Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

MA PPMI Assalaam menyelenggarakan kegiatan Mudzakarah bagi seluruh santri kelas X sebagai bagian dari penguatan pemahaman fikih ibadah dan pembiasaan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari pada Sabtu (29/12). Kegiatan tahunan ini dilaksanakan secara terpisah antara santriwan dan santriwati di lingkungan pesantren.

Selama Mudzakarah, para santri mengikuti empat praktik utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung dan aplikatif, seperti melakukan penyembelihan hewan kurban sesuai syariat secara langsung, praktik mandi wajib, mengurus jenazah hingga manasik Haji.

Santri PPMI Assalaam mendapatkan pelatihan secara riel dalam penyembelihan hewan kurban, mulai dari adab sebelum penyembelihan, pengecekan kesehatan hewan hingga teknik penyembelihan. Tujuan praktikum penyembelihan hewan kurban ini adalah untuk menumbuhkan pemahaman santri tentang halal-haram dalam proses penyembelihan hewan kurban.

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam
Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Sama halnya dengan praktikum penyembelihan hewan kurban, praktikum mandi wajib, pengurusan jenaxah hingga manasik juga mengajarkan mulai dari adab hingg tata cara beribadah yang benar sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Program-program tersebut dirancang untuk Mengasah literasi fikih praktis melalui praktik langsung, Membentuk karakter santri yang mandiri, beradab, dan memahami syariat, Membekali santri dengan keterampilan hidup Islami yang relevan di masyarakat dan Menghubungkan pembelajaran teori di kelas dengan praktik nyata agar lebih bermakna.

 

Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam
Sembelih Hewan Kurban hingga Manasik, Santri MA PPMI Assalaam Praktikum Fiqh & Keterampilan Hidup Islam

Beberapa santri mengungkapkan pengalaman berkesan dari kegiatan ini.
“Paling berkesan saat praktik mengurus jenazah. Kegiatan itu membuat saya lebih paham tentang empati dan pentingnya menghormati sesama muslim,” ujar Jevon, salah satu peserta.

Santri berharap kegiatan Mudzakarah terus dilaksanakan karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif dibandingkan pembelajaran teori semata.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ustadz Farid Akbar, menyampaikan:

“Mudzakarah merupakan bagian dari komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang komprehensif dan aplikatif. Dengan kegiatan ini, santri diharapkan menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berperan di masyarakat.”

Melalui kegiatan seperti Mudzakarah, PPMI Assalaam menegaskan perannya sebagai pesantren modern yang menghadirkan pembelajaran Islami yang relevan, kontekstual, dan berdampak bagi perkembangan karakter santri.

Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman

Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman

Surakarta — Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam kembali menghadirkan kegiatan inspiratif dengan menghadirkan Rahmat Septian, S.T, alumni Assalaam Angkatan 21, yang kini dikenal sebagai atlet trail running internasional, pada 30 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman, motivasi, dan nilai kehidupan bagi para santri Assalaam.

Dalam kesempatan tersebut, yang akrab disapa Kak Tian, berbagi kisah perjalanan kariernya sebagai atlet trail running. Ia menceritakan berbagai pengalaman jatuh bangun, tantangan fisik dan mental, hingga proses panjang yang harus dilalui untuk dapat berkiprah di level internasional. Cerita tersebut disampaikan dengan penuh kejujuran dan semangat, sehingga mampu menginspirasi para santri.

Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman
Alumni PPMI Assalaam Atlet Trail Running Internasional Berbagi Inspirasi, Tegaskan Prestasi Harus Sejalan dengan Iman

Menariknya, Kak Tian menegaskan bahwa prestasi tidak boleh menghilangkan jati diri sebagai seorang santri. Ia menuturkan bahwa di tengah kompetisi dan kejuaraan yang diikutinya, ibadah tetap menjadi prioritas utama.

“Saat ada di track lari, jika waktu sholat tiba saya harus berhenti untuk sholat. Sholat yang wajib, buat apa menjadi juara jika meninggalkan sholat,” ungkapnya di hadapan para santri.

Selain berbagi kisah perjalanan karier, Kak Tian juga menyampaikan motivasi serta menjawab berbagai pertanyaan dari santri yang memiliki minat dan bakat di bidang olahraga, khususnya lari dan olahraga ekstrem. Interaksi ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menunjukkan besarnya ketertarikan santri terhadap dunia prestasi non-akademik.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen PPMI Assalaam dalam mendukung setiap potensi santri di berbagai bidang, baik akademik, keagamaan, olahraga, seni, maupun profesional. Pesantren tidak hanya membentuk santri yang kuat secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memberi ruang luas bagi pengembangan minat dan bakat.

Kak Tian menjadi salah satu contoh dari ribuan alumni PPMI Assalaam yang sukses berkiprah di berbagai bidang. Alumni Assalaam tidak hanya dikenal sebagai pendidik dan guru agama, tetapi juga hadir sebagai dokter, desainer, prajurit TNI, fotografer, atlet, dan profesional di berbagai sektor lainnya, tanpa meninggalkan nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan pesantren.

Melalui kegiatan ini, PPMI Assalaam menegaskan perannya sebagai pesantren modern yang mencetak generasi berprestasi, berkarakter, dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, siap berkontribusi bagi umat, bangsa, dan dunia.