Semangat baru mewarnai dimulainya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tahun Ajaran 2026/2027 di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam. Melalui Apel Pembukaan yang digelar di Lapangan Sepak Bola PPMI Assalaam pada Selasa (21/7), seluruh santri bersama civitas akademika mengawali tahun ajaran dengan tekad memperkuat budaya belajar, kedisiplinan, dan prestasi.
Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Direktur I Bidang Pendidikan PPMI Assalaam, Ust. H. Edi Suprapto, M.Pd., mengajak seluruh santri menjadikan tahun ajaran baru sebagai momentum memperbarui niat dan meningkatkan kualitas diri.
Dalam amanatnya, beliau menekankan empat nilai utama yang menjadi fondasi kehidupan santri di PPMI Assalaam, yaitu meluruskan niat dalam menuntut ilmu, meningkatkan kedisiplinan dalam beribadah, membangun akhlak yang mulia, serta menumbuhkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi setiap proses pembelajaran.

Suasana apel semakin bermakna ketika PPMI Assalaam memberikan penghargaan kepada santri berprestasi Tahun Pelajaran 2025/2026. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghormatan atas kerja keras, kedisiplinan, dan konsistensi para santri dalam mengembangkan potensi akademik maupun kepesantrenan selama satu tahun terakhir.
Penghargaan diberikan kepada santri yang meraih prestasi pada berbagai kategori, meliputi tahfiz Al-Qur’an, kemampuan bahasa, serta prestasi akademik dari seluruh unit pendidikan di bawah naungan PPMI Assalaam, yaitu MTs, MA, SMA, dan SMK.
Pada kategori tahfiz, penghargaan diberikan kepada santri yang menunjukkan capaian terbaik dalam ziyadah dan hafalan Al-Qur’an. Sementara itu, pada kategori bahasa, apresiasi diberikan kepada santri dengan kemampuan unggul dalam penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris sebagai salah satu ciri khas pembinaan di lingkungan pesantren.

Adapun pada kategori akademik, penghargaan diberikan kepada santri peraih peringkat pertama paralel pada setiap jenjang pendidikan. Capaian tersebut menjadi wujud kesungguhan santri dalam belajar sekaligus hasil dari proses pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menariknya, para penerima penghargaan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Papua. Keberagaman tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam lingkungan PPMI Assalaam, di mana para santri dari berbagai latar belakang dipersatukan oleh tujuan yang sama, yaitu menuntut ilmu, membangun karakter, dan meraih prestasi.
Bagi PPMI Assalaam, prestasi bukan sekadar tentang menjadi yang terbaik, tetapi merupakan hasil dari proses pendidikan yang menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, serta nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemberian penghargaan kepada santri berprestasi menjadi bagian dari upaya membangun budaya apresiasi yang diharapkan mampu menginspirasi seluruh santri untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi positif di lingkungan pesantren.
Melalui apel pembukaan ini, PPMI Assalaam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang mengintegrasikan keunggulan akademik, pembinaan kepesantrenan, penguatan karakter, serta pengembangan potensi santri. Dengan semangat baru di awal Tahun Ajaran 2026/2027, seluruh santri diharapkan semakin termotivasi untuk mengukir prestasi, menjaga akhlak mulia, dan menjadi generasi muslim yang berilmu, berdaya saing, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.


