Kelas 12 SMA Assalaam Ikuti Ujian Lisan Kepondokan

23/03/2020. Pada saat Solo mengumumkan KLB (kejadian Luar Biasa) tentang kasus virus Corona 19 ini, maka banyak sekali agenda kegiatan mengalami perubahan dan penundaan. Ujian sekolah yang seharusnya dilaksanakan terlebih dahulu, tetapi karena ditunda maka, sebagai gantinya ujian kepondokan dimajukan.

Ujian kepondokan adalah ujian yang dilaksanakan secara internal oleh PPMI Assalaam. UJian ini hanya untuk kelas besar atau kelas akhir yaitu kelas 12. Ujian yang dimulai dengan ujian lisan dan diakhiri dengan ujian tulis. Ujian yang merupakan syarat sebagai lulusan wisuda PPMI Assalaam. Sebagai hasil dari ujian ini akan mendapatkan ijazah dari PPMI Assalaam, sehingga bagi santri SMA Assalaam akan mendapatkan 2 ijazah yaitu ijazah dari diknas dan ijazah dari pondok.

Ujian dilaksanakan dikelas-kelas dengan jadwal yang sudah disediakan. Ujian lisan masuk ke ruangan ujian satu persatu dengan penguji yang sudah ada dialam ruangan memberikan pertanyaan secara lisan, jawaban bisa berupa lisan atau praktik ibadah. Bagi siswa yang ingin mengejar kelulusan minimal nilai 60 dengan demikian bagi siswa yang belum mencapai lulus harus KKM, sehingga yang belum akan mengikuti remidi sampai KKM. bagi santri yang ingin lulus syahadah atau Cume laude harus mendapatkan nilai rata-rata 80 dan target hafalannya 5 juz minimal.

Penghargaan juga diberikan kepada santri yang syahadah 30 Juz, yaitu bagi anak yang nilai rata-rata 80 dan hafal AL-Qur’an 30 JUZ, maka akan diberikan apresiasi oleh pondok untuk mendapatkan hadiah umroh geratis. ini akan menjadi motivasi bagi santri untuk menjadi hafidz dan hafidzah, Setiap tahun santri rata-rata yang mendapatkan apresiasi tersebut rata-rata yaitu 4 santri (sarman).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.