Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur Hidayah

Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, Yayasan Nur Hidayah Kunjungi PPMI Assalaam

Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam menerima kunjungan studi banding dari Yayasan Nur Hidayah Surakarta pada Selasa (28/7) di Meeting Room Lantai 1 PPMI Assalaam. Kunjungan ini bertujuan memperkuat wawasan dan berbagi praktik baik dalam pengelolaan kehumasan, media, serta pengembangan media digital di lingkungan lembaga pendidikan.

Rombongan Yayasan Nur Hidayah Surakarta dipimpin oleh Sekretaris Yayasan, Ust. Fatkhurroji, S.T., yang hadir bersama Tim Pusat Komunikasi dan Data Informasi (Puskomdatin) di bawah koordinasi Aspriyanto, S.Kom. Kehadiran rombongan disambut oleh Sekretaris PPMI Assalaam, Ust. Dr. Arkanudin Budiyanto, M.I.Kom., didampingi Kepala Subbagian Humas, Hedonal Rumiyanto, M.Pd., serta Kepala Subbagian Media, Ustadzah Fitri Ayuningsih, M.Pd.

Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur Hidayah  Berbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur HidayahBerbagi Praktik Baik Pengelolaan Humas dan Media, PPMI Assalaam Terima Kunjungan Studi Banding Yayasan Nur Hidayah

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, kedua lembaga berdiskusi mengenai strategi pengelolaan kehumasan, pengembangan media digital, tata kelola publikasi, serta penguatan komunikasi kelembagaan. Forum ini menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, tantangan, dan inovasi dalam membangun citra positif lembaga pendidikan di era transformasi digital.

Berbagai praktik baik yang telah diterapkan di PPMI Assalaam turut dipaparkan sebagai bahan diskusi, mulai dari pengelolaan media sosial, produksi konten publikasi, hubungan dengan media massa, hingga strategi membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan. Sementara itu, Yayasan Nur Hidayah Surakarta juga membagikan pengalaman dan gagasan yang dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan kedua lembaga.

Kegiatan studi banding ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas layanan, khususnya di bidang kehumasan dan media. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, penguatan media digital menjadi salah satu ikhtiar strategis untuk menghadirkan komunikasi yang adaptif, informatif, dan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui kunjungan ini, PPMI Assalaam berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan dengan Yayasan Nur Hidayah Surakarta sehingga dapat saling menginspirasi dan berkolaborasi dalam menghadirkan inovasi di bidang komunikasi, media, dan pengembangan lembaga pendidikan.

Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam

Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam

Suasana malam di lingkungan Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam tetap dipenuhi semangat belajar. Di tengah aktivitas kepesantrenan yang padat, para santri Madrasah Aliyah (MA) PPMI Assalaam memanfaatkan waktu malam untuk memperdalam ilmu pengetahuan, berdiskusi, dan mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan akademik dalam kegiatan belajar malam.

Salah satu kegiatan yang berlangsung adalah sosialisasi program bimbingan belajar TKA/UTBK bagi santri kelas XII di Gelora Assalaam. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan santri menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi sekaligus memberikan gambaran mengenai strategi belajar yang efektif untuk mencapai perguruan tinggi impian.

Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam Budaya Akademik Terus Tumbuh, Santri MA PPMI Assalaam Optimalkan Belajar Malam

Sementara itu, santri kelas X dan XI mengisi waktu belajar malam dengan berbagai aktivitas yang mendukung perkembangan akademik. Mereka mengikuti pendalaman bahasa Arab, mengulang materi pelajaran, berdiskusi bersama teman, serta berkonsultasi dengan wali kelas mengenai perkembangan belajar dan perencanaan akademik.

Kepala MA PPMI Assalaam, Ust. Farid Akbar, mengapresiasi antusiasme para santri dalam memanfaatkan waktu belajar malam sebagai bagian dari proses pengembangan diri.

“Belajar tidak dibatasi oleh waktu. Ketika santri memiliki kemauan untuk terus memperbaiki diri, itulah awal lahirnya prestasi. Kami berharap budaya belajar seperti ini terus tumbuh sehingga santri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, tangguh, dan senang mencari ilmu,” ujarnya.

Program belajar malam merupakan salah satu bentuk pendampingan yang dikembangkan MA PPMI Assalaam untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Melalui pendampingan guru, diskusi, serta konsultasi secara langsung, santri memperoleh ruang untuk memperdalam pemahaman materi sekaligus membangun kemandirian dalam belajar.

Budaya akademik yang terus tumbuh menjadi salah satu komitmen MA PPMI Assalaam dalam menghadirkan pendidikan yang terintegrasi antara pembinaan keilmuan, karakter, dan nilai-nilai kepesantrenan. Dengan semangat belajar yang konsisten, madrasah berharap para santri mampu mengembangkan potensi terbaiknya, meraih prestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.