Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

PPMI Assalaam terus memperkuat kualitas kepengasuhan sebagai bagian penting dalam pembinaan santri. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Dauroh Psikologi Kepengasuhan Kesantrian Putra dan Putri yang menghadirkan Prof. Taufik Kasturi, S.Psi., M.Si., Ph.D. pada Jumat (21/8).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Assalaam Lantai 2 tersebut mengangkat tema Psikologi Pengasuhan di Pesantren. Dauroh diikuti oleh para pengasuh kesantrian putra dan putri dengan tujuan memperkuat pemahaman, keterampilan, dan kesiapan pengasuh dalam mendampingi santri selama menjalani kehidupan di pesantren.

Dalam pemaparannya, Prof. Taufik menekankan pentingnya keteladanan dalam proses pengasuhan. Menurutnya, santri lebih banyak belajar dari apa yang mereka lihat daripada sekadar apa yang mereka dengar. Karena itu, pengasuh memiliki posisi strategis sebagai figur yang menjadi contoh sekaligus pihak yang memegang amanah dalam proses pembinaan santri.

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren  Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

Selain keteladanan, pengasuh perlu memiliki karakter yang mendukung proses pembinaan, antara lain hangat dan responsif, demokratis, konsisten dan adil, empatik, komunikatif, memiliki jiwa melayani, mampu melakukan regulasi diri, serta menjadi role model bagi santri.

Prof. Taufik juga menjelaskan bahwa tugas pengasuh tidak sebatas menjaga kedisiplinan santri. Kepengasuhan mencakup berbagai aspek, mulai dari edukatif, afektif dan sosial, dakwah, penegakan kedisiplinan, hingga pelayanan. Dengan demikian, musyrif dan musyrifah memiliki peran untuk membimbing sekaligus melayani santri secara utuh.

Aspek lain yang menjadi perhatian adalah manajemen emosi pengasuh. Lingkungan pesantren dengan dinamika interaksi yang intens membutuhkan kemampuan pengasuh dalam mengenali dan mengelola kondisi emosional. Dalam hal ini, pengasuh perlu mewaspadai kelelahan emosional dan compassion fatigue. Beberapa strategi yang dibahas meliputi self-awareness, mindfulness, cognitive reframing, dan expectation management.

Perkuat Kompetensi Pengasuh, PPMI Assalaam Gelar Dauroh Psikologi Pengasuhan di Pesantren

Untuk menjaga keberlanjutan kualitas kepengasuhan, Prof. Taufik juga menekankan pentingnya dukungan sistemik. Supervisi, waktu istirahat yang memadai, peningkatan kapasitas, apresiasi, serta penguatan visi kepengasuhan menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pembinaan yang sehat dan berkelanjutan.

Kemampuan mendengarkan secara aktif atau the art of listening juga menjadi salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki pengasuh. Mendengarkan santri tidak hanya berarti memberikan perhatian, tetapi juga membutuhkan empati, sikap tidak menghakimi, serta kemampuan melakukan refleksi terhadap apa yang disampaikan santri.

Lebih lanjut, kesehatan mental pengasuh menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan. Pengasuh yang memiliki kesehatan mental yang baik akan lebih mampu mengenali potensi diri, mengelola tekanan, serta mendampingi perkembangan jiwa santri secara lebih komprehensif, mulai dari aspek sensing, reasoning, dan empathy hingga dimensi spiritual.

Melalui Dauroh Kepengasuhan ini, PPMI Assalaam berupaya membangun paradigma kepengasuhan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga pada pendampingan, pelayanan, keteladanan, dan perkembangan psikologis santri.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi bekal sekaligus inspirasi bagi para pengasuh dalam menjalankan amanah pembinaan sehari-hari. Dengan pengasuh yang kompeten, sehat secara emosional, dan memiliki jiwa melayani, PPMI Assalaam terus berikhtiar menciptakan lingkungan pesantren yang mendukung tumbuhnya santri yang berkarakter, mandiri, berakhlak mulia, dan memiliki kesiapan menghadapi tantangan masa depan.

Shopping Basket

JELAJAHI PPMI ASSALAAM!