SMA Assalaam Sukoharjo kembali menggelar program Home Stay 10 bagi santri kelas XII sebagai bagian dari Program Layanan Pendidikan (PLP). Kegiatan dilaksanakan pada 29–31 Januari 2025 (santriwan) dan 5–7 Februari 2025 (santriwati) di sejumlah dusun di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.
Melalui program ini, para santri tinggal bersama keluarga warga selama tiga hari untuk belajar langsung kehidupan bermasyarakat. Mereka mengikuti aktivitas harian keluarga sekaligus melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian, seperti mengajar TPQ, SMA Mengajar, renovasi mushola, Jejak Hijau, workshop pengelolaan limbah rumah tangga, pengobatan gratis, bazar pakaian pantas pakai, tabligh akbar, hingga pembagian paket sembako.

Kegiatan pengobatan gratis terlaksana berkat kolaborasi dengan IKMAS melalui ASMED (IKMAS Medical Doctors), alumni Assalaam yang telah berprofesi sebagai dokter. Sementara itu, bazar pakaian pantas pakai berhasil menghimpun dana sebesar Rp9 juta (santriwan) dan Rp10 juta (santriwati) yang seluruhnya dikembalikan kepada masyarakat setempat.

Kepala SMA Assalaam Sukoharjo, Ustadz Wahyudi Prabowo, S.Th.I., M.Pd., menegaskan bahwa Home Stay bertujuan membentuk karakter santri agar peduli, mandiri, dan siap terjun ke masyarakat.
Program ini menjadi wujud komitmen SMA Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai kepedulian sosial dan pengabdian.



