Perjanjian Baznas 1

PPMI Assalaam dan BAZNAS Papua Jalin Kerja Sama Beasiswa Pendidikan untuk Santri Papua

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali memperluas kontribusinya dalam pemerataan akses pendidikan Islam di Indonesia. Pada Sabtu, 23 Mei 2026, PPMI Assalaam resmi menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua melalui penandatanganan Surat Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan oleh Direktur PPMI Assalaam dan Ketua BAZNAS Provinsi Papua.

Kerja sama ini difokuskan pada program beasiswa pendidikan bagi generasi muda Papua. Melalui program tersebut, para santri dari Papua akan menempuh pendidikan di SMP Tahfidz Qur’an Sains (TQS) Assalaam Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta, dan selanjutnya melanjutkan pendidikan ke jenjang SLTA di Assalaam Surakarta.

Dalam skema kerja sama yang disepakati, PPMI Assalaam memberikan beasiswa operasional penuh yang mencakup biaya pendidikan, asrama, dan kebutuhan makan santri selama menempuh pendidikan. Sementara itu, BAZNAS Provinsi Papua bertanggung jawab terhadap biaya transportasi udara, uang saku bulanan, asuransi kesehatan, serta penyediaan seragam bagi para penerima beasiswa.

Kolaborasi ini menjadi wujud nyata komitmen kedua lembaga dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi putra-putri terbaik dari kawasan timur Indonesia. Melalui pendidikan berbasis pesantren yang mengintegrasikan penguatan karakter, akademik, dan nilai-nilai keislaman, program ini diharapkan dapat melahirkan generasi muslim yang unggul, berakhlak, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Kerja sama ini sekaligus memperkuat peran PPMI Assalaam sebagai lembaga pendidikan yang aktif membangun jejaring nasional untuk memperluas manfaat pendidikan kepada masyarakat dari berbagai wilayah Indonesia.

FAROHIS Kota Yogyakarta Pelajari Organisasi Kesiswaan di MA PPMI Assalaam

FAROHIS Kota Yogyakarta Pelajari Organisasi Pelajar di MA PPMI Assalaam

MA PPMI Assalaam menerima kunjungan studi tiru dari Forum Rohani Islam (FAROHIS) Kota Yogyakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 17 siswa beserta pendamping dengan tujuan mempelajari pengelolaan organisasi pelajar yang diterapkan di lingkungan MA PPMI Assalaam.

Kunjungan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan organisasi pelajar yang aktif, produktif, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. Rombongan disambut oleh tim HKPMA, bidang kesiswaan, serta pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA PPMI Assalaam.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai sistem pembinaan organisasi siswa, program kerja OSIM, pengembangan kepemimpinan, hingga strategi membangun budaya organisasi yang positif di lingkungan madrasah dan pesantren. Selain itu, sesi diskusi interaktif juga menjadi sarana bertukar ide dan pengalaman antar pelajar dari kedua lembaga.

FAROHIS Kota Yogyakarta Pelajari Organisasi Kesiswaan di MA PPMI Assalaam
FAROHIS Kota Yogyakarta Pelajari Organisasi Kesiswaan di MA PPMI Assalaam

Kunjungan studi tiru ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antarpelajar sekaligus menumbuhkan semangat kolaborasi dalam mengembangkan organisasi sekolah yang mampu menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, dan dakwah di kalangan generasi muda.

Melalui berbagai program pembinaan siswa, MA PPMI Assalaam terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu mencetak pemimpin muda yang aktif, kreatif, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi

Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi

SUKOHARJO — Prestasi akademik kembali ditorehkan santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam. Dzaky Zaisan, santri kelas X-2, berhasil meraih Medali Perak pada ajang Olimpiade Sains Madrasah Aliyah (OSMA) 2026 Tingkat Provinsi, sebuah kompetisi yang mempertemukan siswa-siswi terbaik madrasah dari berbagai daerah.

Capaian ini menjadi bukti komitmen MA PPMI Assalaam dalam mengembangkan budaya akademik, riset, dan prestasi di kalangan santri. Keberhasilan Dzaky tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan, latihan yang berkelanjutan, serta semangat belajar yang tinggi dalam menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara kerja keras santri, dukungan orang tua, serta pendampingan para pembimbing yang secara konsisten mengawal proses persiapan kompetisi.

Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi
Santri MA PPMI Assalaam Raih Medali Perak OSMA 2026 Tingkat Provinsi

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi madrasah sekaligus motivasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi diri, berani berkompetisi, dan memberikan kontribusi terbaik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pembimbing yang telah memberikan arahan dan pendampingan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi. Dedikasi para pembimbing menjadi bagian penting dalam lahirnya prestasi-prestasi santri di berbagai ajang.

Prestasi ini semakin memperkuat komitmen MA PPMI Assalaam sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter dan keagamaan, tetapi juga mendorong santri untuk berprestasi di bidang sains dan akademik. Diharapkan capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus belajar, berkarya, dan mengharumkan nama madrasah di tingkat yang lebih tinggi.

Semoga prestasi yang diraih menjadi langkah awal menuju capaian-capaian yang lebih besar serta membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia

Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia

SUKOHARJO — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santriwati Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam di kancah internasional. Nurrahma Putri I. W., santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam, berhasil meraih beasiswa penuh (full scholarship) untuk melanjutkan studi di Saint Petersburg State University of Industrial Technologies and Design (SPbUFTD), Rusia, pada Program Pendidikan Desain.

Keberhasilan tersebut diraih melalui jalur prestasi internasional setelah Nurrahma Putri, yang akrab disapa Nanda, lolos dalam kompetisi seni dan desain tingkat dunia bertajuk Olimpiade “Culture and Art”. Kompetisi yang diselenggarakan secara daring oleh pihak universitas tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai negara dan menjadi salah satu jalur seleksi penerima Russian Government Scholarship atau Beasiswa Pemerintah Federasi Rusia.

Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia
Juara Olimpiade Seni Internasional, Santriwati PPMI Assalaam Raih Beasiswa Penuh ke Universitas Ternama Rusia

Dalam kompetisi tersebut, para peserta dituntut menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang seni dan desain melalui berbagai tahapan penilaian yang kompetitif. Berkat kreativitas, ketekunan, dan kualitas karya yang ditampilkan, Nanda berhasil menjadi salah satu peserta terbaik yang berhak memperoleh kuota beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan tinggi di Rusia.

Beasiswa yang diterima mencakup pembiayaan kuliah selama masa studi sarjana. Capaian ini menjadi bukti bahwa santri tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di bidang seni, desain, dan industri kreatif pada level internasional.

Keberhasilan Nanda sekaligus menambah daftar santri PPMI Assalaam yang berhasil melanjutkan studi ke perguruan tinggi luar negeri melalui berbagai jalur prestasi dan beasiswa. Hal ini sejalan dengan komitmen PPMI Assalaam dalam membangun generasi muslim yang unggul, berkarakter, serta mampu berkompetisi di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus mengembangkan potensi, berani bermimpi besar, dan mempersiapkan diri menghadapi peluang pendidikan dunia. Dari lingkungan pesantren, lahir generasi yang mampu menembus batas negara dan membawa nama Indonesia ke panggung internasional.