Jakarta — MTs Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali mencatatkan prestasi nasional dengan meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen PPMI Assalaam sebagai pesantren modern yang konsisten menerapkan pendidikan ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Nasional Tahun 2025 diserahkan pada Kamis, 11 Desember 2025, bertempat di Gedung Sasono Utomo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh sekolah dan madrasah terbaik dari seluruh Indonesia yang dinilai berhasil mengimplementasikan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH).
Konsistensi MTs PPMI Assalaam dalam Program Adiwiyata
Sebelumnya, MTs PPMI Assalaam telah meraih Penghargaan Adiwiyata Nasional pada tahun 2022. Raihan Adiwiyata Mandiri 2025 ini menjadi kelanjutan dari komitmen pesantren dalam membangun budaya peduli lingkungan yang terintegrasi dalam kurikulum, tata kelola madrasah, serta aktivitas keseharian santri.
Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 2923 Tahun 2025, sebanyak 258 sekolah dan madrasah di Indonesia ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P.


Kepala Madrasah: Adiwiyata Mandiri adalah Awal Kemandirian
Kepala MTs PPMI Assalaam, Ustadz Muchamad Soleh Pratono, S.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh civitas akademika pesantren.
“Adiwiyata Mandiri bukanlah akhir, melainkan awal kemandirian kami dalam mewujudkan madrasah yang bersih, berbudaya sehat, serta berwawasan global,” ungkapnya.

Pesantren Modern Berwawasan Lingkungan dan Global
Dengan pencapaian ini, Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam semakin menegaskan perannya sebagai pesantren unggulan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik dan pembentukan akhlak santri, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan sebagai bagian dari nilai keislaman dan tanggung jawab global.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi madrasah dan pesantren lain untuk mengembangkan pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.



