• Garuda Mas Pabelan Po.Box 286 Kartasura Sukoharjo Central Java Indonesia

Santriwati SMA Assalaam Ikuti Sosialisasi masuk PTN di UNS

Universitas  Sebelas  Maret  (UNS)  merupakan  universitas  dengan   pertumbuhan   yang  cepat, sehingga  menjadi  salah  satu  universitas  yang  diunggulkan  di  Indonesia.  Dengan  potensi  yang dimiliki dan mempertimbangkan perkembangan teknologi informasi, UNS melakukan langkah maju untuk mengembangkan diri dan berkomitmen menjadi World Class University Sebagai    Perguruan  Tinggi  Negeri,  UNS  memberi  kesempatan  luas  bagi  masyarakat  untuk menempuh  pendidikan  di  berbagai  strata  (Diploma,  S-1,  S-2,  dan  S-3).  Strata  1  (Sarjana) merupakan   program   yang   dibuka   untuk   mencetak   sarjana-sarjana   yang   siap   terjun   dalam masyarakat sesuai dengan bidangnya.

Program penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan melalui seleksi bertujuan untuk menjaring dan memilih   calon   mahasiswa      baru   S-1   yang   mempunyai   kemampuan   akademik   tinggi,   dan berkepribadian baik agar dapat mengikuti dan menyelesaikan studi tepat waktu. Pendaftaran Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS dibuka melalui berbagai alternatif  jalur  yang  dapat  dipilih  masyarakat  sesuai  dengan  kemampuannya.  Jalur  tersebut  ialah  PMDK, SNMPTN, SPMB Swadana, SPMB Transfer S-1.  Selain   SNMPTN,   sistem   pendaftaran   SPMB   UNS   berbasis online merupakan   solusi   untuk mempermudah  layanan  pendaftaran  para  calon  peserta yang  berada  di  seluruh  pelosok  tanah  air maupun di luar negeri. Silahkan klik di alamat website: http://www.spmb.uns.ac.id

Jumat, 8 November 2019, Santriwati kelas 12 SMA Assalaam mengikuti sosialisasi masuk perguruan tinggi negeri Universitas Sebelas Maret Surakarta. Sosialisasi dilaksanakan digedung Auditorium UNS. Berangkat dari PPMI Assalaam pada pukul 07.00 WIB santriwati berangkat dengan armada Bus. Dengan didampingi oleh Ustad Wahyudi Prabowo, S.Th.I Selaku Wakil kepala sekolah bagian Kesiswaan.

Kegiatan sosialisasi ini sangat dinanti oleh santriwati kelas 12, karena pada tahun ini mereka akan melanjutkan kejenjang pedidikan yang lebih tinggi. Mau tidak mau informasi tentang perguruan tinggi harus mereka dapatkan, baik on the spot, atau dari media lainya, seperti internet, Koran, atau dari lembaga pendidikan. (sarman)