MTs Assalaam Laksanakan ANBK 2021

MTs Assalaam Laksanakan ANBK 2021

Madrasah Tsanawiyah PPMI Assalaam melaksanakan ANBK 2021 selama 2 hari, yakni pada senin hingga selasa (4-5/10). Kegiatan yang diikuti oleh santri kelas VIII (delapan) MTs Assalaam ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer PPMI Assalaam.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 mengukur 65
Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar santri yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter)

Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

MTs PPMI Assalaam menyelenggarakan ANBK 2021 secara online sebagai ganti dari UNBK. Kegiatan ini diikuti oleh 45 santri yang terdiri dari 19 santriwan 26 santriwati dengan kepengawasan silang dengan sekolah lain.

Sebelumnya, kegiatan ANBK dilaksanakan oleh unit SMK, SMA dan MA PPMI Assalaam. Seluruh kegiatan berjalan lancar sesuai dengan perencanaan yang telah di susun oleh panitia, baik panitia dari internal ataupun eksternal, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementrian Agama Republik Indonesia Kabupaten Sukoharjo.

SMK Assalaam Laksanakan ANBK 2021

SMK Assalaam ANBK ONLINE 2021

SMK Assalaam melaksanakan ANBK 2021. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2021 dilakukan di Laboratorium Komputer SMK Assalaam pada 20 hingga 21 September 2021. ANBK 2021 yang diikuti oleh seluruh Kelas XI (sebelas) SMK diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pelaksanaan ANBK 2021 yang dilakukan selama 2 hari dengan masing-masing waktu ujian 120 menit. Pada hari pertama Senin (20/09) mata pelajaran Literasi, sementara pada Selasa (21/09) dengan mata pelajaran Numerasi.

Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia dan untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat.

Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.

Bentuk soal Asesmen Nasional berupa pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat dan Uraian. Dalam satu ruang terdapat seorang proktor ustadz Sri Widodo, S.Kom, seorang teknisi Ustadz Morit Andiyas, S.Kom dan seorang pengawas ekstern/guru sekolah lain yaitu bapak Agus Santoso, S.Pd dari SMK Pertiwi Sukoharjo

Siswa mengerjakan dengan serius dan tertib. Seluruh siswa, Proktor, Teknisi, dan Pegawas mematuhi protokol kesehatan.

Dikutip dari laman Kemendikbud disebutkan bahwa Asesmen Nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.


Asesmen Nasional dilaksanakan dengan 3 (tiga) instrumen yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM Literasi, Numerasi), Survey Karakter dan Survey Lingkungan Belajar Asesmen Nasional terdiri dari tiga instrumen, yaitu:

A. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid.

B. Survei Karakter yang mengukur sikap, nilai, keyakinan, dan kebiasaan yang mencerminkan karakter murid

C. Survei Lingkungan Belajar yang mengukur kualitas berbagai aspek input dan proses belajar-mengajar di kelas maupun di tingkat satuan pendidikan.