"Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Menyongsong Kompetisi Ekonomi Global"

Masih dalam suasana menyemarakkan Hari Santri Nasional, sebanyak 150 perwakilan pesantren diseluruh wilayah Jateng dan DIY menghadiri acara seminar Ekonomi Pesantren dengan mengangkat tema “Pemberdayaan Ekonomi Pesantren Menyambut Kompetisi Ekonomi Global” yang bertempat di Aula Pertemuan Kantor Assalaam Lantai 2 hari Ahad (29/10/2017)

Sebagai Keynote Speaker dalam acara Seminar Nasional Pemberdayaan Pesantren disampaikan oleh Bapak Ihsan Muhadi, S. Ag (Kepala Kemenag Kabupaten Sukoharjo). Dalam kesempatan seminar nasional ini menghadirkan nara sumber yaitu Ust. Dr. H. Kadarusman, M.Ag (Pengasuh, Alumni Assalaam 1994), Prof. Dr. Mahfudz Sholihin, M.Acc (Guru Besar Fakultas Ekonomi UGM, Alumni Assalaam 1991), Bapak Dr. Yono Daryono (Bank Indonesia), Ustadzah Umi Waheeda (Pimpinan Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor) dan KH. Mahfudz Syaubari (Pimpinan Pondok Riyadlul Jannah Pacet Mojokerto)

Sesi Pertama Seminar disampaikan oleh Ust. Dr. Kadarusman dengan mengangkat tema “Modalitas Pesantren Menghadapi Dinamika Ekonomi ASEAN), dilanjutkan oleh bapak Dr. Yono Haryono dengan tema “Peta Ekonomi Pesantren Dalam Perspektif BI, terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Mahfudz Sholihin, M. Acc dengan tema “Kajian Model Pengembangan Ekonomi Pesantren Dalam Menghadapi Kompetisi Ekonomi Global”.

Tak kalah menarik dari acara seminar ini adalah pemaparan bisnis pemberdayaan pesantren, pada sesi pertama disampaikan oleh Ustadzah Umi Waheeda (pimpinan Nurul Iman Islamic Boarding School Parung Bogor). Beliau mengelola santri sebanyak 25,000 gratis tanpa biaya dalam menopang keberlangsungan pesantren. Berbagai unit usaha bisnis dirintis dalam jumlah dan skala besar dalam kerangka memberikan bekal dan kemandirian para santri untuk membangun ekonomi umat. Lebih menarik lagi pemaparan pada sesi kedua yang disampaikan oleh KH. Mahfudz Syaubari (dalam hal ini diwakili oleh putra beliau Gus Yusuf) yang mengelola pesantren dengan santri kurang lebih 700 orang namun mampu mengembangkan dan mencetak entrepreneur mahasantri yang sukses dengan mengelola unit bisnis baik peternakan, perikanan, property, konveksi, ritel, kuliner, pertanian dan lain sebagainya.

Kegiatan seminar ini diharapkan menjadi pusat pertukaran inkubasi bisnis di pesantren agar dapat digerakkan untuk membangun kekuatan ekonomi umat menghadapi persaingan  yang semakin ketat di era bebas pada masa mendatang dengan memberikan pelatihan, pendampingan dan penguatan ekonomi  pesantren sehingga para santri sebagai ujung tombang masa depan bangsa siap menyambut tantangan perekonomia dimasa mendatang.

site
stats
  • Copyright 2017 PPMI Assalaam. All Rights Reserved