takjil Gratis untuk Masyarakat

Direktur PPMI Assalaam, Drs. H. Uripto M. Yunus, M.Ed., dalam pembukaan kajian menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum transformasi spiritual sekaligus penguatan peran sosial umat. Kajian perdana disampaikan oleh H. Edi Suprapto, S.Ag., M.Pd., yang mengulas urgensi memahami puasa tidak hanya secara normatif, tetapi juga kontekstual dalam kehidupan modern.

Selain penguatan keilmuan, panitia menyediakan 750 porsi takjil gratis setiap hari bagi jamaah. Program ini memadukan dakwah ilmiah dan dakwah sosial dalam satu rangkaian kegiatan yang inklusif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ketua Panitia Ramadan 1447 H, Ustadz Ilham Adiyatma, S.Ag., menyampaikan bahwa Kajian Qabla Iftar merupakan wujud nyata pengabdian pesantren kepada masyarakat.

“Melalui kajian dan berbagi takjil, kami ingin menghadirkan Ramadan yang memberi ilmu, memperkuat iman, sekaligus menebar manfaat sosial bagi umat,” ujarnya.

Selain Kajian Qabla Iftar, PPMI Assalaam juga menyelenggarakan Pesantren Ramadan, Taman Pendidikan Al-Qur’an, I’tikaf Ramadan, serta Shalat Idul Fitri bagi masyarakat umum.

Melalui rangkaian program ini, PPMI Assalaam meneguhkan komitmennya menghadirkan syiar Islam yang edukatif, solutif, dan rahmatan lil ‘alamin bagi masyarakat luas.

Pantang Loyo! Siswa Kelas XII Hadapi Asesmen Madrasah 2026 di Bulan Ramadhan

Pantang Loyo! Siswa Kelas XII Hadapi Asesmen Madrasah 2026 di Bulan Ramadhan

MA PPMI Assalaam kembali menyelenggarakan Asesmen Madrasah 2026 bagi siswa kelas XII pada 23 Februari hingga 7 Maret 2026. Pelaksanaan ujian yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan tidak menyurutkan semangat para siswa untuk tetap fokus, disiplin, dan berprestasi.

Asesmen Madrasah merupakan tahapan penting dalam evaluasi capaian pembelajaran sekaligus indikator keberhasilan proses pendidikan selama tiga tahun. Seluruh rangkaian ujian dilaksanakan secara terstruktur, tertib, serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran dan integritas akademik.

Sejak hari pertama, para siswa hadir tepat waktu dan mengikuti asesmen dengan penuh tanggung jawab. Suasana Ramadhan justru menghadirkan atmosfer yang lebih tenang dan reflektif, memperkuat konsentrasi sekaligus membentuk ketahanan diri. Semangat “pantang loyo” tampak dalam kesungguhan mereka mengerjakan setiap soal meski dalam kondisi berpuasa.

Pantang Loyo! Siswa Kelas XII Hadapi Asesmen Madrasah 2026 di Bulan Ramadhan
Pantang Loyo! Siswa Kelas XII Hadapi Asesmen Madrasah 2026 di Bulan Ramadhan

Kepala Madrasah, Ustadz Farid Akbar, menegaskan bahwa pelaksanaan asesmen di bulan Ramadhan bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga momentum pembinaan karakter.

“Asesmen Madrasah bukan hanya tentang nilai, melainkan tentang kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Di bulan Ramadhan ini, kami berharap siswa tidak hanya meraih hasil terbaik secara akademik, tetapi juga memperkuat integritas dan ketahanan diri.”

Ia juga menambahkan bahwa madrasah berkomitmen menghadirkan sistem evaluasi yang profesional dan terarah sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan berkelanjutan.

Dengan terselenggaranya Asesmen Madrasah 2026 ini, MA PPMI Assalaam kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kokoh dalam pembinaan karakter Islami. Diharapkan seluruh siswa mampu menuntaskan asesmen dengan hasil optimal serta membawa pengalaman ini sebagai bekal melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam Sukoharjo menggelar Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H pada Ahad (22/2) di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan yang dilaksanakan usai sholat Subuh berjamaah ini diikuti seluruh santri dan menghadirkan Ustadz Hasrul Halili, S.H., M.A. sebagai pemateri.

Mengangkat tema “Generasi sebagai Madrasah Kejujuran: Menyiapkan Generasi Assalaam Anti Korupsi”, tabligh akbar ini menekankan pentingnya membangun integritas dan kesadaran anti-korupsi sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan pesantren.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini
Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak DiniTabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Dalam pemaparannya, Ustadz Hasrul Halili menegaskan bahwa Islam dibangun di atas fondasi keadilan yang kokoh sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa ayat 135. Namun, berbagai praktik ketidakadilan, termasuk korupsi, masih menjadi tantangan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Korupsi bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap nilai keadilan,” ujarnya di hadapan para santri.

Ia menjelaskan bahwa maraknya korupsi dapat merusak tatanan sosial bahkan melemahkan sebuah negara. Negara-negara dengan tingkat korupsi rendah seperti Swedia, Norwegia, dan Islandia menunjukkan bahwa integritas berbanding lurus dengan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini
Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Tabligh Akbar PPMI Assalaam: Bangun Budaya Anti-Korupsi Sejak Dini

Peran Pesantren dalam Membentuk Generasi Berintegritas

Menurutnya, pendidikan anti-korupsi harus dimulai dari pembentukan karakter. Lingkungan pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan keteladanan.

Ia juga mengingatkan agar santri menjauhi segala bentuk gratifikasi maupun praktik kecil yang berpotensi mengarah pada perilaku koruptif. Integritas, lanjutnya, dibangun dari kebiasaan sehari-hari yang konsisten.

Sebagai langkah konkret, ia mendorong dua hal utama:

  1. Keteladanan para asatidz dan pimpinan sebagai figur berintegritas (uswah hasanah).

  2. Penerapan sistem pengawasan yang tegas dan transparan untuk menjaga budaya kejujuran di lingkungan pondok.

Tabligh Akbar Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan karakter bagi santri PPMI Assalaam. Tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama dan akademik, pesantren juga diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi berilmu yang memiliki komitmen moral kuat.

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk mencetak santri yang unggul secara intelektual, kokoh dalam integritas, serta siap berkontribusi positif bagi bangsa dan agama.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam Hadirkan Syekh Palestina, Satukan Doa dan Kepedulian

Tabligh Akbar PPMI Assalaam Hadirkan Syekh Palestina, Satukan Doa dan Kepedulian

Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menggelar Tabligh Akbar Awal Ramadhan yang penuh haru dan makna di Masjid Assalaam (19/02). Kegiatan istimewa ini menghadirkan ulama asal Palestina, Syekh Muhammad Abu Tayoun, yang menyampaikan tausiyah tentang ketakwaan dan kepedulian umat.

Dalam ceramahnya, Syekh Muhammad Abu Tayoun menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan keberkahan sekaligus momentum terbaik untuk meningkatkan ketakwaan. Takwa, menurut beliau, adalah kemampuan menahan diri dari hal-hal yang diharamkan Allah dengan menjadikan diri sebagai “tuan” yang mampu mengendalikan hawa nafsu.

Namun Ramadhan kali ini juga mengajak hati untuk menengok saudara-saudara kita di Palestina, khususnya Gaza. Di tengah ujian yang mereka hadapi, kebutuhan akan bantuan pangan, obat-obatan, dan pakaian hangat semakin mendesak, terlebih saat musim dingin melanda.

Beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai lembaga dan masyarakat Indonesia yang terus menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Sebuah pesan yang menggema dalam tabligh tersebut:

“Barangsiapa membantu kesulitan saudara-saudaranya di dunia, maka Allah akan membantu meringankan kesulitannya pada hari kiamat.”

Sebagai wujud nyata kepedulian, kegiatan ini ditutup dengan penyerahan donasi Palestina kepada Adara Relief International, lembaga kemanusiaan Indonesia yang fokus menyalurkan bantuan untuk Palestina, khususnya perempuan dan anak-anak.

Tabligh Akbar PPMI Assalaam Hadirkan Syekh Palestina, Satukan Doa dan Kepedulian
Tabligh Akbar PPMI Assalaam Hadirkan Syekh Palestina, Satukan Doa dan Kepedulian

Tabligh Akbar Awal Ramadhan 1447 H ini tidak hanya menguatkan spiritualitas santri PPMI Assalaam, tetapi juga menumbuhkan empati dan solidaritas global. Ramadhan bukan sekadar ibadah personal, melainkan panggilan untuk peduli, berbagi, dan menguatkan ukhuwah Islamiyah lintas batas.

Semoga Ramadhan tahun ini menjadi momentum peningkatan iman, amal, dan kepedulian terhadap sesama.

Bongkar Rahasia Sains! Santriwan SMA Assalaam Taklukkan Ilmu Lewat SMART SAINS 2026

Bongkar Rahasia Sains! Santriwan SMA Assalaam Taklukkan Ilmu Lewat SMART SAINS 2026

Sukoharjo (17/02/2026) — Bagaimana kapal otok-otok bisa bergerak? Mengapa radio bisa mengeluarkan suara? Dan bagaimana mesin bekerja secara otomatis? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang “dibongkar” langsung oleh santriwan SMA Assalaam dalam kegiatan SMART SAINS, salah satu Program Layanan Pendidikan (PLP) unggulan sekolah.

Kegiatan yang dilaksanakan di kelas masing-masing ini menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan menantang rasa ingin tahu.

Bongkar Rahasia Sains! Santriwan SMA Assalaam Taklukkan Ilmu Lewat SMART SAINS 2026
Bongkar Rahasia Sains! Santriwan SMA Assalaam Taklukkan Ilmu Lewat SMART SAINS 2026

Santri kelas X mendapat tantangan untuk merangkai dan menganalisis cara kerja kapal otok-otok, radio, serta mesin sederhana hingga menjadi produk yang berfungsi sesuai instruksi. Tidak berhenti di situ, mereka juga diminta mempresentasikan penjelasan ilmiah di balik cara kerja alat tersebut kepada pembimbing.

Santri kelas XI melangkah lebih jauh dengan merancang alat alternatif penghasil energi listrik, mengasah kreativitas sekaligus kepedulian terhadap solusi energi masa depan.

Bongkar Rahasia Sains! Santriwan SMA Assalaam Taklukkan Ilmu Lewat SMART SAINS 2026
Bongkar Rahasia Sains! Santriwan SMA Assalaam Taklukkan Ilmu Lewat SMART SAINS 2026

Sementara itu, kelas XII menunjukkan sisi inovatif melalui proyek Resin Art, memadukan sains, ketelitian, dan kreativitas dalam menghasilkan karya bernilai estetis.

Pembimbing kegiatan, Ustadz Maryono, S.T., menegaskan bahwa SMART SAINS dirancang untuk menanamkan pemahaman bahwa setiap benda di sekitar manusia bekerja berdasarkan prinsip sains. Beliau juga menyampaikan bahwa rasa ingin tahu yang tinggi perlu diarahkan melalui praktik nyata agar berkembang menjadi kemampuan critical thinking yang kuat.

Melalui SMART SAINS, SMA Assalaam tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir analitis, kreatif, dan solutif. Dari ruang kelas inilah, lahir santriwan yang tidak sekadar belajar teori — tetapi mampu memahami bagaimana dunia bekerja dan siap berkontribusi di dalamnya.

Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Tarhib Ramadhan 1447 H bagi santriwati pada Ahad (15/02) di Assalaam Center. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santriwati kelas VII MTs hingga kelas XI SLTA dengan penuh antusias.

Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam
Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug dan sambutan dari Kasubag Kepesantrenan dan Bakat Minat Kesantrian Putri, Ustadzah Nihayatul Qaribah, S.H., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan merupakan momentum untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci dengan meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta membangun semangat berlomba dalam kebaikan secara sportif.

Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Februari 2026. Beragam perlombaan religius dan kreatif diselenggarakan, antara lain Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzul Qur’an (MHQ), nasyid, kaligrafi, serta mading bertema Islami.

Seluruh rangkaian kegiatan dikelola oleh pengurus OP3MIA (Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam) dengan pendampingan Pengasuh Kesantrian Putri. Melalui kegiatan ini, santriwati diharapkan semakin siap menyambut Ramadhan dengan penuh kesyukuran serta mampu meningkatkan kualitas ibadah dan kedisiplinan diri.

Intip Serunya Tarhib Ramadhan 1447 H di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam

Tarhib Ramadhan menjadi bagian dari program pembinaan karakter di PPMI Assalaam yang mengintegrasikan penguatan spiritual, pengembangan bakat, serta pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari santri.

Home Stay 10 SMA Assalaam: Santri Mengabdi dan Menguatkan Kepedulian Sosial di Pacitan

Home Stay 10 SMA Assalaam: Santri Mengabdi dan Menguatkan Kepedulian Sosial di Pacitan

SMA Assalaam Sukoharjo kembali menggelar program Home Stay 10 bagi santri kelas XII sebagai bagian dari Program Layanan Pendidikan (PLP). Kegiatan dilaksanakan pada 29–31 Januari 2025 (santriwan) dan 5–7 Februari 2025 (santriwati) di sejumlah dusun di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Melalui program ini, para santri tinggal bersama keluarga warga selama tiga hari untuk belajar langsung kehidupan bermasyarakat. Mereka mengikuti aktivitas harian keluarga sekaligus melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian, seperti mengajar TPQ, SMA Mengajar, renovasi mushola, Jejak Hijau, workshop pengelolaan limbah rumah tangga, pengobatan gratis, bazar pakaian pantas pakai, tabligh akbar, hingga pembagian paket sembako.

Home Stay 10 SMA Assalaam: Santri Mengabdi dan Menguatkan Kepedulian Sosial di Pacitan
Home Stay 10 SMA Assalaam: Santri Mengabdi dan Menguatkan Kepedulian Sosial di Pacitan

Kegiatan pengobatan gratis terlaksana berkat kolaborasi dengan IKMAS melalui ASMED (IKMAS Medical Doctors), alumni Assalaam yang telah berprofesi sebagai dokter. Sementara itu, bazar pakaian pantas pakai berhasil menghimpun dana sebesar Rp9 juta (santriwan) dan Rp10 juta (santriwati) yang seluruhnya dikembalikan kepada masyarakat setempat.

Home Stay 10 SMA Assalaam: Santri Mengabdi dan Menguatkan Kepedulian Sosial di Pacitan
Home Stay 10 SMA Assalaam: Santri Mengabdi dan Menguatkan Kepedulian Sosial di Pacitan

Kepala SMA Assalaam Sukoharjo, Ustadz Wahyudi Prabowo, S.Th.I., M.Pd., menegaskan bahwa Home Stay bertujuan membentuk karakter santri agar peduli, mandiri, dan siap terjun ke masyarakat.

Program ini menjadi wujud komitmen SMA Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai kepedulian sosial dan pengabdian.