Sukoharjo (17/02/2026) — Bagaimana kapal otok-otok bisa bergerak? Mengapa radio bisa mengeluarkan suara? Dan bagaimana mesin bekerja secara otomatis? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang “dibongkar” langsung oleh santriwan SMA Assalaam dalam kegiatan SMART SAINS, salah satu Program Layanan Pendidikan (PLP) unggulan sekolah.
Kegiatan yang dilaksanakan di kelas masing-masing ini menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan menantang rasa ingin tahu.

Santri kelas X mendapat tantangan untuk merangkai dan menganalisis cara kerja kapal otok-otok, radio, serta mesin sederhana hingga menjadi produk yang berfungsi sesuai instruksi. Tidak berhenti di situ, mereka juga diminta mempresentasikan penjelasan ilmiah di balik cara kerja alat tersebut kepada pembimbing.
Santri kelas XI melangkah lebih jauh dengan merancang alat alternatif penghasil energi listrik, mengasah kreativitas sekaligus kepedulian terhadap solusi energi masa depan.

Sementara itu, kelas XII menunjukkan sisi inovatif melalui proyek Resin Art, memadukan sains, ketelitian, dan kreativitas dalam menghasilkan karya bernilai estetis.
Pembimbing kegiatan, Ustadz Maryono, S.T., menegaskan bahwa SMART SAINS dirancang untuk menanamkan pemahaman bahwa setiap benda di sekitar manusia bekerja berdasarkan prinsip sains. Beliau juga menyampaikan bahwa rasa ingin tahu yang tinggi perlu diarahkan melalui praktik nyata agar berkembang menjadi kemampuan critical thinking yang kuat.
Melalui SMART SAINS, SMA Assalaam tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir analitis, kreatif, dan solutif. Dari ruang kelas inilah, lahir santriwan yang tidak sekadar belajar teori — tetapi mampu memahami bagaimana dunia bekerja dan siap berkontribusi di dalamnya.



