Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam menggelar pembekalan perpulangan Libur Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H bagi seluruh santri pada 7–8 Maret 2026 di Masjid PPMI Assalaam. Kegiatan ini menjadi tradisi pesantren untuk memberikan arahan sebelum santri kembali ke rumah masing-masing.
Pembekalan disampaikan oleh Wakil Direktur I Bidang Pendidikan dan Kesantrian, Ustadz H. Edi Suprapto, M.Pd., yang menegaskan bahwa liburan bagi santri bukan sekadar waktu beristirahat, tetapi kesempatan untuk melanjutkan kebiasaan baik yang telah dibangun selama di pesantren.

Para santri diingatkan untuk menjaga adab selama perjalanan, memperbanyak doa ketika safar, memperkuat ukhuwah, serta memanfaatkan waktu di rumah untuk berbakti kepada orang tua (birrul walidain) dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Penguatan juga disampaikan oleh Ustadz Dr. KH. Kadarusman, M.Ag. yang menekankan pentingnya adab safar. Menurut beliau, perjalanan merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga para santri dianjurkan memperbanyak doa serta menjaga akhlak selama perjalanan.
Setelah rangkaian pembekalan selesai, perpulangan santri dan santriwati PPMI Assalaam dilaksanakan pada Ahad (8/3). Para santri dijemput oleh orang tua atau wali, sementara sebagian lainnya pulang melalui konsulat daerah dengan pendampingan pembimbing pesantren.
Momentum libur Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi waktu melepas rindu bersama keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi santri untuk mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari di pesantren.
Melalui pembekalan dan pengaturan perpulangan ini, PPMI Assalaam kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan sistem pendidikan pesantren yang menekankan keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan kedisiplinan, sehingga nilai-nilai pesantren tetap melekat pada diri santri di mana pun mereka berada.
