Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam (OP3MIA) Putri menggelar Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Konsulat periode 2025/2026 pada Kamis (10/9). Kegiatan ini menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus bentuk pertanggungjawaban pengurus atas amanah yang telah dijalankan selama satu periode kepengurusan.
Kegiatan dihadiri oleh para musyrifah konsulat, perwakilan pengurus OP3MIA Putri, serta pengurus konsulat putri dari berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing konsulat menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja selama periode kepengurusan 2025/2026.
Laporan yang disampaikan mencakup program kerja, status pelaksanaan, waktu pelaksanaan, serta berbagai hambatan yang dihadapi selama menjalankan program. Penyampaian laporan menjadi ruang bagi pengurus untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sekaligus menyampaikan hasil kerja kepada pihak terkait.

Selain sebagai bentuk evaluasi organisasi, LPJ Konsulat juga menjadi bagian dari pembelajaran kepemimpinan bagi santriwati. Melalui proses penyusunan dan penyampaian laporan, para pengurus dilatih untuk menjalankan amanah secara bertanggung jawab, melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan, serta mempertanggungjawabkan tugas yang telah diberikan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar. Melalui LPJ ini, diharapkan pengalaman selama satu periode kepengurusan dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kepengurusan berikutnya agar pengelolaan organisasi santri semakin tertib, efektif, dan bertanggung jawab.
Pembinaan organisasi santri di lingkungan PPMI Assalaam menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan tanggung jawab. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi santriwati untuk terus berkembang dan mengambil peran positif di tengah masyarakat.



