55 Siswa SD Ikuti I'tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

55 Siswa SD Ikuti I’tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

Momentum Ramadhan tidak hanya menjadi sarana peningkatan spiritual bagi orang dewasa, tetapi juga bagi anak-anak. Hal ini terlihat dalam kegiatan I’tikaf Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam dengan melibatkan 55 siswa sekolah dasar (SD) di Masjid Assalaam.

Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta dalam mengenal lebih dekat ibadah i’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk beribadah, merenung, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagaimana diajarkan dalam sunnah Nabi Muhammad SAW.

55 Siswa SD Ikuti I'tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam
55 Siswa SD Ikuti I’tikaf Ramadhan di Masjid Assalaam

Selama mengikuti i’tikaf, para siswa tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga mendapatkan pembinaan langsung dari ustadz serta panitia I’tikaf Ramadhan PPMI Assalaam. Pendampingan ini bertujuan agar anak-anak dapat memahami makna ibadah secara tepat sekaligus merasakan suasana spiritual di lingkungan pesantren.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan lingkungan dan sistem pendidikan PPMI Assalaam kepada para peserta sejak usia dini. Para siswa diajak merasakan suasana kehidupan di pesantren yang menekankan keseimbangan antara ibadah, pembinaan akhlak, dan kedisiplinan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sejak dini serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat karakter dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari.

Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh santri Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam. Dua santri kelas XII dari MA PPMI Assalaam berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di Universitas Gadjah Mada untuk tahun akademik 2026.

Kedua santri tersebut adalah Mohammed Aly Nay yang diterima pada program studi S1 Statistika, serta Fattah Ikhwanul Akbar yang lolos pada program studi S1 Biologi. Keberhasilan ini menjadi capaian istimewa karena jalur IUP UGM dikenal sebagai program internasional bergengsi dengan proses seleksi yang sangat kompetitif.

Program International Undergraduate Program (IUP) UGM merupakan jalur pendidikan dengan standar internasional di mana proses perkuliahan menggunakan bahasa Inggris secara penuh. Program ini juga diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, sehingga persaingan dalam proses seleksinya cukup ketat.

Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026
Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026Dua Santri MA PPMI Assalaam Lolos International Undergraduate Program UGM 2026

Keberhasilan Mohammed Aly Nay dan Fattah Ikhwanul Akbar tidak lepas dari rekam jejak akademik mereka yang aktif dalam berbagai kegiatan olimpiade sains dan riset selama menempuh pendidikan di MA PPMI Assalaam. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi keduanya untuk bersaing dalam seleksi program internasional di perguruan tinggi.

Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pendidikan berbasis pesantren dan madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam nilai-nilai keislaman, tetapi juga memiliki daya saing akademik yang tinggi di tingkat nasional maupun global.

Segenap civitas akademika PPMI Assalaam menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian tersebut. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi para santri lainnya untuk terus berprestasi dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik.

Selamat berjuang di “Kampus Biru” UGM, semoga langkah ini menjadi awal kontribusi besar bagi ilmu pengetahuan, umat, dan bangsa.