Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam dunia pendidikan terus berkembang. Untuk meningkatkan kesiapan guru menghadapi perkembangan tersebut, MTs PPMI Assalaam menggelar workshop “Pemanfaatan Google AI dalam Pembelajaran” pada Jumat (4/9/2026) di Ruang Pertemuan Assalaam Lantai 2.
Kegiatan yang diikuti seluruh guru MTs PPMI Assalaam tersebut menghadirkan Lily Auliya Puspita, M.Pd., dari Universitas Tiga Serangkai Surakarta sebagai narasumber. Workshop diarahkan pada penguasaan keterampilan praktis agar guru dapat memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari proses perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran.
Beragam materi diperkenalkan dalam kegiatan ini, mulai dari pemanfaatan Gemini Notebook, penyusunan modul ajar, pembuatan media pembelajaran, penyusunan soal dan kuis, hingga pengembangan materi pembelajaran dalam berbagai format, seperti podcast dan infografis.
Materi workshop tidak berhenti pada pengenalan teknologi. Para guru juga didorong untuk memahami bagaimana AI dapat digunakan secara tepat sesuai kebutuhan pembelajaran, sehingga teknologi benar-benar membantu guru dalam menyiapkan materi sekaligus menghadirkan pembelajaran yang lebih variatif bagi santri.

Kepala MTs PPMI Assalaam, Nanang Zainuddin, S.Pd.I., menilai kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi bagian penting dari kompetensi guru saat ini.
“AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi alat bantu untuk meningkatkan kreativitas, efektivitas, dan kualitas pembelajaran. Kami berharap guru dapat memanfaatkan Google AI secara bijak dan produktif sesuai kebutuhan pembelajaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, penggunaan AI tetap membutuhkan peran guru sebagai pengarah utama dalam proses pendidikan. Teknologi dapat membantu mempercepat dan memperkaya proses kerja, tetapi kualitas pembelajaran tetap bergantung pada kemampuan guru dalam memilih, mengolah, dan menyesuaikan materi dengan karakter serta kebutuhan santri.
Melalui workshop ini, MTs PPMI Assalaam mendorong para guru untuk menjadi pendidik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap kritis dan bertanggung jawab dalam penggunaannya. Pemanfaatan AI diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari tren teknologi, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran.
Penguatan kompetensi pendidik menjadi bagian dari upaya PPMI Assalaam untuk terus mengembangkan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman. Perpaduan antara penguasaan teknologi, kompetensi akademik, dan nilai-nilai keislaman menjadi bekal penting dalam mempersiapkan santri menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.
